Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Tentang Rita


__ADS_3

~Di rumah Rita~


sore ini Elsya sudah siap-siap untuk pulang kembali kerumahnya karena besok adalah hari pernikahan nya dan dia tidak ingin sahabatnya tau kalau dia mau menikah dengan dosennya, apa lagi dia adalah dosen yang selalu di ejek oleh Elsya


"Elsya kamu, kamu benar-benar mau pulang ya" tanya Rita yang sedari tadi duduk memperhatikan Elsya


"iya Ta, aku tidak bisa tinggal kan rumah selama ini" jawab Elsya dengan alasan rumah


"terus aku kesepian lagi dong, kenapa tidak besok saja sih pulang nya, kan besok kita libur Sya" tanya Rita lagi


"maka dari itu Ta, besok kan kita tidak ada kuliah jadi aku mau membersihkan rumah dulu, dan juga mungkin aku sibuk karena harus keluar mencari uang" jawab Elsya dan terpaksa berbohong agar sahabatnya tidak memaksa untuk tinggal bersama nya lagi dan tidak mencurigai dirinya


"udah deh Sya, kalau untuk uang semester biar aku yang bayar semester kali ini" ucap Rita menawarkan


"tidak Sya, aku harus bekerja juga, aku tidak mau merepotkan orang lain termasuk kamu" ucap Elsya serius


"iya udah deh, biar aku antar, tapi kita jalan sebentar dulu iya, udah dua malam loh selalu gagal" ucap Rita dengan manjanya, dan Elsya hanya tersenyum dan mengangguk, seketika Rita langsung teriak senang dan beranjak untuk siap-siap


🌛🌛🌛

__ADS_1


"Elsya aku pulang dulu iya, kalau perlu apa-apa telfon aku saja" ucap Rita pamit


"iya, kamu hati-hati iya Ta" kata Elsya saat Rita sudah berada di depan rumah


"iya, kamu juga, daaa" ucap Rita sambil melambaikan tangan dan di balas oleh Elsya


di jalan, Rita ingin membeli sebotol minuman karena dia merasa haus, dan singgah di mini market yang ada di seberang jalan, setelah memarkirkan mobilnya Rita pun turun dan berjalan masuk mini market, setelah selesai Rita kembali ke mobilnya dan masuk ke dalam, Rita memundurkan mobilnya dari parkiran dan tiba-tiba


PRAKKKK..


Rita langsung memajukan mobilnya kembali dan turun melihat apa yang di tabraknya


"kamu punya mata ngga sih, mobil sebesar ini kamu tabrak" kata orang itu saat melihat Rita mendekat


"maaf aku tidak sengaja" ucap Rita


"aku tidak butuh kata maaf, aku butuh ganti rugi" kata orang itu


"berapa yang harus aku berikan" tanya Rita yang menantang

__ADS_1


"dua puluh juta" jawab laki-laki itu menyebutkan nominalnya


"ini orang tampannya saja seperti orang kaya, tapi kok masih minta ganti rugi sih" gerutu dalam hati Rita


"kenapa melamun kamu sanggup tidak" ucap laki-laki itu lagi


"maaf, saat ini aku tidak bawa uang kes, besok pagi aku akan membayar uang ganti rugi nya" jawab Rita


"kalau begitu kamu harus punya jaminan, nanti kamu malah kabur lagi" ucap laki-laki itu lagi sambil menyodorkan tangannya didepan Rita meminta jaminan


"tunggu dulu aku ambilkan" kata Rita dan berbalik ingin mengambil tasnya di dalam mobil


"kelamaan.." ucap laki-laki itu dan mengambil ponsel yang di pegang oleh Rita lalu masuk ke dalam mobil nya


"hey itu ponsel aku, kalau ada yang penting bagaimana" kata Rita ingin mengambil kembali hapenya


"ini kartu nama aku, kalau kamu ingin mengambil ponsel ini kembali, datang di kantor itu" ucap laki-laki itu menyodorkan kartu nama lalu menancap gas mobil


"dasar laki-laki sombong" teriak Rita saat mobil itu berlalu

__ADS_1


"PUTRA SANJAYA" ucap Rita saat melihat kartu nama yang di pegang nya


__ADS_2