Dilema Diantara Dua Pilihan

Dilema Diantara Dua Pilihan
64. Baby Ara dan Daren


__ADS_3

Baru dalam hitungan detik, pintu rumahnya Kenan yang berdaun dua pintu itu terbuka lebar.


Orang-orang yang berada di dalam ruangan tamu tersebut menatap tajam ke arah Andra. Mereka nampak kebingungan serta terkejut dengan kedatangannya Andra.


Andra dengan senyum sumringah bahagianya karena merasa Bayi yang di dalam gendongannya adalah Bayinya bersama Nafeesa. Seperti penuturan dari wanita yang bercadar hitam senada dengan gamisnya yang juga warnanya hitam pekat.


Tapi, anggota keluarganya hanya tersenyum menanggapi perkataannya tanpa ada yang berniat membantahnya karena mengingat kondisi mental dan psikisnya Andra yang akhir-akhir ini berangsur membaik.


Oek… oek…


Tangis bayi dalam ruangan itu menjadikan rumah Andira jadi ramai. Bayi perempuan yang cantik, mungil, putih kemerah-merahan, badannya montok, pipinya cubby.


Dua bulan kemudian, Andra baru bisa dinyatakan sembuh total dari penyakitnya. Ibu Anna dan Pak Handoko serta Kenan dengan Andira sangat bahagia karena Andra sudah sembuh dari gangguan mentalnya.


Pagi itu suasana rumah Andira cukup ramai, karena ada dua suara tangisan bayi yang terdengar dari dalam rumahnya.


Satu persatu dari mereka bergantian menggendong bayi tersebut. Mereka bersuka cita menyambut kedatangan bayi perempuan yang tidak diketahui asal usulnya dari mana.


Lengkap sudah kebahagiaan mereka saat kelahiran buah hatinya Andira yang berjenis kelamin laki-laki.


"Sayang haus yah nak," Bu Anna menimang seorang bayi perempuan di dalam gendongannya.

__ADS_1


Sedang Andira menimang bayi laki-laki yang baru satu bulan usianya. Bayi itu diberi nama Darel Adelio Kenan putra pertama dari Kenan dan Andira yang hampir enam tahun penantiannya.


Sedangkan bayi perempuan yang semakin tumbuh montok dengan rambutnya yang ikal sedikit bergelombang itu yang belum diaqiqahi karena Andra menginginkan acaranya akan diadakan di Indonesia.


Dilara Aysila Airen yang artinya cinta sejuk seperti cahaya rembulan. Nama itu dipilh oleh Andra begitu saja tanpa melihat buku panduan ataupun bertanya pada orang lain.


"Ayah perhatikan semenjak Ara datang dalam hidupnya Andra, proses penyembuhannya lebih cepat," tutur Pak Handoko yang membantu istrinya menimang Ara yang rewel karena lapar.


Ibu Anna setuju dengan perkataan dari suaminya," benar sekali yang Ayah katakan, aku sangat setuju bayi ini seolah dikirim oleh Allah SWT di dalam keluarga kita sebagai obat penyembuh dan pelipur lara Andra putra kita," timpal Ibu Anna.


Bayi itu sudah minum susunya dari botol dot warna pink. Pak Handoko tak henti-hentinya menciumi pipi gembulnya Ara.


"Andra belum pulang kah Bu?" Tanyanya yang melihat ke sekelilingnya yang tidak menemukan keberadaan putra tunggalnya itu.


"Andra banyak sekali perubahan yang Ayah perhatikan semenjak bayi cantik ini hadir di tengah-tengah kita, Andra tidak gampang emosian lagi, lebih dewasa dan bijaksana, Ayah sangat bersyukur Bu atas pertolongan Allah SWT pada putra dan keluarga kita," ujarnya sambil menutup pintu kamarnya Ara.


"Tapi, entah kenapa perasaan aku mengatakan ada ikatan batin antara Andra dengan Ara, dan Ibu masih mengingat saat kita tanya Andra dia menemukan bayi itu di mana, apa Ayah masih ingat?" Tanyanya Bu Anna sembari berjalan beriringan menuju lantai bawah.


"Ayah juga punya feeling seperti itu sih, dan seingat Ayah waktu itu kita tanya Andra dia bilang ada seorang wanita yang bercadar tiba-tiba mendatanginya lalu menyerahkan seorang bayi perempuan, tapi yang membuat Ayah heran kenapa perempuan itu mengatakan jika Ara adalah bayinya Andra?" Tanyanya yang hingga detik ini masih penasaran dengan maksud dari perkataan perempuan itu.


"Ibu juga kebingungan tapi, kita harus bersyukur karena berkat kehadiran baby Ara Alhamdulillah putra kita sudah sembuh," pungkasnya Bu Anna.

__ADS_1


Senyum kebahagiaan selalu terpancar dari wajah kedua orang tua itu. Semenjak kehadiran Baby Ara dan Darel yang mewarnai setiap hari mereka.


...Keesokan harinya, mereka berempat sudah bertolak dari Jerman Berlian ke Indonesia Jakarta....


...Mampir juga dinovelku yang lain Kakak Readers dengan judul:...


...1. Pesona Perawan...


...2. Hasrat Daddy Anak Sambungku...


...3. Aku Diantara Kalian...


...4. Cinta dan Dendam...


...5. Cinta yang tulus...


...6. Bertahan Dalam Penantian...


...7. Pelakor Pilihan...


...8. Hanya Sekedar Pengasuh...

__ADS_1


...Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all......


__ADS_2