Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Putra 2


__ADS_3

"kamu tadi bilang apa?... enak aja mau ambil istri kakak, kalau pun kakak nanti cepat tua istri kakak tidak akan tinggal kan kakak tau" ucap Rayhan


"hahaha bercanda kok kak" ucap putra


"kak Ray, kakak ipar mana, putra mau ngomong sebentar dong dengan kakak ipar"


"kamu mau ngomong apa dengan istri kakak, bilang saja, dia ada di sini kok" ucap Rayhan


"kakak kamu cemburu Putra" ucap Elsya yang sedari tadi duduk di samping Rayhan


"kasi sebentar Napa kak, kan putra mau lihat kakak ipar juga, putra sudah bosan lihat wajah kak Rayhan" ucap putra


"enak saja udah bosan, biasanya juga kamu, kalau datang ke rumah, langsung temui kakak" ucap Rayhan


"ya, tapi itu dulu, sebelum kak Ray menikah, sekarang Putra sudah punya kakak ipar, jadi lebih baik lihat kakak ipar"


"kak Ray sebentar saja ya, pliss, kalau putra pulang nanti putra belikan permen buat kakak" ucap putra bercanda


"emang kakak anak kecil apa, mau di beliin permen" kata Rayhan sewot


"hallo Putra" ucap Elsya yang langsung mengambil ponsel dari tangan Rayhan

__ADS_1


"halo kakak ipar... kakak ipar, Emang benar ya putra mau punya keponakan?" tanya Putra basa-basi


"ya dong, makanya jangan di luar negeri terus, kan kamu jadi ketinggalan informasi" jawab Elsya


"ya deh besok putra akan pulang, soalnya putra kangen sama kakak ipar dan juga sama bunda dan ayah" kata Putra tidak menyebut nama Rayhan


"hey anak nakal, apa kamu tidak Kangen juga sama kakak kamu yang tampan dan baik ini" teriak Rayhan yang sewot


"tidak" ucap putra singkat


"awas saja ya kalau nanti kamu datang, kakak akan jewer telinga kamu" ucap Rayhan


"sudah...sudah kenapa sih kalian bertengkar seperti itu, kayak anak kecil rebutan permen saja" ucap Rizal melihat anaknya


"kakak ipar, besok kan insya Allah putra akan pulang, kakak mau di bawakan oleh-oleh apa dari sini" tanya Putra, karena dia tau orang hamil pasti selalu menginginkan sesuatu


"hmm kakak minta di beliin, hot dog yang pakai sosis itu dan juga taco, boleh kan" jawab Elsya


"boleh dong... tapi kok kakak ipar tau nama makanan di Amerika" tanya putra


"iya, kan dulu waktu kecil kakak sering di beliin sama almarhum bapak, jadi sekarang kakak mau makan itu" jawab Elsya

__ADS_1


"ya oke kakak ipar, besok putra akan bawakan pesanan kakak" ucap Putra


"oke, di tunggu ya Putra" tanya Elsya gembira


"siap kakak ipar" jawab Putra tersenyum


"ya sudah, kakak kamu juga harus istirahat dulu, besok kalau pulang kamu hati-hati ya nak" ucap Nadia yang sekarang mengambil ponsel nya


"iya bunda, salam sama semuanya ya Bunda" ucap putra dan mematikan teleponnya


"sayang sekarang kamu istirahat ya, kamu tidak boleh capek, karena sekarang kamu lagi mengandung, jadi harus jaga kesehatan" ucap Nadia pada menantu nya


"ya sayang, ayo kita naik istirahat" ucap Rayhan dan menggandeng istrinya naik ke atas kamar


"sayang besok kamu tidak usah kuliah dulu ya" ucap Rayhan setelah sampai di dalam kamar


"kenapa kak, kan aku harus belajar, aku juga tidak apa-apa kok, aku masih sehat" ucap Elsya yakin


"ya udah, kalau istriku ini maksa, tapi sekarang tidur dulu" ucap Rayhan dan menyelimuti istrinya


tak Butuh waktu lama, mereka pun tertidur dengan saling berpelukan

__ADS_1


__ADS_2