
Keyla sedang duduk di depan cermin, wanita itu kini terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pengantin yang berwarna putih lengkap dengan riasan wajah yang kelihatan natural. Gaun pengantin yang Keyla kenakan sengaja Martin datangkan dari luar kota. Desain gaun pengantin yang sangat ringan dan nyaman saat di gunakan dan juga bertaburan berlian menambah kesan mewah gaun pengantin yang Keyla kenakan. Rias pengantin segera keluar dari kamar tersebut saat Martin membuka pintu kamar itu.
Mereka lebih dulu membungkukkan badannya sebelum pergi. Keyla menatap suaminya dari pantulan cermin. Pria itu terlihat sangat tampan dan juga ganteng dengan mengenakan baju serba hitam dengan kemeja berwarna putih yang semakin membuat mata para wanita terpesona tak terkecuali Keyla. Bahkan Keyla sampai tak berkedip saat melihat suaminya yang kini sudah berdiri di belakangnya. Keyla berdiri pelan dari posisi duduknya dan Martin membantunya, Key menatap kearah cermin dia melihat perutnya yang sekarang mulai terlihat besar, namun memakai gaun pengantin tersebut malah perut buncitnya itu terlihat ramping seolah wanita itu sedang tidak hamil.
"Itu asisten Hen yang menyiapkannya khusus untukmu, sayang." Martin seakan sudah mengerti apa yang wanita itu pikirkan,
Eh, tak ku sangka jika asisten itu sangat mengerti apa yang sedang aku butuhkan padahal aku tidak pernah menceritakan padanya jika aku ingin gaun pengantin yang seperti sekarang! Gumam wanita itu dalam hati dengan matanya melihat kearah gaun mewah yang sedang dia pakai sekarang.
"Asisten Hen mengetahui semua hal walaupun itu sekecil semut!" Lagi-lagi Martin bisa membaca apa yang wanita itu pikirkan. Key hanya mengangguk-angguk pelan kepalanya tanda jika dia mengerti.
Jangankan masalah sebesar itu bahkan asisten itu sampai mengetahui apa saja kebiasaan nona mudanya dan apa saja yang Keyla bicarakan setiap harinya, semua itu tidak lolos dari penglihatannya. Asisten Hen sangat hebat dia bahkan tidak pernah melakukan kesalahan selama berkerja dengan Martin. Martin sedang menatap kearah istrinya yang kini terlihat seperti bidadari bahkan kecantikan wanita itu mampu meluluhkan sikap dingin sang CEO. Keyla sungguh beruntung bukan mendapatkan suami seperti Martin, walaupun pria itu sangat pencemburu namun dia sangat menyayangi dan menghargai wanitanya.
"Kak, biasanya gaun pernikahan akan memiliki dada yang sedikit lebarkan?" Melihat kearah dadanya yang tertutup dengan sangat rapat, bahkan dada wanita itu masih kelihatan montok walaupun tertutup balutan gaun pengantin.
__ADS_1
Haha kau tidak tau ya Key, jika Martin menyuruh asisten Hen untuk tidak memamerkan bentuk badanmu itu! Bisa murka sang CEO jika melihat tubuh wanitanya dilihat oleh pria lain. Martin bahkan sangat posesif jangankan melihat tubuhmu di lihat orang lain. Melihat kau memeluk Jordan saja itu sudah membuatnya hampir gila.
Martin selalu kehilangan akal sehatnya jika sedang menyangkut tentang rubah kecilnya ini.
Cih, kau pikir aku sebaik itu apa, aku tidak akan pernah membiarkan orang lain melihat setiap lekuk tubuh indah mu itu. Hanya aku yang boleh melihatnya apa kau dengar. Gumam Martin dalam hati dengan menatap wajah keyla.
"Sayang, kau lebih cantik jika memakai baju tertutup seperti ini," lihatlah bahkan pria ini tidak berani mengutarakan apa yang ada di dalam hatinya itu. Dia pasti takut jika mood wanita itu akan berubah jika sedang disinggung sedikit saja.
Namun Keyla mencoba untuk menghilangkan rasa kepo yang sedang melanda pikirannya itu, wanita itu ingin acara pernikahan ini berlangsung dengan sempurna tanpa adanya kesalahan sedikitpun.
Rumah Resni.
Wanita itu sedang berdiri di depan kemari bajunya, matanya sibuk melihat baju itu satu-persatu. Jika dilihat dari air mukanya wanita itu sedang memilih gaun terbaik yang bisa dia kenakan untuk menghadiri resepsi pernikahan temannya itu. Karna di sana pasti banyak pengusaha dan orang-orang penting yang akan ikut hadir merayakan pesta pernikahan terbesar di kota itu.
__ADS_1
Resni sudah bolak-balik ganti baju dan dia mulai lelah namun ada satu gaun yang berwarna navy dengan desain simpel namun tetap menunjukkan kesan mewah dan elegan. Senyum Resni mulai terbit dari bibirnya dia berdiri dari ranjang dan berjalan menghampiri lemari bajunya.
Beberapa saat kemudian Resni sudah cantik dengan gaun yang dia pilih tadi, dia berada habis-habisan namun tetap terlihat natural wanita itu melihat pantulan dirinya di cermin.
Apa ini yang sedang kurasakan kenapa jantungku berdetak sangat kencang!
Tak lama kemudian terdengar suara klakson mobil berbunyi beberapa kali dari depan rumahnya. Sekarang tepat pukul 10.00, itu pasti Ferdi yang datang menjemputnya ternyata pria itu datang tepat waktu.
Resni berjalan menuju jendela yang ada didalam kamarnya. Ternyata benar itu adalah Ferdi namun pria itu tidak sendirian karna Sendi juga ada didalam mobil tersebut.
Resni langsung menyambar tas pestanya dan dia segera memakai sepatu hills dengan warna yang sama dengan gaunnya itu.
Mereka berangkat bersama ke pesta pernikahan keyla.
__ADS_1