Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Nomor Baru


__ADS_3

setelah Rayhan berangkat ke kantor, Elsya pun kembali masuk dan melihat Putra yang terlihat duduk di bangku taman belakang lalu Elsya pun menghampiri adik ipar nya itu


"assalamualaikum" salam Elsya


"waalaikum salam kakak ipar" jawab Putra


"kok duduk sendiri pagi-pagi begini, apa kamu tidak mau ke kantor" tanya Elsya dan ikut duduk di depan Putra


"Putra malas Sya, hari ini juga tidak ada yang penting di kantor, jadi sekretaris Putra yang urus semuanya" jawab Putra sambil memainkan ponselnya


"kok gitu sih, kan di sini kamu cuman seminggu, kenapa tidak sempat kan ke kantor sebentar, sebelum kembali ke Amerika" tanya Elsya


"hmm besok mungkin aku akan ke kantor, tapi tidak untuk hari ini Sya, soalnya aku mau Santai dulu" jawab Putra


"ya udah deh, kalau gitu Elsya mau ke kamar dulu, Elsya juga mau istirahat" ucap Elsya dan beranjak ingin meninggalkan putra


"tunggu sebentar Sya" ucap Putra menghentikan langkah Elsya


"ada apa" tanya Elsya dan berbalik ke arah Putra


"ini Sya, emm boleh nggak.. aku minta nomor Rita" ucap Putra malu-malu


"loh, emang kemarin kamu tidak minta nomor Rita" tanya Elsya dan kembali duduk


"nggak Sya, soalnya kemarin itu aku tidak sempat karena dia langsung masuk kelas setelah kamu pergi" jawab Putra

__ADS_1


"kamu juga sih, sudah di berikan kesempatan berdua di taman kampus juga" ucap Elsya


"mau gimana lagi, mungkin dia masih sungkan sama aku" ucap Putra


"tapi putra minta nomor nya sama kakak ipar aja ya" tanya Putra


"ya udah deh, siniin ponselnya, biar Elsya catat" jawab Elsya dan mengambil ponsel Putra dan memasukkan nomor Rita


"nih udah, aku mau naik ke kamar dulu" ucap Elsya dan mengembalikan ponsel Putra


"terima kasih kakak ipar ku yang cantik dan baik, putra jadi sayang sama kakak ipar hehehe" ucap Putra bahagia sambil tersenyum


"ya Udah, semoga sukses ya deketin sahabat Elsya" kata Elsya dan beranjak naik ke atas kamar nya untuk siap-siap ke kampus dan meninggalkan Putra sendirian di taman itu


"ah udah lah, aku mandi dulu saja, terus siap-siap untuk ke kampus" ucap Elsya lagi pada dirinya sendiri


*di taman*


"iseng ah gangguin dia" ucap Putra dan mengirimkan pesan kepada Rita


πŸ“₯ "assalamu alaikum cantik" ucap Putra di dalam pesan itu


setelah beberapa lama menunggu tidak ada balasan dari Rita, dia pun kembali mengirim pesan


πŸ“₯ ***"kok nggak di balas sih, lagi sibuk ya?" Kata Putra di pesan keduanya

__ADS_1


πŸ“₯ "Hay πŸ‘‹πŸ‘‹"***


πŸ“₯"πŸ‘πŸ‘πŸ‘"


πŸ“€ "maaf ya kamu siapa, dan ada urusan apa mengganggu ku, kalau tidak ada yang penting tidak usah mengganggu ku lagi"😑😑 balas Rita


πŸ“₯***"galak banget sih 😞😞, emang kamu sibuk apa"


πŸ“€ "itu bukan urusan kamu, yang jelas sekarang aku tidak mau di ganggu"😑😑


πŸ“₯"emot nya kok marah terusπŸ˜”"


πŸ“€"suka.. suka aku dong😏"


πŸ“₯ "apa kamu tidak mau di ganggu kerena kamu sekarang sama pacar kamu??"


πŸ“€ "iya sekarang aku sama pacar aku, di sini jadi jangan ganggu aku lagi"


πŸ“₯" πŸ™πŸ™ maaf deh kalau gitu... assalamu alaikum** " ucap Putra di pesan terakhirnya


"hmmm ternyata dia sudah punya pacar, tapi aku tidak tau itu" ucap Putra merasa sangat kecewa dengan balasan Rita


sedangkan di rumah Rita, Rita yang sedari tadi duduk di ruang keluarga yang sedang asik menonton TV tiba-tiba di kaget kan dengan nomor baru di ponselnya


dia pun mengacuhkan pesan yang masuk di ponselnya itu, tetapi setelah beberapa kali ponsel nya berbunyi dan merasa terganggu dia pun membalas pesan itu dan mengatakan bahwa dia sedang di ganggu bersama pacarnya, padahal kenyataannya tidak, karena itu hanya alasan Rita saja, agar merasa tidak terganggu lagi dengan pesan yang di rasa tidak penting itu

__ADS_1


__ADS_2