Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Terjebak Hujan


__ADS_3

"pak bagaimana nih, di luar hujan nya sangat lebat, apa kita harus tetap pulang" tanya Elsya saat selesai sholat


"kita tunggu sebentar lagi" jawab Rayhan duduk di kursi dan Elsya hanya mengangguk lalu Rayhan memberikan kabar kepada keluarganya


setengah jam sudah berlalu tapi hujannya belum berhenti dan malah tambah lebat di sertai petir dan kilat, Elsya sangat takut dengan petir, makanya dari tadi Elsya masuk kamar dan menutup mata dan telinga nya karena saat kecil Elsya pernah melihat secara langsung pohon di depan rumah tetangga nya langsung terbakar habis karena petir yang disertai kilat


sedangkan Rayhan terus duduk diruang tamu menunggu hujan reda dan ingin segera pulang kerumahnya


tiba-tiba terdengar suara petir dan kilat bersamaan di sertai dengan mati lampu,


aaaaaaa... Elsya seketika langsung teriak, mendengar teriakan Elsya, Rayhan langsung mengambil hapenya untuk digunakan sebagai pencahayaan dan masuk kedalam kamar di mana di sana terlihat Elsya sudah berada di sudut ruangan sambil menangis, Rayhan pun langsung mendekati Elsya


"kamu kenapa" tanya Rayhan yang sudah ada di dekat Elsya, seketika Elsya langsung memeluk Rayhan dengan erat dan menenggelamkan wajahnya di dada Rayhan

__ADS_1


"pak... aku takut... aku takut huuu.. huuu.. " ucap Elsya dalam pelukan Rayhan dan terus menangis


"kamu takut kenapa" tanya Rayhan dan Elsya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan terus menangis


"iya.. ok. ok aku ada di sini jadi jangan takut lagi" ucap Rayhan membalas pelukan Elsya


setelah beberapa menit Elsya pun tertidur di pelukan Rayhan, dan Rayhan yang tidak mendengar suara tangisan Elsya mencoba melepaskan pelukannya dan menatap Elsya yang tertidur di dadanya, lalu Rayhan mencoba membaringkan Elsya secara pelan-pelan dan Elsya hanya menggeliat dan memeluk tangan Rayhan dan Rayhan ikut berbaring di samping Elsya


"syukurlah kamu sudah tidur" ucap Rayhan membelai rambut Elsya kebelakang telinga yang menutup wajah Elsya


Rayhan pun langsung mencium kening Elsya dan ikut tidur bersamanya dengan satu bantal


jam satu dini hari Elsya terbangun karena cahaya lampu yang silau dan Elsya melihat Rayhan sedang tidur nyenyak dihadapan nya dengan jarak yang cukup dekat dan memperhatikan wajah Rayhan saat Elsya menatap Rayhan, terlihat Rayhan membuka matanya dan Elsya langsung menutup matanya pura-pura masih tertidur

__ADS_1


"Alhamdulillah lampu sudah menyala" ucap Rayhan dan bangun dari tidurnya melihat jam yang sudah jam 00-52


"hmmm sudah jam segini, pantas saja rasanya aku lapar" ucap Rayhan dan Elsya yang mendengar langsung bangun


"bapak lapar iya" ucap Elsya yang sudah duduk


"kamu dengar iya" tanya Rayhan dan Elsya hanya mengangguk dan langsung keluar menuju dapur untuk memasak


satu jam Elsya akhirnya selesai memasak dan menyiapkan untuk Rayhan makan


"pak Rayhan maaf makanannya sudah siap" ucap Elsya membangunkan Rayhan yang kembali tidur


"maaf pak cuman ini yang ada di dapur" ucap Elsya saat Rayhan duduk di meja makan,

__ADS_1


tapi Rayhan diam saja dan makan dengan lahap sampai habis karena masakan Elsya yang cukup enak


setelah selesai makan Rayhan kembali masuk kekamar sedangkan Elsya melaksanakan sholat tahajjud, karena masih jam setengah empat dini hari Elsya pun kembali tidur dan sekarang jarak mereka tidur pun sudah berjauhan dan saling memunggungi


__ADS_2