
Tersungging senyuman tipis dari bibir Ferdi saat melihat wajah Resni yang sedang cemberut dengan menatapnya itu. Lihat itu wajah Ferdi sangat tampan jika sedang tersenyum seperti itu, sejak mendengar Keyla menikah dengan pria lain senyuman itu seakan hilang dari wajahnya, Resni tak mengira senyuman itu kini mulai perlahan kembali lagi. Wajah Ferdi sangat tampan hingga semua wanita merasa sedang kebakaran jenggot saat melihat pria tampan itu sedang menggandeng tangan Resni masuk ke dalam kampus.
Hei lihat itu, dia kan Ferdi pria yang paling tampan di kampus ini. Eh lihat itu Resni sangat beruntung karna bisa di gandeng olehnya. Ucap semua wanita yang ada di dalam kerumunan besar itu dengan menatap ke arah Resni dengan pandangan sinis bercampur iri. Resni terlihat sangat tampan setelah lama tidak masuk kuliah pantaslah para wanita itu merasa gila dengan ketampanan pria itu. Resni memiliki banyak hatres jika terus bersama Ferdi.
''Lepaskan tanganku Fer,'' Gerutu Resni dengan mencoba menarik tangannya namun percuma karna pria itu tetap tidak mau melepas tangan wanita itu.
''Jangan perdulikan para wanita itu!'' Ferdi sudah tau apa yang ada di dalam pikiran Resni. Bahkan pria itu dengan muda bisa menebak semua yang ada di dalam hatinya.
Atau mungkin wanita itu memiliki pikiran yang transparan namun bukan itu yang terjadi, Ferdi termasuk pria yang sangat peka dan penyayang dia akan selalu memperhatikan orang yang sedang ada di sampingnya walaupun hanya setatusnya hanya sebagai teman saja. Resni hanya bisa diam dengan mengikuti langkah kaki Ferdi masuk ke dalam gedung kampus. Resni tidak mau melihat ke arah para penguntit itu dia lebih baik menatap ke arah lantai kampus yang terlihat putih bersih.
Setelah sampai di depan kelas Resni, Ferdi melepaskan tangan wanita itu dan pergi begitu saja tanpa mengucapkan satu kata pun.
__ADS_1
Selama di dalam kalas Resni terus memikirkan akan perubahan sikap Ferdi padanya bahkan senyuman langka pria itu terus menari-nari dalam bayangannya. Resni menatap ke arah gurunya yang sedang sibuk menjelaskan materi pelajaran. Tapi Resni malah membayangkan wajah tampan Ferdi dengan pandangan kosong menatap ke depan layar.
Bel sekolah sudah berbunyi namun Resni masih belum juga bangkit dari posisi duduknya, bahkan semua temanya sudah pergi meningalkan dirinya sendiri dengan masih memikirkan Ferdi. Ferdi tidak sengaja menatap ke dalam kelas Resni. Langsung menghentikan langkahnya dan menyandarkan bahunya di depan pintu kelas Resni.
menyentil jidat Resni sembari berkata, ''Kau sedang memikirkan apa?''
''Kamu!'' Refleks Resni langsung menjawab jujur tanpa di sensor. Maklum mulut wanita itu memang suka ceplas ceplos seperti itu jadi tak heran jika hal jujur tanpa sadar sering keluar liar dari mulut manisnya itu.
__ADS_1
''Mulut bodohku ini kenapa selalu membuatku berada di posisi sulit seperti ini, ya tuhan aku seakan kehilangan wajahku saat di hadapan pria ini.'' Gerutu Resni dalam hati dengan mengigit bibir bawahnya mencoba menahan rasa malu yang sedang menjalar ke seluruh tubuhnya itu.
SETELAH BACA JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL KHAIRIN YANG BERJUDUL ''SANG PENAKLUK 2.''
DAN NOVEL YANG SANGAT MENGURAS AIR MATA YANG BERJUDUL, ''PERNIKAHAN KONTRAK AILIN.''
SERTA NOVEL BARU KHAIRIN YANG BERJUDUL, ''MARRIET WITH MY ENEMY.''
DAN TINGGALKAN JEJAK KALIAN DI NOVEL KHAIRIN YANG LAIN YA.
SALAM HANGAT DARI SAYA KHAIRIN NISA. LOVE YOU NISTY LOVERS.
__ADS_1