Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
ke khawatiran Elsya


__ADS_3

"assalamu alaikum" ucap Elsya saat di depan pintu dan langsung masuk


"waalaikum salam.. eh anak bunda sudah pulang?" tanya Nadia menghampiri Elsya


"iya bunda.. oh iya, kak Rayhan sudah sampai?" tanya Elsya menatap kamarnya


"dia belum pulang" jawab Nadia mengerutkan keningnya dan menatap Elsya


"kirain dia pulangnya sama kamu... terus Elsya pulang nya tadi di antar sama siapa? tanya Nadia


"tadi Elsya pulangnya sama Rita dan Kefin Bun, dan katanya kak Rayhan sudah pulang dari tadi, kok dia belum sampai sih, kak Ray kemana" ucap Elsya merasa khawatir


"tenang sayang, mungkin Ray masih di perjalanan pulang, atau mampir di sebuah tempat mungkin" ucap Nadia menenangkan

__ADS_1


"tapi biasanya kak Ray kalau mau ada perlu pasti dia bilang sama Elsya, tapi kok dia tidak ada kabar sih" ucap Elsya


"sudah sayang, mending sekarang kamu istirahat, jangan setres mikirin apa-apa, ingat anak kamu juga, dia juga butuh istirahat, kamu pasti capek setelah kuliah" ucap Nadia menenangkan Elsya


"ya udah Bun, Elsya istirahat dulu sebentar" ucap Elsya dengan malas dan beranjak naik ke atas kamarnya


*Di tempat Rayhan*


saat Rayhan keluar dari parkiran kantor dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, tiba-tiba seorang perempuan menghadang mobilnya, hingga Rayhan pun langsung kaget dan mengerem mobilnya secara tiba-tiba


tanpa berfikir panjang Riska pun langsung membuka pintu mobil dan langsung masuk, Rayhan yang belum sempat menyalakan mobilnya langsung kaget


"kamu ngapain di sini, keluar ngga dari mobil aku" ucap Rayhan sangat emosi

__ADS_1


"mas Rayhan, mas kok gitu sih sama aku, aku tau mas masih cinta kan sama aku" ucap Riska manja dan memegang lengan Rayhan


"lepas... asal kamu tau, aku sudah tidak mencintai kamu lagi dan aku sangat benci sama kamu jadi kamu sebaiknya menghilang dari kehidupan ku untuk selamanya" ucap Rayhan menepis tangan Riska dengan emosi


"hemmm.. aku tau, kamu pasti bohong sama aku mas, kamu itu tidak akan bisa melupakan aku, secara kamu itu cinta mati sama aku mas" ucap Riska tersenyum licik


"asal kamu tau iya, aku itu sudah tidak mencintai kamu lagi, dan aku sudah bahagia dengan kehidupan aku yang sekarang tanpa dirimu" ucap Rayhan dengan wajah yang memerah kerena emosi


"mas aku tau, mas tidak bisa melupakan aku, itu cuman alasan mas saja untuk menghindari aku, jadi ku mohon beri aku kesempatan lagi mas, aku janji, aku tidak akan meninggalkan mas lagi" ucap Riska menangis dan memohon


"tidak Riska, aku tidak akan memberikan kamu kesempatan lagi, cukup buat aku belajar dengan sifat mu yang dulu, dan asal kamu tau aku sudah menikah dengan orang yang sangat aku cintai, jadi berhentilah untuk mendekati ku lagi" kata Rayhan menjelaskan


"mas pasti bohong, aku tau mas tidak akan mencintai siapapun kecuali aku, jadi mas tidak usah berbohong lagi kalau mas sudah menikah dan mas jatuh cinta sama dia"

__ADS_1


"terserah apa kata kamu, yang pasti aku sangat mencintai istriku sekarang, dan aku sudah membencimu,.. jadi sekarang keluar dari mobil aku" ucap Rayhan


"tidak... aku tidak akan turun dari sini" ucap Riska tak ingin keluar dari mobil


__ADS_2