
"jadi gimana nih, Persiapan nya" tanya Nadia
"tunggu dulu, biar aku telfon rina dan yang lainnya untuk kesini, dan juga Kefin untuk menemani kak Rayhan, kasian kan kalau dia jalan jauh-jauh" ucap Putra dan mengambil ponsel nya lalu menghubungi Rita, Rita dan Sinta untuk segera datang dan tak lupa Kefin
"halo assalamu alaikum"
"waalaikum salam" jawab Kefin
"Key, kamu sudah tau kan tugas kamu, kak Rayhan sekarang sudah keluar, dan tunggu sampai aku menelfon kamu baru kalian bisa pulang" ucap Putra
"siap bro" jawab Kefin yang sudah mengerti dan mematikan teleponnya
tak lama semua gadis-gadis pun datang dan langsung membantu Nadia, Putra, Rizal dan Elsya yang menyiapkan tempat ulang tahun Rayhan di belakang taman
"assalamu alaikum" ucap tiga gadis yang baru datang, siapa lagi kalau bukan Rina, Rita, dan Sinta mereka sudah menjadi sahabat sejak beberapa bulan ini
__ADS_1
"waalaikum salam" jawab keluarga Sanjaya
mereka pun mempersiapkan segala keperluan untuk ulang tahun Rayhan, mulai dari kue ulang tahun, tempat dan yang paling penting kado
*di luar*
Rayhan terus berjalan menyusuri penjual buah, yang terdekat, tapi buah delima tersebut sedikit susah untuk di dapatkan, karena semua penjual bilang, kalau buah delima nya sudah habis di borong oleh seseorang
terpaksa Rayhan terus berjalan untuk mencari buah tersebut, sedangkan dari belakang, tidak jauh dari tempatnya berjalan, Kefin Terus mengikuti Rayhan dan memantau agar Rayhan tidak segera pulang
setelah selesai sholat ashar, Rayhan menghubungi elsya dan semua keluarga nya untuk mengganti buahnya saja tapi semua nomor yang di hubungi nya tidak ada yang aktif sama sekali, terpaksa Rayhan melanjutkan pencariannya
"aduh ini sudah sangat jauh dari rumah, tapi buat delima nya belum dapat, kalau aku pulang, nanti Elsya akan marah, kalau aku tidak bawa buah delima pulang" ucap Rayhan sudah menyerah
"tapi ini sudah hampir magrib, aku pulang saja, Elsya juga pasti akan mengerti kalau buah nya sudah habis" ucap Rayhan dan berjalan pulang
__ADS_1
setelah beberapa langkah, Rayhan mendengar suara azan, dan dia pun masuk ke dalam masjid untuk sholat, dan selesai sholat Rayhan keluar dan bertemu dengan Kefin
"key, kok kamu ada di sini" tanya Rayhan
"tadi aku sholat kak, kakak sendiri" tanya balik Kefin
"sama" jawab Rayhan
"oh.. terus kakak mau kemana" tanya Kefin lagi pura-pura tidak tau
"aku mau pulang, ke rumah, aku boleh minta tolong sama kamu nggak, antar aku pulang, ini kaki aku sudah hampir copot karena sakit" ucap Rayhan, dan dengan senang hati kefin mengantar Rayhan pulang karena putra juga sudah menelfon nya untuk segera membawa Rayhan pulang
sesampainya di rumah, Rayhan langsung masuk, dan mencari semua keluarga nya tapi tidak di temukan, Rayhan juga sudah masuk ke kamar tapi juga tidak menemukan istrinya
"key semua orang kemana?, kok mereka tidak kelihatan, di hubungi juga nomornya tidak aktif, bi Ina juga tidak ada" tanya Rayhan
__ADS_1
"aku juga tidak tau... yuk lebih baik kita ke taman belakang, tungguin mereka di sana, siapa tau aja mereka keluar sebentar" jawab Kefin yang sebenarnya sudah tau mereka di mana
Rayhan awalnya menolak, karena sudah lelah berjalan, tapi Kefin terus memaksa akhirnya Rayhan menuruti keinginan Kefin