Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Berkenalan


__ADS_3

Kefin yang mendengar ucapan Fian hanya terdiam di belakang Rina, Kefin hanya ingin mendengar apa yang akan dikatakan Rina yang sekarang sudah menjadi pacarnya, apakah dia akan jujur atau tidak


dan Rina hanya tertawa menanggapi ucapan Fian saat ini, menurut nya itu hanya candaan baginya


"maaf iya Fian tapi aku benar-benar tidak bisa, apa lagi sekarang aku juga sudah punya pacar, kalau pun aku belum punya pacar, aku tetap tidak bisa terima kamu, kamu sendiri kan tau aku ini sudah menganggap kamu sebagai kakak aku sendiri" jawab Rina tersenyum


Kefin yang mendengar di belakang juga hanya ikut tersenyum dengan jawaban Rina, ternyata Rina jujur dengan status nya saat ini kepada dua teman lamanya itu


"kalau kamu punya pacar terus kenapa dia biarin kamu makan sendiri di kafe ini" tanya Ikbal penasaran


"siapa bilang aku sendiri apa kamu nggak lihat tuh piring dia ada di situ, tadi dia hanya ke toilet sebentar" jawab Rina dan Kefin pun menghampiri mereka bertiga


"oh maaf kita nggak perhatiin ternyata piring nya ada dua" jawab Fian


"eh ada orang, ini siapa sayang?" tanya Kefin yang pura-pura tidak tau, padahal dia sudah mendengar semua


"oh kenalin mereka teman SMA aku teman kak Putra juga, dan kalian kenalin ini pacar aku namanya Kefin" kata Rina memperkenalkan


"Alfian panggil saja Fian, aku teman Rina sejak kecil dulu" kata fian berdiri dan memperkenalkan diri lalu menjabat tangan Kefin begitu pun Ikbal


"aku Kefin bisa panggil key" balas Kefin ramah

__ADS_1


"aku Ikbal teman Rina juga"


"Kefin"


"oh iya silahkan duduk kembali" kata Kefin


"maaf nih jadi mengganggu kalian berdua" kata Fian sembari duduk


"nggak kok santai aja lagi, kalian kan teman Rina dan baru ketemu juga jadi jangan sungkan" jawab Kefin ramah


"wah Rin kamu beruntung banget sih, punya pacar seperti ini, nggak cuman ganteng tapi juga baik" kata Fian memuji Rina pun tersenyum


"oh iya, kalian pacaran nya udah lama ya?" tanya Ikbal


"hmm kita baru jadian beberapa hari yang lalu kok, tapi kita kenal nya sudah lama juga" jawab Kefin


"oh jadi masih hangat-hangat nya nih" tanya Ikbal


"maksud nya?" tanya Rina tak mengerti


"ah sudahlah nggak penting juga, oh iya key, kalau boleh tau kamu kerja dimana?" tanya Fian penasaran

__ADS_1


"aku kerja di perusahaan xxx" jawab Kefin perusahaan itu adalah milik ayahnya yang di berikan oleh kefin tapi Kefin mempercayakan satu orang untuk mengembangkan nya karena Kefin ingin serius untuk belajar terlebih dahulu, karena ayahnya bekerja di luar negeri


"oh bagus dong setidaknya kan masih bekerja" kata Fian


"ya sudah kalian lanjut saja kami permisi dulu, maaf sudah mengganggu waktu kalian berdua, oh ya Rin salam iya buat putra kalau kalian ketemu" lanjutnya


"oh ia nanti aku sampaikan" jawab Rina


"oh ia bro boleh nggak aku minta nomor telepon Rina, atau gini aja nomor telepon putra aja deh, siapa tau kapan-kapan bisa kumpul sama dia juga" kata Fian sebelum beranjak dan Rina pun memberikan nomor telepon Putra


"makasih ya aku duluan" ucap Fian


"jangan sungkan, untuk mengajak Rina juga santai aja aku nggak akan marah kok, kalian kan teman Rina berarti teman aku juga" kata Kefin sebelum mereka melangkah


"makasih ya bro, nanti kalau kumpul biar ajak kamu juga" kata Fian dan meninggalkan mereka berdua


"sayang kita juga sebaiknya pulang, ini sudah hampir larut juga" kata Kefin ramah dan Rina pun hanya mengangguk dan pulang bersama Kefin setelah membayar makanan yang di pesannya tadi


***assalamualaikum maaf ya kakak untuk mengingat kan saja jangan lupa untuk meninggalkan jejak di setiap episode dengan cara LIKE dan KOMENTAR nya dan paling terpenting adalah VOTE nya


maaf ya kalau banyak tipo, soalnya ketik langsung kirim jadi nggak terlalu di perhatikan ada tidaknya tipo yang nyangkut 😊😊***

__ADS_1


__ADS_2