
jam 11:20 siang mereka sampai di Amerika setelah turun dari pesawat Putra dan Rita mereka langsung menuju apartemen Putra untuk istirahat sejenak menghilangkan kelelahan nya
sesampainya di apartemen Rita langsung merapikan pakaiannya ke dalam lemari sedangkan Putra langsung membersihkan diri nya karena sudah merasa lengket dan juga merasa pengap setelah beberapa jam di perjalanan pesawat dan juga di mobil begitu pun dengan Rita setelah semuanya selesai membersihkan diri dan membereskan pakaian nya Putra merasa lapar, rita mau memasak tapi perlengkapan di dapur tidak ada sama sekali karena mereka juga baru tiba
"yang aku merasa lapar nih, kita keluar makan sebentar yuk, kamu nggak capek kan?" tanya Putra
"nggak kok, kan seharian cuman duduk aja" jawab Rita
"ya udah yuk kita cari makan di luar" ucap Putra dan langsung menuju kafe langganan nya saat masih kuliah dulu
setelah selesai makan siang mereka langsung jalan-jalan ke tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan sebentar dan langsung ke supermarket untuk membeli bahan makanan untuk di rumah dan juga beberapa cemilan
sore hari mereka akhirnya sampai di apartemen dan langsung menyusun semua belanjaan nya di dapur dan juga di dalam lemari pendingin
malam hari sekitar jam 10 malam mereka pulang dari jalan-jalan, putra dan rita akhirnya istirahat setelah selesai membersihkan diri
terlihat Rita baru keluar dari kamar mandi dan memakai baju piyama lengan panjang dan celana panjang nya, dan langsung naik ke atas tempat tidur dan berbaring di samping Putra yang sedari tadi menunggu istrinya
Putra pun langsung memeluk Rita dan mencium nya, Rita yang belum terbiasa dengan hal seperti itu, langsung mengeliat geli dan sedikit menghindar
__ADS_1
"sayang kok mundur sih" tanya Putra
"e..eng.. enggak kok yang, cuman belum kebiasaan aja" jawab Rita gugup
"kalau gitu biar aku ajarin aja, supaya kamu bisa terbiasa dengan hal seperti ini" ucap Putra menarik istrinya ke dalam pelukannya
"sayang aku nggak bisa nafas nih" ucap Rita melepas pelukan suaminya
"kalau begitu belajar mulai dari sekarang, agar bisa bernafas kalau lagi di peluk" kata Putra
Rita pun hanya mengangguk saja, Putra pun langsung mencium bibir istrinya sekilas dan langsung menatap Rita
"sayang malam ini boleh ya?" tanya Putra saat melihat istrinya yang pipinya sudah memerah
"malam pertama kita" jawab Putra
"e.. itu... itu.. e.. aku... aku nggak bisa yang" ucap Rita merasa sedikit malu
"jangan takut sayang aku akan pelan kok" ucap Putra membelai pipi Rita
__ADS_1
"bukan itu yang, tapi...malam ini aku nggak bisa" jawab Rita
"emang kenapa?" tanya Putra merasa heran
"aku lagi datang bulan" jawab Rita, Putra pun langsung mengerutkan keningnya merasa heran dengan ucapan istrinya
"hmm kamu nggak usah bercanda deh, bilang aja kalau kamu masih belum siap, aku juga nggak bakal paksa kok" ucap Putra
"beneran yang, aku lagi datang bulan"
"tapi tadi kan masih sholat isya" ucap Putra berfikir kalau Rita lagi bercanda kerena masih takut untuk hal itu
"iya itu tadi, tapi sekarang aku lagi datang bulan" jawab Rita
"aku nggak percaya kalau kamu lagi datang bulan, pasti cuman alasan aja" kata putra tak percaya
"kalau nggak percaya, sini aku perlihatkan buktinya, biar kamu percaya" ketus Rita langsung bangun dan menarik putra untuk turun dan masuk ke kamar mandi karena sudah merasa jengkel
"nggak usah.... ya udah deh kalau kamu lagi datang bulan atau belum siap nggak apa-apa, tapi jangan langsung marah gitu dong" ucap Putra menenangkan istrinya karena sudah terlihat marah
__ADS_1
"udah mendingan kita tidur aja kalau gitu" ucap putra menarik kembali Rita untuk berbaring
Rita pun dengan perasaan jengkel karena tidak di percaya langsung berbaring dan membelakangi suaminya, Putra yang melihat istrinya lagi tidak mood Langsung memeluk nya dan ikut tertidur tanpa berkata apapun, karena takut menyinggung istrinya lagi