Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Biar waktu yang menjawab


__ADS_3

dua Minggu kemudian hari ini adalah hari libur atau hari Minggu, semua orang sedang berkumpul di rumah keluarga Sanjaya, semenjak kelahiran anak kembar dari Elsya dan Rayhan, setiap hari libur mereka sempat kan untuk bermain dengan si kembar Mirza dan Zahra


Rina kini menggendong si kecil Zahra dan Rita menggendong Mirza, sedangkan Rayhan dan Elsya hanya melihat mereka bermain dengan anak-anak nya sambil tersenyum bahagia


"kak Putra kan Sangat suka sama anak kecil, kenapa nggak sekalian menikah aja cepat, biar bisa punya anak juga, kasian tuh kak Elsya dan kak Rayhan dia yang punya anak tapi kamu yang gendong terus" kata Rina yang melihat Putra bermain bersama Mirza dan Rita


"eh nggak nyadar tuh ngomong apa, emang kamu sudah menikah, lebih baik aku yang sudah tunangan nah kamu, pacar aja belum punya" Putra tertawa mengucapkan nya


" ya kan aku perempuan, gengsi dong mau melamar laki-laki atau ajak dia pacaran, nah kakak bisa aja tuh langsung tanya Rita untuk menikah, iya kan Rita?" Rina melihat Rita yang hanya tersenyum mendengarnya


"wah wah wah bro sepertinya ada kode tuh, nggak tau itu di tujukan sama siapa hahahaha" Putra terbahak melihat Rina yang salah tingkah karena salah ucap, sedangkan Kefin hanya tersenyum manis

__ADS_1


"apaan sih" Rina salah tingkah dan beralih bermain bersama Zahra


"sebenarnya sih kalau key mau sama aku, pasti lah aku langsung terima dia, itu kan keinginan aku sejak lama, tapi dia sepertinya nggak peka benget sih, udah di bilangin juga sama kak putra kalau ada kode dari ucapan ku tadi, tapi belum di mengerti juga, kapan sih dia mau nyatain perasaan nya, apa jangan-jangan dia sukanya sama Sinta... kan secara Sinta juga cantik, dan umur dia di bawah key, nah sedang kan aku, sudah tomboi, dan tuaan aku dari pada key, hmmm biarkan waktu yang menjawab" Rina membatin


"oh ya apa kalian belum tentukan pernikahan kalian berdua kapan akan di acara kan" tanya Elsya


"hmm itu sih tergantung dari Rita aja kak, iya kan Sayang?" ucap Putra kepada Rita


dan Rita berfikir, kalau menikah selesai kuliah atau pun tidak sama saja, karena dia sudah melihat bukti dari sahabatnya Elsya, dia juga masih kuliah sampai sekarang walaupun sudah punya suami dan anak, jadi Rita sudah siap kapan saja putra ingin menikahi nya


"apa kamu yakin, kalau kamu ingin menikah sebelum lulus?" tanya Putra tak percaya

__ADS_1


"iya aku yakin, kan Elsya juga masih kuliah setelah menikah, jadi kenapa aku harus takut" jawab Rita


"wah, terima kasih sayang, aku akan bilang hal ini kepada bunda dan ayah kalau mereka sudah pulang nanti" Putra langsung memeluk Rita yang ada di depannya


bunda Nadia dan Rizal sudah dua hari di luar kota, karena Rizal ada urusan penting yang harus di selesaikan untuk beberapa hari, jadi Rizal mengajak serta istrinya untuk ikut bersamanya


"hoiii, disini banyak orang, jangan peluk-peluk, di depan kami, apa lagi sama orang yang jomblo" Rina berdecak kesal


"hmm bilang aja kalau kalian iri, makanya Rina dan key jadian aja, supaya nggak jomblo lagi" Putra mengusili key dan Rina lagi


"bilang tuh sama temannya, siapa yang di suka, apa aku atau Sinta, kalau dia suka Sinta aku akan mundur, dan mencari yang lain"Rina kembali membatin

__ADS_1


__ADS_2