Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Makan Siang


__ADS_3

"udah teman kamu aja nggak keberatan kok kamu yang sewot sih" kata kina meninggalkan Elsya dan Lia menuju ruangan Rayhan


"sya apa kamu nggak marah atau cemburu gitu sama kina" tanya Lia


"ngapain harus cemburu" tanya balik Elsya


"apa kamu emang nggak tau atau pura-pura nggak tau sih, kina itu kan lagi cari perhatian dengan suami kamu, apa kamu nggak takut kalau pak Rayhan..."


"aku percaya kok sama suami aku, dia nggak akan seperti itu" jawab Elsya memotong pembicaraan Lia


"tapi kan Sya..."


"udah, aku akan menyusul ke ruangannya dulu pasti dia lagi menunggu, untuk makan siang, yuk kita kesana" kata Elsya menarik tangan Lia


"Sya maaf aku makan di kantin aja deh, nggak enak selalu gangguin kamu makan terus" kata Lia melepaskan tangannya, semenjak berteman dengan Elsya Lia sering di ajak oleh Elsya untuk makan siang di dalam ruangan Rayhan dan dari situ lah Lia tau kalau ternyata Elsya itu istri dari dosennya


"nggak apa-apa kok, tadi aku juga bawa banyak makanan" kata Elsya


"udah aku kekantin saja, bay" ucap Lia berlari meninggalkan Elsya sendiri


dengan terpaksa Elsya pun berjalan sendiri menuju ruangan suaminya


__________________________________


"eh..eh.. bagaimana penampilan aku, makeup aku nggak ada yang tebal kan, dan terus aku kelihatan cantik kan" tanya kina sebelum masuk ke ruangan pak Rayhan


"kamu itu sudah sangat cantik kina, jadi santai aja, aku dukun kamu kok" jawab temannya

__ADS_1


"ya udah yuk kita masuk" kata kina dan langsung mengetuk pintu


tok...tok...tok.


"masuk" jawab Rayhan dari dalam


kina dan temannya pun membuka pintu dan langsung berjalan masuk dengan memasang senyum termanis nya


Rayhan yang melihat kina yang datang dan bukan istrinya mengerutkan keningnya


"yang saya suruh bawa makalah ini kan Elsya, kenapa jadi kalian yang bawa" tanya Rayhan tanpa melihat kina dan temannya di depan dan hanya fokus di layar laptop nya


"oh ini pak, tadi Elsya minta tolong sama kita buat bawain makalah ini karena katanya dia ada urusan yang lain" jawab kina berbohong


"urusan?..." tanya Rayhan masih fokus pada layar laptop


"iya Pak" jawab kina


"tapi pak"


"ada apa lagi, kamu nggak lihat saya lagi sibuk" kata Rayhan dan kina pun berdecak kesal sambil berjalan keluar


"pak Rayhan kok gitu amat sih, seandainya dia nggak tampan ogah banget dekati dia" kata kina berbisik sambil berjalan keluar


saat kina membuka pintu ruangan Rayhan terlihat Elsya juga ingin masuk kedalam


"ngapain kamu kesini" tanya Kina saat membuka pintu

__ADS_1


"mau ketemu pak Rayhan" jawab Elsya santai


"Pak Rayhan lagi sibuk, dia nggak boleh di ganggu" kata kina


"oh gitu ya, tapi mungkin cuman kamu aja kali yang mengganggu pak Rayhan" jawab Elsya ketus dan langsung melangkah masuk


"eh barani ya kamu, di bilangin juga pak Rayhan lagi sibuk" kata kina menahan tangan Elsya


Rayhan pun mendengar suara berisik di ruangan nya dan melihat siapa pelakunya, saat dia melihat Elsya di depan pintu dia pun menyuruh Elsya untuk masuk


"lepasin tangan kamu, biar dia masuk" teriak Rayhan dan kina pun melepaskan tangan nya


"mam..."


"oh ya, aku ada urusan berdua sama pak Rayhan jadi kamu di luar dulu ya" kata Elsya memotong pembicaraan Rayhan dan menyuruh kina dan temannya keluar


"awas aja kamu ya" kata kina dan kemudian keluar, Elsya pun menutup pintu sambil cekikikan


"kok ketawa sih mi" tanya Rayhan saat melihat istrinya tertawa


"lucu aja melihat ekspresi nya saat marah"


"sebaiknya mami bilang aja sama mereka kalau mami itu istrinya papi"


"biar aja dulu Pi, mami cuman mau lihat aja gadis-gadis yang kecentilan sama papi siapa aja" jawab Elsya sambil menyiapkan makanan yang di bawa dari rumah tadi


"hmm terserah mami aja deh" kata Rayhan pasrah dan mengambil makanan yang sudah di siapkan oleh Elsya untuk nya

__ADS_1


"teman mami yang biasa kesini mana kok nggak ada" tanya Rayhan


"oh dia ke kantin, katanya mau makan di sana lagi" jawab Elsya lalu mulai makan setelah berdoa, begitu pun dengan Rayhan


__ADS_2