Di Paksa Menikahi CEO 2

Di Paksa Menikahi CEO 2
Maafkan Aku Sayang.


__ADS_3

Martin mulai melepaskan bajunya dan pria itu mondar-mandir di dalam kamar seperti sedang kehilangan sesuatu yang sangat berharga di hidupnya itu. Martin mendekati kamar mandi dan mencoba membuka gagang pintu tersebut, namun pintu itu tidak di kunci dan pria itu tersenyum usil kemudian memasukkan kepalanya ke dalam kamar mandi dia melihat Keyla sedang kesusahan melepaskan rasleting gaun pengantin yang ada di balik punggungnya itu. Martin masuk ke dalam kamar mandi, Keyla melihat pantulan suaminya itu di dalam cermin yang ada di kamar mandi tersebut.


Martin menawarkan jasa untuk membukakan rasleting itu namun Keyla menolaknya. Ketika Martin hendak keluar dari dalam kama mandi, Dengan berdecak kesal Key memanggilnya karna wanita itu tidak mau jika semalaman dia harus mengenakan gaun pengantin itu karna menolak bantuan suaminya itu.


''Bantu aku.'' Bicara dengan tak menatap ke arah Martin.


''Hahaha, akhirnya kau mengalah juga dengan egomu itu aku harus baik padanya jika tidak aku akan tidur satu kamar dengan Asisten Hen,'' gerutu Martin dalam hati.


Dengan membayangkan tidur di kamar asistennya saja dia sudah berdirik geli apa lagi sampai hal itu benar-benar terjadi. Pasti kasihan nasib asisten Hen tersiksa semalaman mendengarkan makian majikanya yang sedang merasa kesal.

__ADS_1


''Baiklah akan aku bantu sayang,'' Bicara dengan senyuman terbit di wajahnya.


Keyla hanya diam dengan masih membelakangi Martin. Pria itu sangat nakal dia membuka bajunya terlebih dahulu sebelum mendekati Keyla namun wanita itu tidak menyadari akan hal itu karna sangat marah dan masih di selimuti rasa cemburu. Key tidak mau melihat ke arah Martin.


Pria itu sudah polos tanpa satu helai benang pun bahkan Martin melempar baju yang dia pakai ke sembarangan arah lihatlah itu junior Martin sudah mulai bereaksi hendak melaksanakan tugasnya. Martin berjalan mendekati Keyla dengan tubuh polos, Dia membuka resleting gaun Key dengan perlahan dan kini semua sudah terbuka semua.


''Kelua,'' bicara dengan membalikkan pelan badannya menghadap Martin dengan wajah malas tanpa gairah sedikitpun.


''Sayang gunung kembar itu itu sekarang tak sekecil awal kita menikah,'' Ledek Martin dengan tersenyum evil.

__ADS_1


Keyla mencoba memutar kembali memori di dalam internal otaknya saat pertama menikah dengan Martin.  Saat itu Key sangat marah dan mengira Martin sudah pulang ke rumahnya. Keyla kecil langsung kembali masuk ke dalam kamarnya setelah acara pernikahan selesai. Key masuk ke dalam kamarnya yang masih gelap wanita itu mengira jika kamar itu masih sama seperti biasanya kosong tanpa ada orang di dalamnya. Namun saat Key kecil selesai melepaskan gaun pernikahannya dia langsung melotot kaget karna mendengarkan Martin yang bicara jika gunung kembarnya itu sangat kecil.


''Keluarlah kau sedang membuatku kesal.'' Maki Keyla dengan alis hampir menyatuh.


''Sayang, aku hanya bicara jujur jangan marah,'' Bujuk Martin.


''Oh, kau pasti mau bilang jika punya wanita centil itu lebih besar dariku.'' Key pasti cemburu dengan anak pejabat itu, karna wanita itu memiliki tubuh yang sangat bohai bahkan gunung kembarnya itu terlihat sangat menonjol dan membuat Key kebakaran jengot.


Keyla benar-benar cemburu, walaupun Martin mengakui jika apa yang di ucapkan oleh istrinya barusan itu adalah benar namun tetap saja pria itu tidak berani mengiyakan ucapan istrinya itu karna Martin takut jika Key akan marah dan tidak mau memberikannya jatah kikuk-kikuk.

__ADS_1


Martin bukannya marah dia malah semakin gemas melihat bibir Keyla yang mengerucut dan itu sangat imut menurutnya. Lihat itu junior Martin semakin mengeras dan tubuhnya sudah terpancing otak mesum yang sedang bermain indah dalam khayalannya.


__ADS_2