
setelah mencoba baju pengantin, mereka pun langsung mengganti nya, tidak lama Rayhan keluar dari kamar ganti di susul oleh Elsya dan kembali memakai pakaian yang mereka pakai saat datang
"oke sekarang kita mencari cincin kawin lagi, Elsya sebaiknya kamu bareng dengan Rayhan, bunda biar dengan pak totok" ucap nadia pada calon menantu nya
"tapi bunda" jawab Elsya terpotong
"tidak ada tapi-tapi kamu harus bareng Rayhan" ucap nadia tegas, memotong pembicaraan Elsya.
Elsya hanya menurut apa yang di katakan oleh Nadia dan mereka pun keluar dari dalam Butik dan Nadia hanya tersenyum puas tapi lain halnya dengan dua orang yang di depan nya itu, Elsya hanya terus menekuk muka nya sedangkan Rayhan hanya terus diam dengan wajah yang tidak bisa di tebak
Rayhan segera menuju mobilnya dan Elsya hanya mengikuti dari belakang.
di dalam mobil saat perjalanan, mereka hanya diam dan sesekali saling melirik tanpa sepengetahuan masing-masing
"terima kasih pak atas bantuannya tadi pagi" ucap Elsya tiba-tiba
__ADS_1
"terima kasih untuk apa" tanya Rayhan melihat ke arah Elsya dan kembali memperhatikan jalan
"karena bapak sudah membantu aku saat pingsan tadi" jawab Elsya dan Rayhan pun hanya terdiam dan terus memperhatikan jalan
tidak lama mobil Rayhan sudah sampai di sebuah mall besar yang di tempati oleh Elsya dan Kefin saat bertemu dengan Rayhan bersama gadis, tempat di mana mereka harus memilih Cincin pernikahan
dengan langkah tertunduk Elsya terus mengikuti Rayhan dari belakang
"selamat malam tuan Rayhan dan nona, ada yang bisa saya bantu" sapa seorang pelayan saat mereka sudah mendekat
"sekarang kalian pilih mana cincin yang paling kalian suka" kata Nadia saat cincin sudah ada di depan nya.
"aku ikut pilihan bunda saja" jawab Elsya dengan wajah yang lesu
"tidak nak, bunda tidak akan memilih karena ini pernikahan kalian, bukan bunda" ucap nadia dan Rayhan hanya menatap keduanya bergantian
__ADS_1
"sudah.. sudah kalau begini terus kita akan tetap di sini" ucap Rayhan sedikit tegas dan seketika Elsya langsung mengerutkan keningnya dan memilih Cincin yang di sukai
"dasar dosen killer, sama orang tua saja keras seperti itu, apalagi dengan mahasiswa" gerutu Elsya dalam hati dan terus mencari cincin yang di inginkan
"coba lihat, apa kamu suka yang ini" ucap Rayhan tiba-tiba sambil menyodorkan cincin dengan hiasan berbentuk hati dengan beberapa berlian kecil
"iya yang ini cantik" jawab Elsya dengan senyum saat memasang cincin di jari manisnya dan memperlihatkan kepada Rayhan dan Nadia
"apa kita pilih yang ini saja" tanya Rayhan dan Elsya hanya mengangguk sedangkan Nadia hanya memperhatikan mereka sambil tersenyum bahagia
"atau kamu mau yang ini" tanya Rayhan memberikan satu cincin lagi
"tidak, yang ini lebih cantik, aku mau yang ini" Jawab Elsya dan mengembalikan cincin yang di berikan oleh Rayhan dan menunjuk cincin yang di pakainya tadi
"baik, berikan saya yang ini" ucap Rayhan kepada pelayan dan Elsya tersenyum bahagia mendengar Rayhan memilih Cincin pilihannya
__ADS_1