Di Paksa Menikahi CEO 2

Di Paksa Menikahi CEO 2
Sama Liciknya dengan Keyla.


__ADS_3

Chapter One Restaurant.


     Itu adalah restaurant bintang lima di kota irlandia. Martin, Michael serta Miranda turun dari mobil mewah yang berwarna hitam. Asisten Hen berjalan mendahului mereka bertiga.


      Michael berjalan di samping Martin, semua orang yang ada di dalam restourant itu tak hentinya melihat ke arah keduanya dengan kagum akan ketampanan dan pesona keduanya yang begitu karismatik dan juga memikat para kaum hawa sampai menelan saliva mereka saat melihat dada bidang CEO Martin. Namun Martin dan juga Michael tetap melangkah dengan gaya arogan mereka yang ternyata semakin membuat para wanita itu tergila-gila.


       Martin berjalan mendekati rekan bisnisnya ada beberapa pria dan wanita di dalam ruangan itu, Ketika Martin hedak mendekat ke arah mereka, semua orang yang tadi sedang duduk segera berdiri dan membungkukkan tubuhnya di hadapan Martin tak terkecuali Keiko salah satu mantan kekasih Martin.


      Setelah melihat isyarat tangan Martin semua orang itu langsung mendudukkan tubuhnya kembali di kursi sedangkan Asisten Hen masih setia berdiri di belakan Martin.  Miranda dan juga MIchael duduk di meja sebelah dan mereka berdua duduk dengan santai sambil menikmati makanan yang memenuhi meja. Karena Martin meeting sudah hampir satu jam tapi belum selesai juga.


        Miranda segera vidio call Keyla, tak butuh waktu lama Keyla yang sedang istrirahat di kamarnya, setelah selesai membantu Jeni membereskan barang-barangnya. Key mengangkat panggilan tersebut dan Miranda menceritakan jika mereka di ajak Martin untuk meeting. Key sangat penasaran siapa saja orang yang sedang melakukan meeting dengan suaminya karena itu Miranda mengarahkan kamerannya ke siapa saja orang yang sedang berada di meja Martin.


Mata Keyla langsung melotot saat melihat Keiko ada di antara orang-orang itu. Bahkan di dalam kamera sangat jelas terlihat jika Keiko berusaha mencari perhatian pada suaminya itu.


[Miranda sayang, berikan ponselmu sebentar pada Michael,] ujar Keyla dengan mengertakkan giginya karena merasa geram akan hal tersebut. Keyla masih ingat jelas bagaimana wanita itu mencoba menganggu bulan madu mereka.


Miranda segera menyodorkan ponsel tersebut di hadapan Michael yang masih sibuk menghabiskan makananya, Michael akan terus makan jika dia merasa bosan dengan suatu hal seperti sekarang ini.


[Ada apa Mom?] tanya anak itu dengan menatap ke layar ponsel dan dia melihat Keyla sedang mendengus kasar.

__ADS_1


[Sayang, bisa kau bantu Mommy untuk menjaga Daddy dari salah satu wanita yang ikut meeting bersamanya?] Keyla bicara dengan wajah kelihatan kesal sekali andaikan wanita itu bisa keluar dari dalam ponsel dia pasti akan memberikan pelajaran pada Keiko sendiri. Tapi sayangnya itu tidak akan bisa.


[Sebutkan saja sapa namanya.]


      [Namanya Keiko, dia adalah mantan kekasih Daddy dulu,] jelas Keyla di dalam telepon dengan mengakhiri panggilannya.


Kamar Keyla.


   Wanita itu sedang merasa gelisah bahkan dia berguling-guling di dalam ranjangnya, keyla sangat percaya akan cinta suaminya dan pria itu tak akan pernah menghianatinya. Namun seorang pria jika terus di goda maka akan kehilangan kesetiaanya kira-kira itu yang sedang Keyla pikirkan sekarang. Bahkan setelah sekian lama kehidupan mereka berjalan lurus. Kini mulai hadir lagi wanita yang akan mengoda suaminya.


