
Setelah tiba di rumah Martin langsung nyelonong masuk ke dalam kamar istrinya tanpa menyapa Jordan dan Sinta yang sedang duduk di ruang tamu, Jeni juga ada di sana. Mereka semua menatap ke arah Martin yang sedang menaiki tangga rumah Keyla. Key masuk ke dalam ruang tamu dengan sangat santai bagaikan tidak terjadi apa-apa. Namun Jordan dan Sinta malah kebingungan akan sikap menantunya itu yang sangat berbeda dari tadi pagi. Mereka tau jika Martin pasti sedang marah pada Keyla.
Key duduk pelan di samping Sinta. Dia langsung makan Cake coklat yang ada di hadapan Sinta dengan sangat lahap.
''Key, ada apa dengan suamimu? Kau tidak membuat masalah kan?'' Tanya Sinta dengan wajah kelihatan khawatir. Mereka takut jika Martin murka dan hanya dengan menjentikkan salah satu jarinya saja pria itu bisa menghancurkan seisi rumah itu.
''Tidak, Ma. Dia hanya sedang cemburu saja.'' Sahut Key dengan menyeruput air mineral yang ada di hadapanya itu.
''Sana cepat masuk ke dalam kamar mu! Dan bujuk suamimu agar tidak marah. Akan sangat bahaya jika dia sampai marah!'' Perintah Jordan dengan melotot ke arah Keyla.
Perintah Jordan tidak mungkin Key bantah jadi wanita itu langsung berdiri dari posisi duduknya dan menaiki anak tangga dengan berdecak kesal. Selama ini Jordan dan Sinta selalu menjaga ucapannya agar tidak sampai menyinggung perasaan orang nomor satu di kota tersebut, ini malah anak mereka sendiri yang selalu membuat masalah dengan CEO tersebut tanpa rasa bersalah. Jordan sampai merinding jika sudah melihat sorot mata menantunya saat marah tatapan itu bagaikan sebuah tombak yang sangat runcing dan mampu membunuh siapa saja yang tertancap ujung tombak itu. KIra-kira seperti itu jika bisa di artikan sorot mata Martin.
__ADS_1
Jordan sangat bangga karna mempunyai menantu yang sangat di segani di kota tersebut. Namun tak dapat di pungkiri juga jika Jordan juga memiliki rasa takut akan amarahnya yang sering meledak jika ada yang melukai hatinya.
Key sudah tiba di depan pintu kamarnya, wanita itu membuka kasar pintu kamar itu.
Brakk!
pintu terbuka dengan sangat keras, saat itu Martin sedang meneguk air putih refleks pria itu malah menyemburkan air itu tepat di wajah istrinya. ''Phuffff!'' Air dari dalam mulut Martin kini sudah berpindah di wajah Keyla. Wajah dan baju yang wanita itu kenakan terlihat basah. Keyla sangat marah karna Jordan menyuruhnya masuk ke dalam kamar. Setelah tiba di dalam kamar Martin langsung menyemburnya dengar air minum. Lihat itu wajah Key mulai terlihat merah padam bibirnya mulai mengerucut dengan hela nafas mulai terlihat berat. Key tidak bicara dia langsung berjalan cepat masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.
Di dalam kamar mandi.
Di luar kamar mandi.
__ADS_1
Martin duduk di sofa, dia terlihat sedang merasa bersalah karna melakukan hal itu pada istrinya nmun itu dia lakukan karna tidak sengaja. Dia kaget saat pintu di tutup dengan sangat keras bahkan suara itu sampai terdengar dari lantai bawah. Mereka yang ada di lantai bawah hanya bisa dia dengan berdoa dalam hati agar tak terjadi sesuatu di rumah tersebut. Namun sangat berbeda dengan Jeni. wanita itu terlihat sangat bahagia melihat kegaduhan di lantai atas. Terlihat Jeni menarik salah satu senyumnya dengan melahap buah apel yang ada di tangannya. Selera makan wanita itu tiba-tiba muncul liar karna dia sangat bahagia.
Kau harusnya tobat Jen jika ingin hidup lebih lama lagi.
SELESAI BACA JANGAN LUPA LIKE, VOTE SERTA KOMENTAR YA SUPAYA SAYA SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR.
KRITIK DAN SARAN AGAR SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI. SELAMA KRITIK DAN SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI.
JANGAN LUPA BACA JUGA NOVEL SAYA YANG BERJUDUL ''SANG PENAKLUK 2.''
DAN KELANJUTAN NOVEL ''KONTRAK PERNIKAHAN AILIN.''
__ADS_1
CERITANYA JUGA NGAK KALAH SERU SAMA PUNYA CEO YA.
JIKA MAU PESAN BAJU CEO SILAHKAN YA KARNA MASIH OPEN PO SAMPAI SATU MINGGU.