
Rina sangat emosi kepada perempuan itu, karena sejak dia meninggal kan Rayhan demi orang kaya, Rayhan sempat kurang perhatian lagi dengan nya selama beberapa tahun, dan Rina sangat bersedih dengan hal itu,Rina juga pernah berjanji, kalau dia menemukan perempuan yang telah menyakiti perasaan kakak sepupu nya itu, dia akan memberikan perhitungan kepadanya, dan sekarang hal itu sudah dia capai, dia tidak ingin melepas kan perempuan itu begitu saja tanpa memberikan perhitungan sedikit pun, untuk membalas perbuatannya kepada Rayhan, walaupun itu tidak setimpal
Rina tidak kecewa karena perempuan itu meninggalkan Rayhan, tapi dia kecewa karena kakaknya berubah gara-gara dia
"kalau aku sampai melihat kamu lagi mendekati kak Rayhan dan keluarga kami, kami semua tidak akan mengampuni kamu" kata Putra memperingati
"ayo sekarang kita pulang" ucap Rina
lalu mereka pun berjalan meninggalkan Riska sendiri yang masih diam di tempat nya terjatuh sambil memegang tangannya yang kesakitan
"sial, kenapa sih anak itu ikut campur urusan aku, kalau seperti ini bagaimana aku bisa dekat lagi sama Rayhan" kata Riska setelah mereka pergi
__ADS_1
*di mobil kefin*
"Rin kok sepertinya kamu sangat emosi saat tau kalau dia itu mantan kak Ray" tanya Kefin penasaran sambil mengemudikan mobilnya
"hmm, jujur saja ya key, empat tahun yang lalu kak Ray itu berubah dengan keluarga nya, termasuk aku, jadi aku mencari tau apa penyebab kak Rayhan berubah dingin seperti itu, dan kata bunda dan Putra dia ditinggalkan oleh kekasihnya dengan orang lain hanya gara-gara Harta, jadi saat itu aku berjanji akan memberikan perhitungan sama dia saat aku melihatnya nanti, dan sekarang aku sudah melakukan nya, jadi sekarang aku sedikit legah..... dan bukan cuman itu, tadi aku melakukan itu karena aku tidak ingin kalau dia mendekati kak Ray dan memisahkan Elsya dengan nya, dan membuat kak Ray menjadi orang dingin lagi, aku senang saat ini karena kak Ray bisa kembali lagi seperti dulu yang aku kenal, itu semua karena Elsya yang telah menghancurkan dinding es yang ada di dalam hati Rayhan" ucap Rina menjelaskan
"jadi begitu... emang bener sih dulu kak Rayhan itu orang nya dingin, tapi semenjak kenal dengan Elsya perlahan-lahan dia mulai asik, dan aku bangga dengan Elsya" kata Kefin
"iya sejak kecil aku sering ikut latihan bela diri, itu semua aku lakukan untuk menjaga diri aku sendiri, karena dulu aku sering keluar negeri, itu semua sangat membantu aku disana dan kamu tau kan, sekarang kejahatan sudah ada di mana-mana, jadi itu untuk antisipasi aja" jawab Rina tersenyum
"hebat ya, jadi tidak usah bayar bodyguard lagi untuk menjaga kamu kalau mau kemana-mana" kata Kefin melirik Rina dan kembali melihat jalanan
__ADS_1
"hmm iya gitu lah... eh ini sudah sampai, aku turun di sini saja" kata Rina setelah mereka sampai di depan rumah peninggalan ayahnya
"oh, ini Rumah kamu" tanya Kefin
"iya, ini rumah peninggalan ayah, dulu kita semua tinggal di sini sebelum ayah meninggal dan ibu pindah keluar negeri" jawab Rina sembari membuka sabuk pengamannya
"oh iya terima kasih ya sudah mau mengantar aku pulang" kata Rina
"ok sipp, jangan sungkan kalau perlu bantuan bilang aja" ucap Kefin dan Rina mengangguk
"aku langsung pulang iya, assalamu alaikum" salam Kefin dan menancap gas mobilnya meninggalkan Rina
__ADS_1
"waalaikum salam" jawab Rina kemudian masuk kedalam rumah nya