Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Hampir Saja


__ADS_3

saat mobil Rayhan sudah tidak kelihatan lagi, Elsya berjalan menuju gerbang depan rumah Rita, di sana sudah ada penjaga yang siap 24 jam untuk membuka pintu gerbang dan membukakan pintu untuk Elsya


"assalamualaikum" salam Elsya mengetuk pintu rumah dari luar


"waalaikum salam" jawab seseorang dari dalam dan membuka pintu


"bi' Rita mana" tanya Elsya saat pintu sudah terbuka dan terlihat bi Maya di sana


"nona Rita seperti nya sudah tidur nona" jawab bi Maya lalu menutup pintu, dan Elsya hanya terus berjalan menuju kamar Rita,


saat masuk ke dalam kamar, disana terlihat Rita sudah tidur dengan nyenyak, dan Elsya pun masuk dengan hati-hati agar sahabatnya itu tidak terbangun, dan langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan wajahnya dan sekalian wudhu, setelah selesai Elsya pun keluar dan di buat kaget oleh Rita


"astaghfirullah" ucap Elsya kaget melihat Rita sudah ada di depan pintu kamar mandi menyilang tangannya di dada


"Rita kamu buat aku kaget saja, kalau aku jantungan gimana" ucap Elsya memarahi Rita

__ADS_1


"dari mana saja nih, kok baru pulang, katanya tadi cuman sebentar, ini sudah hampir jam dua belas baru pulang" tanya Rita ingin tau


"oh itu tadi, bunda mengajak aku untuk menemani nya belanja, karena dia mau ada acara keluarga" jawab Elsya dan berjalan menuju tempat tidur


"terus kamu belanja apa" tanya Rita lagi karena tidak melihat barang yang di bawah oleh Elsya


"oh aku tidak belanja apa-apa kan cuman nemenin bunda Nadia saja" jawab Elsya dan mengambil selimut


"oh kirain kamu dibelanjain juga" tanya Rita


"tunggu sebentar Sya jangan tidur dulu" ucap Rita menarik selimut Elsya


"ada apa lagi sih Rita sayang" ucap Elsya memelas


"yang antar kamu tadi siapa?" tanya Rita tiba-tiba dengan wajah yang serius dan membuat Elsya langsung terbangun

__ADS_1


"apa kamu lihat" tanya Elsya dan Rita hanya mengangguk


"maaf Ta aku tidak bermaksud apa-apa" ucap Elsya dan Rita hanya mengerutkan keningnya dengan jawaban yang di berikan oleh Elsya,


"maksud kamu apa sih Sya, kan aku cuman bilang yang antar kamu tadi siapa, kok kamu minta maaf sih" ucap Rita membuat Elsya memikirkan perkataan nya tadi


"oh berarti Rita tidak melihat aku dengan pak Rayhan tadi, syukurlah, kirain dia melihat pak Rayhan di dalam mobil hampir saja aku keceplosan" gumam Elsya dalam hati


"oh itu tadi supir bunda Nadia, kan dia yang menjemput aku tadi" jawab Elsya tersenyum tipis


"oh kirain siapa, soalnya tadi mirip pak Rayhan dari atas sini" ucap Rita


"ahh mungkin kamu salah lihat, atau jangan-jangan kamu memikirkan pak Rayhan terus melihat supir Bunda Nadia mirip dengan pak Rayhan" ucap Elsya sedikit bercanda


"iya juga sih, mungkin kamu benar, aku cuman memikirkan pak Rayhan, mana mungkin pak Rayhan bisa bareng kamu, Secara kamu sangat benci dengan dia" ucap Rita lalu Elsya kembali berbaring

__ADS_1


"udah kita tidur saja, siapa tau kamu bisa ketemu pak Rayhan di dalam mimpi" goda Elsya mencolek Rita dan Rita hanya tersenyum dan ikut berbaring di samping Elsya, tanpa menunggu lama mereka pun tidur dengan nyenyak


__ADS_2