Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Dingin Seperti ES


__ADS_3

##DI RUMAH ELSYA##


Elsya terbangun karena mendengar dering hp nya, Elsya langsung mengambil hp itu dan dia melihat jam sudah menunjuk ke arah nomor 5, Elsya pun Bagun dan bergegas menuju kamar mandi, setelah itu Elsya pun keluar dari kamar mandi, dan melaksanakan sholat subuh, selesai sholat, seperti biasa Elsya selalu membersihkan semua sisi rumahnya, dan menyiapkan makanan untuk ibunya, saat semua selesai Elsya pun pamit untuk ke kampus


"Bu Elsya pamit kuliah dulu iya, assalamualaikum" ucap Elsya sambil mencium punggung tangan ibunya


"waalaikum salam, hati-hati iya Sya" ucap Rika


"iya Bu daaa" ucap Elsya di luar rumah dan melambaikan tangan nya


Elsya pun ke kampus dengan berjalan kaki seperti biasanya, sesampainya di kampus Elsya melihat sahabatnya dan menghampiri nya


"assalamualaikum Ta" ucap Elsya menghampiri Rita saat melihat sahabatnya duduk di bawah pohon halaman kampus


"waalaikum salam hai Sya" ucap Rita melambaikan tangan


" ngapain di situ" tanya Elsya


"ngga ngapa-ngapain kok, cuman nungguin kamu emang salah" ucap Rita


"oh kirain nunggu pangeran jatuh dari pohon" tanya Elsya bercanda

__ADS_1


"mana ada pangeran di atas pohon, yang ada hantu yg sering di atas pohon" jawab Rita bercanda dan tertawa Elsya pun ikut tertawa mendengar candaan Rita


"oh ya Sya lihat de pangeran aku di sana, hari ini dia ganteng banget" ucap Rita menunjuk ke arah Rayhan yang baru keluar dari mobilnya


"ihh mulai halu de kamu Ta, dosen seperti itu di bilang ganteng, wajah nya galak gitu cuek pula, apa lagi dia dingin seperti es, ngga ada ekspresi sama sekali" ucap Elsya yang sedikit tidak suka dosen nya itu


"iya itu sih di mata kamu iya Sya, kalau aku sih melihat nya sangat cool" ucap Rita sedikit menyenggol Elsya


"iya udah, yuk masuk kelas nanti terlambat" ajak Elsya dan beranjak dari duduknya dan menggandeng tangan sahabatnya


*****


jam pertama pun selesai


"kamu mau pesan apa sya" tanya Rita


"nasi goreng aja dan air mineral" jawab Elsya


Rita pun beranjak untuk memesan makanan


dan Elsya di hampiri oleh kefin

__ADS_1


"Hay Sya sendirian aja nih" ucap kefin yang baru datang dan duduk di kursi kosong depan Elsya


"nga kok aku di sini dengan Rita, tapi Rita pesan makanan dulu, kamu juga mau makan" tanya Elsya kepada Kefin


"nga kok tadi aku udah makan," jawab Kefin


"oh iya nanti sore kamu sibuk ngga" lanjut Kefin


"hmmm .......ia, soalnya mau bantu ibu jualan, emang kenapa" tanya Elsya


"nga kok cuman nanya aja, kalau begitu aku pamit dulu iya Sya" ucap kefin dan di angguki oleh Elsya


"kenapa sih susah banget ajak kamu keluar sya" ucap kefin dalam hati, sebenarnya Kefin ingin mengajak Elsya keluar karena ingin mengatakan perasaan nya, tapi Kefin mengurungkan niatnya itu lagi, karena Elsya belum memberikan kesempatan untuk kefin


"Hay Sya nih makanan kamu" ucap Rita memberikan makan Elsya


"makasih" ucap Elsya dan mengambil makanan itu


"oh iya Sya tadi saya lihat Rey kesini, ngapain dia" tanya Rita


"ngga tau juga mau ngapain, udah cepat makan, katanya lapar" ucap Elsya dan menyuapi mulutnya, mereka pun makan dengan lahapnya sampai habis,

__ADS_1


selesai makan mereka pun beranjak untuk masuk kelas karena tidak lama lagi mata pelajaran yang ke dua segera di mulai


__ADS_2