
"assalamu alaikum" ucap Elsya dan Rayhan bersamaan saat masuk dalam rumah
"waalaikum salam, eh anak dan menantu bunda sudah pulang" ucap Nadia menghampiri mereka
"wah sepertinya anak bunda sudah mulai suka sama Elsya" ucap Nadia menggoda kerena melihat Rayhan mengandeng tangan Elsya
"hehehe Bunda bisa aja, ya pastilah bunda dia kan istri Rayhan, masa iya Rayhan tidak suka" ucap Rayhan menggoda Elsya dengan menyentuh dagu nya dan mengedipkan mata
"apaan sih kak" ucap Elsya dengan wajah yang memerah karena malu
"bunda Putra mana, kok dia tidak kelihatan" tanya Elsya
"dia belum pulang, katanya tadi dia mau keluar sebentar karena besok dia akan kembali ke Amerika" jawab Nadia
"bunda Ray naik dulu ya" ucap Rayhan
"iya kalian istirahat, pasti kalian sedang lelah" ucap Nadia
"ayo sayang kita naik" ucap Rayhan menarik tangan Elsya
Elsya hanya ikut dan merasa malu di panggil sayang di depan mertuanya sedangkan Nadia tersenyum melihat tingkah Rayhan yang kini sudah mulai berubah
🕘🕘🕘
__ADS_1
setelah elsya mengerjakan tugas kampusnya dan Rayhan pun kembali dari ruangan kerjanya, Elsya langsung naik di ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut
"sayang boleh ya" tanya Rayhan saat naik di atas ranjang dan langsung memeluk Elsya
"boleh apa sih kak" tanya Elsya karena tidak mengerti
"aku mau yang ini" ucap Rayhan sambil menatap kebawah
"boleh ya" lanjut Rayhan
"tapi kak aku sudah mengantuk"
"katanya tidak mau di laknat sama Allah, istri yang tidak memberikan keinginan suaminya apa bila meminta, dia akan di laknat sampai besok pagi, apa kamu mau" ucap Rayhan
Rayhan pun langsung memeluk Elysa dan melakukan aksinya
setelah selesai mereka pun langsung tidur dengan saling berpelukan
malam sangat panjang buat mereka berdua hingga pada saat jam 06-23 pagi
"kak Ray Bagun kita kesiangan" ucap Elsya membangunkan Rayhan
"ya ampun sayang kita telat bangun sholat" ucap Rayhan
__ADS_1
"ya sudah aku mandi duluan saja kak" ucap Elsya lalu beranjak masuk kamar mandi
"biar kita mandi bareng sayang" ucap Rayhan ikut melangkah
"tidak kak nanti malah tambah lama, kalau kak Ray juga ikut" ucap Elsya dan menutup pintu
sedangkan Rayhan hanya mendengus kecil
setelah selesai Rayhan pun masuk dan Elsya langsung melaksanakan sholat walaupun sudah terlambat, tapi bagi dia apabila kita tidak merasakan subuh, itu masih bisa di lakukan, itu pun kalau benar-benar tidak merasakan dan tidak sengaja
"sayang kenapa belum siap-siap, apa kamu tidak mau ke kampus?" tanya Rayhan
"aku kuliah nya siang kak, jadi kakak duluan saja ke kampus" jawab Elsya
"oh.. apa perlu nanti siang aku jemput" tanya Rayhan dan mendekat ke arah Elsya
"tidak usah kak, kan ada pak totok dan ada Putra juga yang bisa antar aku" jawab Elsya
"kenapa harus Putra, aku tidak mau kalau kamu pergi sama Putra" ucap Rayhan langsung memeluk pinggang Elsya
"kak Ray kenapa sih, dia kan adik kakak, terus kenapa tidak boleh" tanya Elsya karena masih belum di isikan untuk dekat dengan Putra
"aku takut kalau dia menggoda kamu sayang" ucap Rayhan dengan malu-malu
__ADS_1
"hahahaha kak Ray apaan sih, masa iya kakak cemburu sama adik sendiri, dia juga tidak akan menggoda ku kak, kalau pun dia menggodaku aku juga tidak akan terpengaruh kan aku sudah punya kakak" ucap Elsya dan memeluk Rayhan dan Rayhan membalas pelukan Elsya