
saat Rina melamun di taman belakang rumah Sanjaya, seseorang pun menghampiri nya dengan pelan
"hayo ngelamunin apa?" tanya Putra yang mengagetkan Rina
"huff, apaan sih kak, untung aku tidak jantungan, kalau iya, mungkin aku sudah mati karena kaget" jawab Rina marah
"siapa suruh ngelamun di sini, kalau kesambet setan gimana" tanya Putra bercanda
"siapa juga yang ngelamun" tanya Rina ngeles
"kamu.... kalau bukan, siapa lagi coba yang ada di sini" jawab Putra sambil duduk di kursi samping Rina
"aku nggak ngelamun kok" kata Rina
"Jujur saja sama aku... aku tau pasti kamu mikirin sesuatu, iya kan" tanya Putra
"so tau aja kamu" jawab Rina ketus
"Udah deh, aku mau pulang, malas kalau tinggal di sini, kalau aku nggak gangguin orang, pasti di gangguin" ucap Rina malas dan beranjak
"maksud nya, gangguin orang?... emang kamu ganggu siapa?" tanya Putra ikut berdiri
"tuh tadi kak Rayhan sama kakak ipar" jawab Rina ketus dan langsung berjalan keluar
🕗 🕗 🕗
di luar rumah, Rina, Sinta, Rita, Putra dan Kefin, lagi makan malam di sebuah kafe, mereka semua berkumpul dengan bersenda gurau, setelah selesai makan malam, mereka melanjutkan berkumpul di sebuah taman, yang banyak orang
"eh kita bagusnya buat apa nih" tanya Rita saat mereka duduk melingkar
"bagaimana kalau kita main Truth or dare" jawab Putra semangat
"iya aku setuju" kata Rina, Rita dan Sinta
"bro kamu mau ikut kan" tanya Putra pada Kefin
"terserah kalian aja deh" jawab Kefin pasrah
mereka pun langsung mengambil botol bekas minuman Rina yang di pakai tadi saat minum
"oke kita mulai ya, biar aku duluan yang putar" ucap Putra mulai memutar
"nah Sinta" kata semua orang saat botol menunjuk ke arah Sinta
__ADS_1
"kok aku duluan sih" ucap Sinta
"hahahaha pilih aja, truth or dare" tanya Putra
"hmmm.... truth aja deh" jawab Sinta
"oke... aku sudah kenal kamu beberapa tahun ini, tapi kelihatannya kamu belum punya pacar ya kan, nah pertanyaannya adalah, apakah kamu mau pacaran atau langsung menikah" tanya Putra
"kalau aku sih, ingin langsung menikah saja, karena aku ingin pacaran setelah menikah, pasti itu lebih baik" jawab Sinta mantap
"wah hebat, tapi sudah punya calon belum" tanya Rita
"mau tau aja, kan pertanyaannya sudah tadi" kata Sinta
"udah sekarang giliran aku yang putar" ucap Sinta memutar botolnya
"nah sekarang ke Rita"
"ok aku mah siap-siap aja"
"truth or dare"
"truth dong" jawab Rita mantap
"pilih mana, kamu mau menikah sebelum selesai kuliah atau setelah selesai" tanya Sinta
"bro, itu sepertinya kode keras buat kamu" tanya Kefin
"iya kak, cepat gih langsung di halalkan saja" ucap Rina
"ok kalau itu maunya sih aku akan persiapan semuanya" jawab Putra
"beneran nih" tanya Kefin dan Putra mengiyakan
"udah, kita lanjut lagi, sekarang giliran Rita yang putar botolnya" kata Rina dan Rita langsung memutar botolnya
"nah sekarang Kefin, pilih truth or dare"
"truth" jawab Kefin
"ok pertanyaannya adalah, apabila Sinta dan Rina dalam keadaan susah yang mana duluan yang kamu tolong" tanya Rita
"pertanyaan apaan sih nih" tanya Kefin
__ADS_1
"kan mau pilih truth, jadi harus ada jawaban dong, jadi langsung jawab saja"
"kalau mereka dalam keadaan susah, pasti lah aku akan tolong mereka berdua, kan mereka sahabat kita" jawab Kefin
"yakin, tapi kalau mereka di tempat berbeda, yang mana duluan" tanya Putra
"hmm aku usahakan yang sangat membutuhkan bantuan dulu" jawab Kefin
"udah, aku sudah jawab, jadi tidak ada pertanyaan lagi, sekarang giliran aku" lanjut Kefin dan memutar botol
"nah Putra, truth or dare"
"karena kalian sudah pilih truth, jadi aku pilih dare'' jawab putra
"ok aku suruh kamu cium Rita di depan kita" kata Kefin
"apaan sih key, kok ada seperti itu sih" ucap Rita tidak terima
"kalau itu masalah gampang" kata Putra langsung mencium pipi Rita
"udah kan"
"kak Putra apaan sih"
" itu bukan kemauan aku, tapi aku cuman di suruh" jawab putra merasa senang
"ok sekarang giliran aku" ucap Putra
"nah Rina, truth or dare"
"truth"
"oke karena kamu yang terakhir jadi aku kasi dua pertanyaan, yang pertama, kamu jujur, kamu sekarang suka seseorang atau tidak"
"iya sekarang aku suka sama seseorang" jawab Rina
"ok kamu suka seseorang, dan pertanyaan kedua apakah itu adalah Kefin" tanya putra usil
"apaan sih kak, aku nggak mau jawab pertanyaan kedua, aku memang suka sama seseorang tapi aku tidak bakal bilang siapa"
"harus dong, kalau tidak, kita tidak akan mengantarkan kamu pulang"
"terserah aku bisa naik taksi"
__ADS_1
"iya udah deh kalau kamu tidak mau" ucap Putra
setelah selesai bermain dan bercanda sebentar mereka pun langsung pulang kerumah masing-masing