Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Di Antar Pulang


__ADS_3

setelah selesai memilih baju dan cincin pernikahan, Elsya pun ingin pulang karena sudah jam 10 malam,


"bunda, ini sudah semua kan" tanya Elsya kepada Nadia saat Nadia membayar cincin


"iya sudah semua kok nak" Jawab Nadia


"kalau begitu Elsya pulang dulu ya bunda, takut sahabat Elsya nungguin" ucap Elsya


"tunggu dulu, apa kamu sudah makan malam?" tanya Nadia


"nanti saja kalau sudah sampai Bunda" jawab Elsya yang sebenarnya menahan lapar, karena saat mau keluar tadi Elsya tidak makan di rumah Rita karena Elsya Ingin keluar dengan alasan mau makan malam bersama Nadia


"udah kita makan dulu, Rayhan juga belum makan tuh" ucap Nadia dan menarik tangan Elsya menuju meja makan yang ada di mall itu, dan di ikuti oleh Rayhan


setelah sampai nadia pun memesan makanan dan tanpa lama, makanan pun datang

__ADS_1


"ayo makan jangan malu-malu" ucap nadia saat melihat Elsya sedikit canggung, dan Elsya mengambil makanan yang ada di depan nya dan memakannya dengan lahap, sesekali Elsya dan Rayhan saling melirik saat Nadia berbicara tentang pernikahan


setelah selesai makan mereka bertiga menuju parkiran di mana mobilnya terparkir


"Sya kamu pulang nya biar di antar dengan Rayhan ya, soalx bunda ada yang mau di urus" ucap nadia saat mendekat dari mobil


"tidak bunda, biar Elsya pulang naik mobil taksi saja" jawab Elsya


"tidak nak, kamu harus pulang dengan Rayhan, kalau naik mobil taksi bunda takut kamu kenapa-napa" ucap nadia tegas


"bukan begitu bunda, tapi Elsya takut nanti ada yang lihat, atau sahabat Elsya melihat kami pulang bersama bagaimana" ucap Elsya jujur


"tapi bunda, kalau Elsya tidak mau jangan di paksa seperti itu, dia juga benar, kalau ada yang melihat kita bersama, pasti jadi topik pembicaraan" ucap Rayhan tegas


"tidak ada yang akan tau kalau kalian memakai mobil Bunda, udah cepat antar Elsya pulang" ucap nadia tidak mau kalah lalu

__ADS_1


elsya dan rayhan lagi-lagi menurut apa yang dikatakan Nadia


di sepanjang perjalanan pulang mereka hanya terdiam tanpa mengeluarkan sepatah kata apa pun


"maaf ya pak, aku selalu merepotkan bapak" ucap Elsya memecahkan kesunyian


"baguslah kalau kamu sadar, karena setiap aku bertemu dengan kamu, aku selalu di repotkan, kamu selalu menabrak aku, terus di jodohkan, itu yang membuat aku sangat di repotkan karena harus bertemu degan mu setiap hari, apalagi tadi pagi saat kamu pingsan itu badan kamu sangat berat sekali dan membuat aku kerepotan mengangkat mu ke ruangan UKS" jawab Rayhan panjang lebar


"maaf pak" ucap Elsya dan berbalik menghadap jendela mobil


"dasar dosen patung es, aku minta maaf malah di ungkit semua, apa salahnya sih kalau cuman bilang iya aku memaafkan kamu, itu kan lebih baik dari pada mengungkit masa lalu" gerutu Elsya dalam hati karena merasa kesal dengan Rayhan


"aku tau kalau kamu sedang memaki-maki ku sekarang" ucap Rayhan dan melirik Elsya


"apa... apa dia ini paranormal yang bisa baca pikiran orang, kok dia tau sih kalau aku sedang memakinya" ucap Elsya

__ADS_1


dan tak lama mereka pun tiba di depan rumah Rita dan berhenti di depan pagar rumah


"pak biar aku turun di sini saja, nanti ada yang lihat, terima kasih sudah mengantar aku" ucap Elsya dan turun dari mobil, Rayhan pun langsung pulang ke rumah nya tanpa menyapa Elsya


__ADS_2