Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Khawatir


__ADS_3

di ruang keluarga, Putra dan Rina juga memikirkan kakaknya, mereka berfikir tidak biasa nya Rayhan pergi untuk menemui klien, apa lagi malam seperti itu, kalau pun itu penting pasti dia akan di hubungi dengan sekretaris nya terlebih dahulu


"kak Putra, coba kakak hubungi kak Rayhan dulu, kenapa sampai sekarang dia belum pulang juga" tanya Rina


Putra pun mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Rayhan, tapi nomornya tidak aktif


"nomornya tidak aktif Rin" tanya putra


"coba lagi, mungkin itu cuman jaringan, apalagi ini sedang hujan" kata Rina,


dan Putra kembali menelfon Rayhan beberapa kali tapi hasilnya tetap sama, nomornya tetap tidak aktif


"tetap sama Rin, nomornya tidak aktif"


"aduh kak Rayhan kemana sih" ucap Rina ikut khawatir


"kalau begitu kita, cari kak Rayhan di kafe tadi" ucap Rina kepada putra


"iya udah sekarang kita pergi" kata Putra dan langsung keluar

__ADS_1


"tunggu sebentar, aku lihat kakak ipar dulu, siapa tau dia mencari kita" kata Rina, dan pergi ke kamar Elsya


dia pun membuka pintu kamar Elsya yang tidak di kunci, terlihat Elsya yang bersandar di tempat tidur sambil memegang ponsel nya, dan Rina pun menghampiri nya


"kakak ipar kok belum tidur" tanya Rina


"Rin, aku khawatir sama kak Rayhan, nomor nya tidak aktif Rin, ini sudah jam sebelas malam, tapi kak Rayhan belum pulang juga, dan tidak ada kabar" ucap Elsya khawatir


"kakak ipar tenang saja, mungkin ponsel kak Rayhan lobet, atau tidak ada jaringan, ini kan lagi hujan" ucap Rina mencoba menenangkan Elsya agar tidak khawatir lagi


"semoga saja begitu Rin"


"kamu mau ngapain keluar, ini kan sudah larut, apa lagi ini Hujan" tanya Elsya


"aku ada urusan sebentar kak, jadi itu aku menyuruh Putra untuk ikut, supaya aku ada yang temanin di luar" ucap Rina


"iya udah kamu, hati-hati"


"iya kak, jadi kakak ipar sebaiknya tidur saja, jangan memikirkan sesuatu yang bisa membahayakan kesehatan kakak, Ingat kakak ipar lagi hamil, jadi sebaiknya kakak sekarang tidur" ucap Rina menyuruh Elsya berbaring

__ADS_1


"tapi Rin, kak Rayhan belum pulang"


"tidak ada tapi-tapi, sebaiknya kakak ipar langsung tidur, ingat anak kakak'' paksa Rina


dan Elsya pun menuruti kata Rina karena sebenarnya Elsya juga sudah sedikit lelah, dan dia tidak ingin kalau sampai kehamilan nya kenapa-napa


setelah elsya mencoba tidur, Rina pun meninggalkan Elsya sendiri dan menuju ke mobil, di mana putra sudah menunggu


"ayo kak, kita pergi sekarang" ucap Rina saat sudah di dalam mobil


putra pun langsung melajukan mobilnya menuju kafe yang di tempati oleh Rayhan tadi


sesampainya di sana Rina dan Putra langsung masuk, dan melihat sekeliling, tidak ada pelanggan satu pun di sana


"kak, kok kafenya sepi sih" tanya Rina heran


"iya, apa jangan-jangan, kak Rayhan sedang di jebak" tanya Putra


"coba lacak keberadaan terakhir kak Rayhan" ucap Rina dan putra pun segera melacak keberadaan Rayhan, dan dia pun mendapatkan lokasi terakhir keberadaan Rayhan sebelum ponselnya mati

__ADS_1


putra dan Rina pun langsung menuju lokasi yang di tunjuk pada titik merah yang ada di dalam ponsel itu


__ADS_2