Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Pingsan


__ADS_3

dan saat Rayhan duduk seorang pelayan, menghampiri nya dan memberikan dia jus


"ini pak minumnya" ucap pelayanan itu saat menyimpan jus itu di depan Rayhan


"tapi saya belum pesan mbak" tanya Rayhan heran


"iya pak, ini sudah di pesankan oleh seseorang buat bapak" jawab pelayan itu


"seseorang,... siapa mbak" tanya Rayhan penasaran


"mungkin dia teman bapak... kalau begitu saya permisi dulu pak" jawab pelayan itu kemudian kembali ke tempatnya


Rayhan pun kini bertanya-tanya siapa orang yang memberikan pesan kepada nya dan kenapa dia belum datang


sambil menunggu Rayhan pun meminum jus yang di bawakan oleh pelayan tadi sampai setengah


tak lama seorang perempuan datang menghampirinya


"selamat malam mas Rayhan" ucap perempuan itu, yang tak lain adalah Riska

__ADS_1


"kamu.... kamu ngapain di sini" ucap Rayhan kaget dan membelalakkan matanya


"santai saja lah mas, aku kesini hanya ingin bertemu sama mas Rayhan saja, apa mas Rayhan tidak kangen sama aku" ucap Riska menggoda Rayhan


"jangan bilang, kamu yang mengirimkan pesan itu kepada aku" tanya Rayhan dengan marah


"sabar mas, jangan marah-marah,... iya pesan itu aku yang kirim, kalau tidak seperti itu, aku tidak bisa bertemu dengan mas Rayhan lagi" jawab Riska tersenyum sambil mendekati Rayhan yang sedang berdiri


"kamu mau apa, aku sudah katakan jangan pernah muncul di depan aku lagi" ucap Rayhan marah


Rayhan pun kini merasa pusing dia melihat sekeliling seakan tempat itu berputar, dan dia memegang kepalanya


"mas, sebaiknya mas duduk dulu, kalau kepala mas Rayhan pusing" ucap Riska memegang tangan Rayhan dan menyuruh untuk duduk


"lepaskan aku, jangan bilang kalau kamu telah memberikan obat di dalam minuman ini" tanya Rayhan masih emosi


"aduh mas maaf kan aku, kalau tidak seperti itu, aku tidak bisa mendapatkan kamu lagi mas" jawab Riska masih menggoda Rayhan


"dasar perempuan tidak tau diri kamu iya" ucap Rayhan dan langsung berlari ke luar menuju mobilnya di parkiran, saat sampai di parkiran dia pun langsung pingsan

__ADS_1


Riska yang mengejarnya langsung menghampiri nya dan mengangkat Rayhan masuk ke dalam mobil lalu membawanya ke rumahnya


saat itu hujan sangat lebat, dan jalan pun sedikit macet, karena itu adalah malam Minggu di mana anak muda banyak yang keluar


~Di rumah Sanjaya~


Elsya kini merasa khawatir dengan suaminya, sudah beberapa jam suaminya pergi tapi dia belum pulang juga, Rina dan putra pun belum masuk ke kamar karena ingin menemani Elsya sampai Elsya istirahat


"kakak ipar, kakak kenapa, kok sepertinya kakak ipar terlihat khawatir" tanya Rina


"aku nggak tau Rin, perasaan ku dari tadi nggak enak, aku kepikiran kak Rayhan terus" jawab Elsya dengan nada khawatir nya


"kakak ipar tidak usah khawatir, kak Rayhan pasti baik-baik saja" ucap Putra


"semoga saja seperti itu, tapi ini sudah dua jam dia pergi, lalu kenapa belum pulang juga, atau setidaknya dia bilang sama kita kalau dia pulang terlambat" ucap Elsya


"sebaiknya kakak ipar istirahat saja dulu, pasti tidak lama lagi kak Rayhan juga pulang" kata Rina menenangkan Elsya


"iya udah aku ke kamar dulu, kalau kak Rayhan datang bilang sama aku" ucap Elsya kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat

__ADS_1


sesampainya di dalam dia tidak bisa tenang, Elsya masih saja memikirkan suaminya, dia pun mencoba menelfon Rayhan tapi nomornya tidak aktif, Elsya pun kini tambah khawatir dengan suaminya


__ADS_2