
"apakah itu semua benar, jadi selama ini kamu dan Sinta gimana?" tanya Rina mengingat di mana Kefin dan Sinta biasa selalu bercanda bersama dan juga mengingat perhatian Kefin kepada Sinta selama ini
"aku dan Sinta gimana apanya?" tanya Kefin tidak mengerti
"maksud aku, aku kira kamu suka sama Sinta" jawab Rina malu
"ohh itu, aku itu menganggap Sinta hanya sebagai teman saja seperti Rita, jadi kita nggak ada maksud apa-apa"
"tapi kamu sering datang bantuin dia kalau dia lagi minta bantuan kamu, dan juga sepertinya kalian sangat dekat, apa lagi sepertinya dia suka deh sama kamu" tanya Rina mengeluarkan semua rasa penasarannya selama ini tentang kefin dan Sinta
"hmm itu, kan aku udah bilang, aku sama dia itu hanya teman saja, dia sering minta bantuan karena aku yang bilang, dulu kan aku juga bilang sama kamu, kapan pun kamu butuh bantuan bilang saja sama aku" jawab Kefin menjelaskan
"oh jadi gitu, tapi, apa dia nggak punya perasaan sama kamu?, maksud nya apa dia nggak suka sama kamu?" tanyanya lagi
__ADS_1
"sebenarnya dia itu suka sama seseorang, dan orang itu tidak lain adalah teman kantor nya sendiri, jadi dia mana suka sama aku" jawab Kefin
"yang benar dia suka sama seseorang, kok kamu bisa tau sih?"
"tau lah, dia kan sering curhat sama aku tentang cowok itu, katanya cowok itu baik sama semua orang, dan selalu membantu dia mengerjakan tugas kantor nya, jadi itulah kenapa Sinta suka sama dia"
"oh jadi begitu, kirain selama ini kalian itu sudah pacaran"
"oohhh jadi selama ini kamu cemburu?" goda Kefin sambil tersenyum
" oh jadi kamu nggak cemburu nih, ya udah kalau gitu mending aku jadian sama Sinta aja deh" kata Kefin bercanda
"ihh baru juga jadian udah mau selingkuh aja" kata Rina memonyongkan bibirnya
__ADS_1
"hahaha siapa juga yang mau selingkuhin pacar aku yang cantik dan tomboi ini"
"kalau kamu manja seperti ini, kamu terlihat sangat lucu dan gemesin tau nggak" Kefin tersenyum melihat tingkah pacar nya it
"hmm kamu mah gitu, aduh" ucap Rina memukul pelan lengan Kefin dan lupa kalau tangannya yang dia pakai memukul itu lagi sakit
"kamu nggak apa-apa kan?, mana yang sakit?" tanya Kefin khawatir
"nggak apa-apa kok, aku cuman lupa aja kalau ini lagi sakit"
"ia udah kalau begitu sekarang kamu istirahat saja, jangan kerja apapun, kalau perlu bantuan panggil bibi atau langsung telfon aku" kata Kefin dan Rina pun mengangguk
"ok kalau begitu aku pulang dulu, kasian Ema pasti sudah nungguin aku pulang" ucap Kefin lalu tak lupa pamit kepada bibi Rina dan menyuruh nya menjaga Rina selama sakit
__ADS_1
"mimpi apa aku semalam bisa jadian sama orang yang selama ini aku sukai ya Allah, terimakasih karena aku dan dia akhirnya bisa jadian juga, dan semoga kita bisa bersatu dalam ikatan yang sah nantinya" ucap Rina melihat kepergian Kefin
hari ini Rina sangat senang, dia tidak menyangka kalau dia dan kefin akhirnya bisa jadian, karena selama ini Rina pikir kalau itu tidak akan terjadi kepada nya karena Kefin hanya menyukai Sinta tapi ternyata Kefin juga hanya menyukainya, dan menganggap Sinta hanya sebagai sahabat saja selama ini