Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Ciuman Rita


__ADS_3

setelah beberapa menit, saat Elsya naik ke atas kamar, seseorang pun datang dari belakang, dan memperhatikan Rita yang duduk serius menatap laptop nya, dan dengan tangan yang sangat lincah untuk mengetik


"aku tidak sedang salah lihat kan" ucap seseorang yang baru datang, yang tak lain adalah Putra


lalu Putra pun mendekat ke arah Rita yang sedang duduk lesehan, dan berdiri tepat di samping sofa itu, lalu menunduk memperhatikan, apakah benar yang sedang di lihat nya itu


"assalamu alaikum" ucap salam Putra di telinga Rita


Rita yang kagak dengan suara, yang tiba-tiba terdengar di telinga nya langsung mendongakkan kepalanya, sontak Rita langsung mencium pipi Putra


"aaaaaaa..." teriak Rita karena kaget melihat wajah putra yang terlalu dekat dan tak kalah kaget lagi saat tak sengaja mencium pipi Putra


"kamu cari kesempatan ya untuk mencium aku" tanya Putra saat Rita sudah berdiri di depan nya, walaupun putra tau itu tidak di sengaja oleh Rita


"siapa yang cari kesempatan, kamu tuh, yang bikin kaget orang" jawab Rita sedikit teriak dan terbawa emosi


"santai dong, tidak usah teriak begitu juga kan" ucap Putra mencubit hidung Rita

__ADS_1


"apaan sih pegang-pegang" kata Rita menepis tangan Putra


"oh ya terus kamu ngapain di sini" tanya Putra heran


"harusnya aku yang bertanya seperti itu, kamu ngapain di sini" tanya balik Rita


"oh..apa kamu ke sini mau bertemu aku ya" goda Putra mencolek dagu Rita


"apaan sih pegang-pegang, cukup ya, sekali lagi kamu menyentuh aku, akan ku patah kan tangan mu itu" ucap Rita mengancam


"aduh.. jangan galak-galak gitu Napa, kan aku jadi takut" kata Putra jahil


"siapa juga mau ketemu sama kamu..." jawab Rita cuek


"ini kan rumah dosen aku, emang salah kalau aku kesini" lanjut Rita tetap cuek


"oh iya, aku lupa hehehe" ucap Putra

__ADS_1


"terus kamu ngapain di sini, kamu tidak kuliah juga kan di kampus itu" tanya Rita dengan mata yang menyipit


"oh.. atau jangan-jangan kamu ikutin aku ya" ucap Rita sok tau


"siapa juga yang ikutin kamu, aku kesini kan..." ucap Putra terpotong karena memikirkan sesuatu yang jahil


"kan apa?...tuh kan kamu kesini itu ikutin aku, jujur saja deh" kata Rita


"kalau iya emang kenapa" jawab Putra dengan menaikkan alisnya


"dasar laki-laki tidak tau diri... kamu ngapain sih selalu ikuti aku, kan waktu itu aku juga sudah ganti rugi sesuai dengan permintaan kamu waktu itu, apa itu belum cukup untuk memperbaiki mobil mu yang rusak" ucap Rita membentak


"Santai dong, nanti yang punya rumah dengar loh, kamu teriak-teriak seperti itu" ucap Putra tetap santai


"biarin aja, supaya dia bisa mengusir kamu dari sini" jawab Rita ketus


"terus kenapa kamu bisa masuk di sini kan ada penjaga di luar, kok bisa sih dia ijinin....apa kamu panjat di pagar ya" tanya Rita dengan tatapan sinis

__ADS_1


"ngapain juga susah-susah manjat pagar, penjaganya juga tidak berani melarang aku masuk di sini, emang dia siapa mau melarang aku" jawab Putra sok cool


__ADS_2