
keesokan harinya, seperti biasa Elsya sekarang ke kampus dan meninggalkan anak-anak nya bersama mertuanya dan menyimpan kan susu ASI untuk kedua anaknya selama dia meninggal kan kedua anaknya itu
"Hay Sya, lagi ngapain nih" tanya Lia yang baru datang dan menghampiri Elsya di kursinya
sekarang Lia adalah teman dekat Elsya saat ini, di ruangan nya, dan Lia juga sudah tau kalau Elsya itu adalah istri dari dosennya siapa lagi kalau bukan pak Rayhan
dan masih banyak diantara teman ruangan nya yang belum tau, mereka cuman tau kalau dosen tampan nya itu punya istri satu kampus Dengan nya tapi belum tau kalau Elsya lah orangnya
"oh iya gimana tugas dari babang tampan kamu, udah selesai belum" tanya lia sambil duduk di dekat Elsya
"kamu sendiri udah belum, kalau aku sih pasti sudah"
"ya pasti kamu sudah secara dosennya suami kamu sendiri, pasti di ajar ya kan, kalau aku juga udah" Jawab Lia
"hmm walaupun dia suami aku tapi nggak harus juga dia kerjakan tugas aku, kalau tugas aku itu pasti yang kerja aku sendiri"
"oh gitu" kata Lia manggut-manggut
tak lama dosen pertama pun masuk, yang tak lain adalah Rayhan sendiri, semua mahasiswi pun mulai memperhatikan nya kembali dengan rasa kagum nya kepada dosennya yang tampan itu
__ADS_1
"hmm aku kok nggak ada bosan-bosannya ya lihat pak Rayhan, dia itu sangat tampan banget loh, kapan ya aku juga bisa jadi istrinya, kalau nggak bisa jadi istrinya setidaknya sebagai pacarnya aja udah bersyukur banget" bisik kina kepada teman yang duduk di sampingnya
kina adalah mahasiswi cantik dan juga sangat populer di kelasnya, kina juga sangat pilih-pilih untuk mencari teman, dan dia juga sangat benci kalau ada mahasiswi yang sok cantik dan cari perhatian kepada cowok apa lagi cowok itu adalah cowok sasarannya
"berjuang aja, tapi jangan sampai ketahuan istri pak Rayhan" jawab teman sebangkunya
"tapi aku penasaran loh sama istrinya pak Rayhan, secantik apa sih dia, kok bisa memiliki hati pak Rayhan" tanya kina lagi
"entahlah dia kan senior kita, dan saat itu pak Rayhan cuman umumkan saja saat di UKS kalau dia sudah menikah sama perempuan itu, itupun kita juga dengar nya cuman dari mulut ke mulut, kita mana tahu hal itu, kan kita masih semester tiga saat itu, belum di ajar juga sama pak Rayhan, jadi nggak tau apakah perempuan itu cantik atau nggak" jawab temannya
"tapi pasti aku lebih cantik dari istri nya itu" kata kina percaya diri
semua mahasiswa/i sedang serius untuk mendengar penjelasan pelajaran yang di berikan oleh Rayhan, tapi tidak dengan dua orang itu, dia hanya memperhatikan ketampanannya saja tanpa mendengar penjelasan yang diberikan Rayhan
satu jam telah berlalu, kini mata kuliah Rayhan telah selesai, dan menyuruh semua untuk mengumpulkan tugasnya yang di berikan Minggu lalu
"semuanya kumpulkan makalah kalian kepada Elsya dan Elsya nanti bawa ke ruangan bapak" kata Rayhan setelah selesai mengajar, sengaja Rayhan menyuruh Elsya untuk mengumpulkan tugas teman-temannya karena Rayhan ingin makan siang bersama istrinya di dalam ruangan nya
"baik pak" jawab Elsya tersenyum dan Rayhan pun keluar
__ADS_1
"kenapa harus perempuan itu sih yang di suruh pak Rayhan" ketus kina
"nggak tau juga tuh, dan sepertinya dia itu juga suka deh sama pak Rayhan, lihat aja tuh dia senyum begitu sama pak Rayhan"
"nggak bisa di biarin nih" kata kina menghampiri Elsya
semua mahasiswa/i pun mengumpulkan tugas makalahnya kepada Elsya, dan kina pun menghampiri nya
"biar aku aja yang bawain makalah ini keruangan pak Rayhan, kamu di sini aja sama sahabat culun kamu ini" ketus kina mengambil tumpukan makalah itu
"tapi kan pak Rayhan suruh Elsya yang bawain" kata Lia
"sekarang kamu berani melawan sama aku"
"udah biarin aja dia yang bawa makalah nya" kata Elsya menyerah
"tapi Sya pak Rayhan kan.."
"udah teman kamu aja nggak keberatan kok kamu yang sewot sih" kata kina meninggalkan Elsya dan Lia menuju ruangan Rayhan
__ADS_1