Semoga saja Michael bisa melakukannya aku sangat geram jika mengingat wanita itu. Setelah beberapa tahun bukankan seharusnya dia sudah menikah dan memeiliki keluarga sendiri, tapi kenapa sikapnya masih kelihatan centil seperti dulu saat beberapa tahun yang lalu. Aku seakan ingin melemparka ponsel di wajahnya yang cantik itu bagaiman mungkin dia bisa melakukan itu saat anakku ada di meja sampingnya. Keyla terus menggerutu dalam hati dengan mengertakkan giginya geram. Bahkan darahnya seakan berdesir dengan cepat dari ujung kakinya dan dengan perlahan mulai naik sampai ke ujung kepalannya.


      Hotel.


Meeting telah selesai semua orang sudah pergi dan hanya tersisa Keiko dan juga Martin saja di sana sedangkan Asisten Hen mengantar para pengusaha yang ikut meeting tadi sampai keluar restoran.


"Martin, kau masih sama seperti dulu bahkan kau sangat tampan di usiamu sekarang," puji Keiko dengan duduk lebih dekat dengan Martin. Sedangkan Michael dan juga Miranda tak hentinnya menatap ke arah keduannya dengan alis hampir menyatuh.


"Kau juga masih sama, cantik seperti dulu."

__ADS_1


    Martin duduk dengan menyandarkan punggungnya di kursi, sedangkan Keiko terus bicara seolah jelas terlihat jika dia sedang mencari cela untuk bisa masuk ke dalam hati pria itu. Keiko mulai melihat ke arah Miranda yang berlari mendekat ke arahnya dan dengan manja gadis kecil itu duduk di pangkuan Martin. Sedangkan Michael berjalan ke arah Martin dengan wajah datar dan sangat santai seakan dia tidak merasa marah melihat Martin di goda oleh wanita lain. Michael duduk di kursi kosong samping Martin dengan menatap lurus ke arah keiko.


    Keiko menatap Michael dan menyunggingkan senyuman yang paling manis yang dia miliki di hadapan anak kecil itu, tentu saja Keiko berharap jika akan itu akan menyetujui hubungannya dengan Martin. Sungguh keinginan yang konyol kan Keiko pasti mengira jika Michael anak yang bodoh dan polos, karena anak seumuran Michael akan sangat mudah di pengaruhi pasti itu maksud dari senyuman Keiko barusan. Dan benar saja Michael juga membalas keiko dengan senyuman paling manis yang pernah dia tunjukkan pada orang lain selain keluargannya.


    "Hahaha! Sudah ku sangka jika meluluhkan hati seorang anak kecil itu adalah hal yang sangat muda, lihatkah dia bahkan memasang senyumannya padaku. Bahkan si cantik kecil ini juga tidak merasa keberatan melihat ku berada di antara mereka," gumam Keiko dalam hati dengan senyum semakin lebar di bibirnya. Sedangkan Martin hanya diam dan terus membelai rambut panjang Miranda yang masih duduk di pangkuannya itu. Martin bahkan tidak memasang wajah dingin lagi jika sudah berada di dekat Miranda. Hal itu justru membuat Keiko semakin terpesona melihat sikap Martin yang sangat lembut saat memainkan rambut panjang anak kecil yang sedang duduk di pangkuannya itu.


"Dad, siapa wanita ini?" tanya Michael pura\-pura tidak tau.



"Panggil dia Tante Keiko," sambung Martin dengan menatap ke arah Michael.



"Tante sangat cantik, dan juga begitu modis," ujar Miranda dengan tersenyum ke arah Keiko.



BACA KELANJUTANNYA BESOK YA. ENTAH APA YANG DIRENCANAKAN OLEH DUA BOCIN ITU..

__ADS_1



JANGAN LUPA IKUT TANGAL 10 YA GUIZ. . LIHAT IG AUTHOR DI EPISODE SEBELUMNYA YA. DAN JANGAN LUPA FOLLOW IG KHAIRIN NISA ☺️ ☺️☺️


__ADS_2