
"Alhamdulillah, makasih banyak nak,kamu sudah membantu Ayah untuk mencari alamat tersebut," ujarnya yang berterima kasih kepada anak menantunya itu.
Kenan melirik sepintas ke arah Ayah mertuanya," Ayah tidak perlu sungkan kepadaku, ini sudah menjadi tanggung jawabnya Ken sebagai anaknya Ayah."
"Makasih banyak ya Allah.. engkau memberikan dan mengirimkan anak-anak menantu yang sangat baik di dalam hidupku," batin Pak Handoko.
Mereka tidak pernah berputus asa, gagal dengan usaha pengobatan yang satu, mereka coba yang lain lagi.
Seperti itulah seterusnya yang mereka lakukan,demi kesembuhan dan kebaikan Andra putra tunggalnya.
"Ayah dan Ibu istirahat saja dulu, insya Allah besok pagi kita berangkat ke rumah sakit tempat prakteknya dokter Bertrand," terang Kenan.
"Iya Ken, tubuhnya Ayah cukup lelah hari ini mungkin butuh istirahat terlebih dahulu," balasnya Pak Handoko yang sudah menyandarkan kepalanya ke jok kursi mobil.
Ibu Anna sedari tadi memegang tangannya Andra. Ibu Anna sangat berharap usaha kali ini membuahkan hasil yang maksimal.
Beberapa menit kemudian, mereka sudah sampai di depan rumah Keenan. Kedatangan mereka disambut dengan senyuman hangat dari anak keduanya sekaligus putri bungsunya.
Andira sebenarnya memiliki saudara kembar tapi, meninggal dunia saat usianya baru dua tahun lebih dikarenakan penyakit jantung bawaan sejak lahir.
"Assalamualaikum Bu," sapanya yang berjalan perlahan ke arah ibunya lalu langsung memeluk erat tubuh perempuan yang telah melahirkannya itu dengan susah payah.
"Waalaikum salam Nak, Ibu sangat kangen denganmu,dua tahun loh kamu gak pulang," tutur Ibu Anna dalam pelukan putrinya.
__ADS_1
"Maklumlah Bu Tante Corona sangat menakutkan jadi kami tidak bisa pulang saat idul Fitri tahun lalu," jawabnya sembari membalas pelukan dari ibunya itu.
"Ayo masuk ibu sama Ayah butuh istirahat, bukan perjalanan dekat dari Jakarta ke Berlin," ujarnya lalu menggandeng tangan ibunya.
Pak Handoko membantu Andra yang berjalan ke arah dalam rumah yang cukup besar itu dengan ukuran mereka yang berdua saja.
"Bi Jumnah tolong antar ibu sama Ayah ke dalam kamarnya, beliau ingin beristirahat," pinta Andira kepada asisten rumah tangganya yang kebetulan orang dari Indonesia pilihan Ibunya sendiri.
"Baik Nyonya Muda," jawabnya yang segera melaksanakan perintah dari tuan rumah.
"Ya Allah.. aku tidak menyangka jika Abang Andra akan seperti ini nasibnya, padahal hanya tinggal memutuskan hubungannya saja dulu dengan wanita lucknut itu semuanya tidak akan seperti ini," lirihnya yang sangat iba dan kasihan melihat kondisi dari Kakak satu-satunya itu.
"Iya seperti itu lah pria yang diperbudak oleh nafsu sesat dan cinta buta yang berujung kehancuran masa depan dan hidupnya, Mas bangga dan sangat beruntung bisa menikah dengan perempuan yang berhati baik dan mulia sepertimu sayang," terang Kenan lalu memeluk tubuh istrinya dari belakang.
Kenan menyandarkan dagunya ke ceruk leher jenjang Andira. Lalu mendengus wangi aroma tubuhnya Andira.
"Aku tahu apa yang Mas inginkan kalau sudah seperti ini jadinya," dengan tatapan matanya yang teduh senyuman manis terbit dari ujung bibirnya.
Andira mengecup bibir suaminya sekilas. Dia sengaja melakukan hal itu bertujuan agar Kenan semakin tertantang untuk melakukan kewajiban dan memenuhi haknya sebagai seorang suami.
"Kamu memang selalu tahu apa yang aku inginkan," ucap Kenan lalu tanpa aba-aba menggendong tubuh istrinya ke dalam kamar pribadinya.
"Aku semakin sayang denganmu Mas, hari-hariku semakin indah apa lagi telah bersemayam di dalam rahimku buah cinta kita berdua," pungkas Andira di hadapan Kenan.
__ADS_1
"Aku pun demikian sayang, setiap hari cinta ini semakin besar saja, hanya kamu wanita yang ada di dalam hatiku dan Mas berjanji padamu akan membuat kamu bahagia setiap waktu setiap saat hingga aku tak mampu lagi berdiri tegak," rayu Kenan yang mengutarakan isi hatinya yang dia rasakan selama menikah dengan Andira.
Perjalanan kisah cinta mereka cukup rumit dan sulit. Disaat Kenan untuk pertama kalinya jatuh cinta dengan seorang gadis yang ternyata Andira waktu sudah bertunangan dengan seorang pria.
Lika liku kisah percintaan dari Kenan dilaluinya dengan penuh perjuangan untuk mendapatkan dan meraih cintanya Andira yang waktu itu sudah ada nama seorang pria yang mengisi relung hatinya.
Pria itu lah yang akan menikahinya, tapi karena adanya kejadian dan ujian dalam hubungan mereka yang membuat pertunangannya kandas di tengah jalan.
Pria yang sangat dicintainya itu tega mengkhianatinya sehari sebelum acara sakral mereka berlangsung.
...Mampir juga dinovelku yang lain Kakak Readers dengan judul:...
...1. Pesona Perawan...
...2. Hasrat Daddy Anak Sambungku...
...3. Aku Diantara Kalian...
...4. Cinta dan Dendam...
...5. Cinta yang tulus...
...6. Bertahan Dalam Penantian...
__ADS_1
...7. Pelakor Pilihan...
...Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all......