Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Di Jemput Putra


__ADS_3

setelah selesai makan siang Elsya pun keluar dari ruangan Rayhan saat membuka pintu kina sudah menunggu di luar bersama temannya


"sini kamu" kata kina menarik tangan Elsya menjauhi ruangan Rayhan


"ada apa nih, kok tarik-tarikan sih" kata Elsya ikut berjalan


"eh kamu ngapain di ruangan pak Rayhan, udah gitu lama banget lagi, oh jangan-jangan kamu lagi merayu pak Rayhan ya" kata kina saat melepas tangan Elsya


"jadi dari tadi kamu nungguin aku keluar" tanya Elsya tersenyum


"asal kamu tau ya, pak Rayhan itu sudah punya istri jadi kamu jangan harap buat merayu pak Rayhan lagi dia tidak akan suka sama kamu" kata kina menjelaskan


"iya aku tau kok pak Rayhan udah punya istri dan anak, terus kalau misalnya aku bilang kalau istri pak Rayhan itu aku apa kamu percaya" jawab Elsya menantang


"mana mungkin istrinya pak Rayhan itu kamu, istrinya pak Rayhan itu senior kita, jadi kamu nggak usah omong kosong lagi" kata kina


"ya udah kalau nggak percaya.... tapi kamu ngapain tungguin aku di depan sana, apa jangan-jangan kamu suka ya sama pak Rayhan" tanya Elsya


"kalau iya Emang kenapa" jawab kina ketus


"bukannya tadi kamu yang bilang, jangan dekatin pak Rayhan karena dia sudah punya istri, tapi kok kamu sendiri yang dekat-dekat sama dia" kata Elsya


"emang kenapa, punya hak apa kamu melarang aku, istrinya pak Rayhan saja bukan, udah berani melarang aku lagi" ketus kina


"tapi kalau benar aku istri pak Rayhan apa kamu mau dengar aku" tanya Elsya


"jangan mimpi kamu jadi istri pak Rayhan" kata kina meninggalkan Elsya sendiri


"ya udah kalau nggak mau percaya" kata Elsya juga ikut berjalan

__ADS_1


Elsya berjalan menuju ruangannya, dan di sana sudah ada Lia yang menunggu sambil membaca buku, Elsya pun mendekati nya


"Hay belajar apa nih" kata Elsya sambil duduk


"eh kamu udah datang Sya"


"eh tau nggak tadi kina itu marah banget saat aku masuk ke ruangan pak Rayhan, terus udah gitu dia nungguin aku keluar lagi" ucap Elsya


"terus-terus" kata Lia penasaran


"terus tadi aku bilang kalau aku ini istri nya pak Rayhan"


"terus-terus"


"dia nya nggak percaya kalau aku ini istri pak Rayhan, terus gitu dia melarang aku lagi untuk dekat-dekat sama pak Rayhan"


"terus-terus"


"terus-terus"


"apaan sih terus-terus, jangan terus-terus nanti nabrak hahahaha, tuh terus dosennya datang kita mau belajar" kata Elsya tertawa melihat temannya


"hmm ok deh... eh lihat tuh kina menatap kamu tuh"


"biarin aja, terserah dia maunya apa" jawab Elsya Santai


****


setelah mata pelajaran semua selesai Elsya pamit dengan Lia untuk pulang dan menuju ruangan Rayhan

__ADS_1


"assalamu alaikum" ucap Elsya saat membuka pintu


"waalaikum salam" jawab Rayhan


"Pi pulang yuk" kata Elsya


"maaf sayang papi masih banyak kerjaan, tapi papi sudah telfon Putra untuk jemput mami, karena Putra juga mengantar Rita kesini, mungkin mereka sudah ada di parkiran" jawab Rayhan


"ya udah kalau gitu mami pulang duluan ya, papi jangan sampai capek, assalamu alaikum" ucap Elsya mencium tangan Rayhan


"waalaikum salam"


saat sampai di parkiran Elsya melihat Putra sudah menunggu di dekat mobil


"udah lama ya" ucap Elsya menghampiri Putra


"belum juga sih"


"Rita mana" tanya Elsya lagi


"dia udah masuk, katanya dosennya sudah datang" jawab Putra


"ya udah kalau gitu kita pulang sekarang, nanti anak-anak nangis lagi" ucap Elsya dan masuk kedalam mobil bersama Putra


tanpa mereka sadari kina dan sahabatnya melihat dia dari belakang


"wah ternyata anak itu bisa juga dapat pacar seganteng dan setajir gitu" kata kina saat melihat Putra dan Elsya


"iya, cowoknya Elsya nggak kalah ganteng sama pak Rayhan"

__ADS_1


"hmm biarin, jadi dia nggak akan lagi dekat-dekat sama pak Rayhan" kata kina lalu menuju parkiran di mana mobil nya di parkirkan


__ADS_2