
siang hari saat Elsya istirahat di dalam kamar Elsya langsung merasa perutnya sakit, apalagi kandungan nya sudah 9 bulan lebih, dan saat itu Rayhan juga sedang di kantor
"bunda, Rita, tolong perut ku sakit" teriak Elsya merasa kesakitan di dalam kamar
"tolong, bunda, bibi, Rita" teriak Elsya sekali lagi, dan akhirnya bi' Ina langsung berlari menuju kamar Elsya saat mendengar teriakan Elsya, sedangkan yang lain berada di belakang taman asik bermain bersama si kembar
"ya Allah non Elsya" ucap bi' ina saat membuka pintu kamar dan melihat Elsya sudah duduk lesehan dengan air ketuban yang pecah sambil memegang perutnya
"Bi' tolong perut saya sakit" ucap Elsya kesakitan,
"tunggu non biar bibi panggilkan nyonya dulu" dan dengan panik Bi' Ina langsung berlari untuk memanggil Rita dan bunda Nadia di belakang taman
"nyonya nyonya cepat, non, ee non Elsya sepertinya mau melahirkan" ucap bi' Ina dengan paniknya
seketika semua pun langsung berlari menuju kamar Elsya begitu pun dengan Mirza dan Zahra
"bi' tolong telpon tuan dan Aden, suruh mereka langsung ke rumah sakit" ucap bunda Nadia sambil berlari
tak butuh waktu lama mereka pun sampai di rumah sakit dan Elsya langsung di tangani oleh dokter, beberapa menit kemudian Rayhan, Rizal dan Putra juga sudah sampai di rumah sakit
"Bun bagaimana keadaan Elsya" ucap Rayhan saat melihat bundanya
"Elsya masih di dalam nak" jawab nya
"papi papi, dedek sudah mau keluar ya?" tanya Zahra dengan polosnya
"iya sayang dedek sekarang mau keluar, doain mami ya, semoga dedek ya cepat keluar" ucap Rayhan
"yeeey kakak dedek sudah mau keluar, kita bisa main sama dedek" ucap Zahra kepada Mirza dengan girang
__ADS_1
beberapa menit kemudian terdengar suara tangisan bayi di dalam ruangan
"Alhamdulillah" ucap nya bersamaan
"papi itu suara dedek ya" tanya Mirza
"iya sayang itu suara dedek Zahra dan Mirza" jawab Rayhan senang
"dokter bagaimana keadaan istri dan anak saya" tanya Rayhan saat melihat dokter keluar
"Alhamdulillah ibu dan bayinya sehat, dan anaknya laki-laki" jawab dokter
"Alhamdulillah, kami bisa masuk kan dok?" tanyanya lagi
"silahkan" jawab dokter mempersilahkan mereka masuk
Rayhan pun langsung menggendong anaknya dan mengadzani nya setelah selesai di pun menggendong kedekat Elsya
"Zahra belum bisa gendong dedek sayang, karena dedek nya masih kecil" jawab bunda Nadia
"papi nama dedek siapa?" tanya Mirza
"nama dedeknya bagusnya siapa ya?, hmm bagaimana kalau ALFI SYAHREZA" tanya Rayhan
"nama yang bagus papi" jawab Mirza
semua orang pun bahagia dengan kehadiran Alfi yang melengkapi keluarga tersebut
--------------------------------------------
__ADS_1
dua tahun kemudian
Zahra dan Mirza juga kini sudah sekolah walaupun masih di sekolah TK tapi mereka sangat pintar di kelasnya, dan adiknya Alfi, dia juga sudah sangat pintar mereka bertiga Sangat saling menyayangi satu sama lain
hari ini adalah hari dimana Kefin dan Rina akan melangsungkan pernikahan nya setelah Kefin lulus dari pendidikan S2 nya beberapa bulan yang lalu
semua keluarga sudah berkumpul, kedua mempelai juga sudah duduk di depan penghulu, dengan satu tarikan nafas Kefin mengucapkan janji suci di depan para saksi dengan lantang, akhirnya mereka berdua telah sah menjadi suami istri
sedangkan Rita dan Putra setelah 4 tahun menunggu akhirnya Rita sedang mengandung selama tiga bulan
"selamat kepada kedua mempelai, semoga cepat di berikan momongan" ucap Elsya dan Rayhan saat memberikan selamat
"semoga pernikahannya sakina mawadah dan warahmah, dan cepat di berikan momongan" ucap Rita bersama Putra
"selamat ya uncle, selamat ya aunty" ucap Mirza
"uncle, hari ini aunty sangat cantik ya, kalau besar Zahra juga mau seperti ini bersama kakak Mirza, iya kan Za?" ucap Zahra dengan polosnya
"iya Mirza yang akan seperti uncle Kefin" jawab Mirza
"iya kalau besar kalian juga akan seperti kita kok, Zahra dan Mirza pasti sangat cantik dan tampan" jawab Rina
setelah mengucapkan selamat kepada kedua mempelai mereka semua berfoto Kefin dan Rina berada di tengah dan menggendong Alfi, Rita dan putra berada di samping kiri dengan Mirza berada di tengah diantaranya, sedangkan Elsya dan Rayhan bersama Zahra di depan Nya, mereka sangat bahagia dengan pernikahan saat ini kerena bisa mempunyai saudara yang sangat baik dan bahagia saat ini, dan selamanya akan seperti ini
THE END
assalamualaikum alaikum kakak-kakak terima kasih atas kesempatan nya untuk membaca novel authorr yang berjudul dosen killer menjadi jodohku, *atas kesempatan ini authorr minta maaf kalau selama ini cerita nya banyak yang mirip dengan novel-nevel di sebelah, authorr Sangat minta maaf yang sebesar besarnya, karena cerita ini murni dari pikiran authorr sendiri, tanpa bermaksud untuk menyamai novel-novel yang lain
sekali lagi terima kasih kepada para readers yang telah meluangkan waktunya di sini, dengan selalu memberikan LIKE, KOMENTAR dan juga VOTE nya
__ADS_1
waalaikum salam warahmatullahi wa barakatuh๐๐๐๐๐๏ธ*