
##Di kampus##
setelah jam pelajaran selesai Elsya dan Rita pun duduk di kelas, mereka membicarakan pelajaran yang di pelajari tadi, dan sesekali bercanda dan tertawa
"syukurlah seperti nya Elsya bisa mulai sedikit melupakan kesedihannya" ucap dalam hati Rita melihat sahabatnya sudah tertawa lebar
"Ta saya ke toilet dulu iya" ucap Elsya kepada Rita dan beranjak meninggalkan sahabatnya menuju toilet kampus
setelah selesai Elsya pun keluar dari toilet, Elsya berjalan keluar dari lorong toilet itu tiba-tiba.............
BRUGGG.......
Suara dua orang yang berada tabrakan
"jalan itu pakai mata" kata laki-laki itu dengan suara sedikit tinggi, sebelum melihat gadis yang di tabraknya
"maaf pak aku tidak sengaja" ucap Elsya kepada Rayhan dan Rayhan pun menoleh pada orang yang ad di sampingnya
" kamu tuh iya selalu saja Ceroboh, lain kali hati-hati kalau jalan" ucap Rayhan dan langsung beranjak dengan ekspresi wajah yang tidak bisa di tebak
"yang nabrak siapa, yang marah siapa, kan situ yang nabrak aku kenapa harus aku yang minta maaf sih" kata dalam hati Elsya
__ADS_1
"Sya kok lama sih" tanya Rita yang menghampiri sahabatnya
"tuh dosen killer, pangeran kamu, dia yang nabrak dia juga yang marah, mentang-mentang dia seorang dosen, bisa seenaknya nyalahin orang" jawab Elsya memonyongkan bibirnya
"jangan bilang gitu nanti kecantol loh sama dia" ejek Rita sambil mencolek dagu Elsya
"ih amit-amit aku kan sudah bilang SAMPAI KAPAN PUN aku tidak akan pernah suka sama dia" jawab Elsya menekankan setiap katanya dengan kesal dan beranjak masuk ke dalam kelas
######
"Sya nanti malam bunda mau makan malam, bunda boleh kan ajak kamu" tanya Nadia
"tidak Sya bunda makan malamnya sama keluarga, jadi bunda sekalian mau ngajak kamu, kan sekarang bunda sudah menganggap kalau kamu itu anak bunda juga, gimana kamu mau ikut kan" tanya Nadia lagi
"hmmm..(berfikir) iya beleh deh Bun, kalau nga keberatan" jawab Elsya
"kalau begitu sekarang kita belanja untuk persiapan nanti malam" ucap Nadia semangat
"kenapa harus belanja Bun" tanya Elsya sedikit bingung
"kita belanja untuk bunda, jadi kamu harus temani bunda" jawab Nadia dan menarik tangan Elsya masuk ke dalam mobil, sesampainya di butik, Nadia pun memilih-milih baju yang dia inginkan, sedangkan Elsya hanya memperhatikan Nadia memilih baju
__ADS_1
"Sya lihat de baju ini cantik kan" tanya Nadia memperlihatkan baju yang di pegang nya
"wah iya bunda, bajunya cantik sekali, tapi ini terlalu muda buat bunda" jawab Elsya sedikit bingung dengan pilihan Nadia itu
"ini bukan buat bunda sayang tapi buat kamu" ucap Nadia sambil tersenyum dan memberikan baju itu kepada Elsya
"loh kok buat saya Bun, kan bunda yang mau beli" tanya Elsya
"sudah kamu coba dulu sana, biar bunda pilih yang lain" perintah Nadia yang langsung di iyakan oleh Elsya, Elsya pun masuk ke ruangan ganti, setelah beberapa menit Elsya pun keluar memakai baju itu
" ya ampun kamu cantik banget sih Sya pakai gaun ini" ucap Nadia saat melihat Elsya keluar dari ruang ganti, dengan memakai gaun warna maroon semata kaki dengan lengan panjang, dan terdapat manik-manik yang cantik di bagian gaun itu dan sangat cocok di pakai oleh Elsya
"kita ambil yang ini saja iya Sya" tanya nadia
"jangan bunda pasti ini harganya mahal" jawab Elsya tidak enak
"nga kok biar bunda yang bayar, jangan menolak lagu" ucap Nadia
"mba, ini aku ambil tolong di bungkus iya" ucap Nadia kepada pelayan, dan Elsya pun mengganti pakainya lagi dan memberinya kepada pelayan, setelah selesai membeli baju mereka pun pulang
"Sya bunda pulang dulu iya, nanti malam kita ketemu di restoran A, nanti biar bunda suruh supir buat jemput kamu" ucap Nadia pamit dan di jawab senyum oleh Elsya
__ADS_1