Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Pikiran Rina


__ADS_3

Elsya dan Rayhan pun kaget dan melepaskan ciumannya


"Rina, sejak kapan kamu datang" tanya Rayhan


"eh kak Rayhan, baru saja kok" jawab nya


"maaf iya kalau aku mengganggu" tanya Rina


"kamu lihat" tanya Elsya merasa malu


"bagaimana nggak lihat, kalian ciuman tidak lihat sekitar" jawab Rina ketus


"maaf, soalnya kak Rayhan godain Mulu"


"kalau mau gitu di dalam kamar, jangan di ruang keluarga" ucap Rina


"bilang aja kalau kamu juga mau" ucap Rayhan jahil

__ADS_1


"apaan sih kak, ah udah aku mau ketaman saja" ucap Rina lalu menuju taman belakang


"kak Rayhan kenapa sih, usilin Rina seperti itu?, kakak kan tau dia itu belum menikah atau bahkan belum punya pacar" tanya Elsya


"hehehe maaf sayang, cuman bercanda kok, jangan di ambil hati, Rina saja tidak marah" jawab Rayhan membelai pipi caby Elsya


"iya tapi tetap saja enggak bagus"


"di belakang taman"


beberapa bulan ini, Rina sangat nyaman berada di dekat Kefin, saat dia merasa kesusahan, kesepian dan perlu bantuan apapun Kefin selalu membantu nya, dan sekarang dia sudah menyimpan hati untuk kefin saat beberapa bulan lalu


dan dua hari yang lalu saat mereka berkumpul, di taman belakang rumah Sanjaya, yang di mana ada Elsya, Rayhan, Rina, Putra, Rita, Kefin dan Sinta, Kefin membantu Sinta untuk mengeringkan bajunya dengan tissue, yang tertumpah oleh minuman


saat itu Rita mengambil minuman di atas meja dan hendak duduk di dekat Putra, tapi tiba-tiba Rita hampir terjatuh dan minuman nya tumpah sedikit, mengenai baju Sinta yang duduk di antara Kefin dan Putra


Kefin pun langsung sigap mengambil tissue dan membantu Sinta mengeringkan bajunya, dan saat itu Rina merasa Kefin bukan hanya perhatian dengan dia saja tapi juga perhatian kepada Sinta

__ADS_1


"aaahhhh, apaan sih aku ini, kenapa harus mikirin dia, dia itu kan lebih mudah dari aku, kok aku bisa pikirin dia sih" ucap Rina merasa frustasi


"aku nggak mungkin suka sama dia, secara umur dia beda satu tahun di bawah aku, masa iya aku suka sama berondong" ucap Rina lagi sambil berfikir


"tapi dia orangnya memang baik, dia selalu ada untuk membantu aku di saat aku perlu bantuan nya, tapi sepertinya dia lebih suka sama Sinta ketimbang aku"


"pasti lah dia suka sama Sinta, orang Sinta nya juga baik, cantik, dan juga pintar apa lagi umur Sinta di bawah Kefin... nah aku, orang nya sedikit tomboi, jelek dan lebih tua dari Kefin, pasti lah Kefin cuman anggap aku sebagai kakaknya saja"


"aaahh, tapi kenapa sih aku merasa tidak suka kalau aku cuman di anggap kakak sama kefin...."


"ah bodoh amat, amat aja nggak bodoh, kenapa juga aku harus mikirin dia, dia aja belum tentu mikirin aku, dan apa gunanya juga aku mikirin dia, dia itu kan sudah aku anggap sebagai sahabat"


"ah udah lah" ucap Rina mengusap kepala dan wajah nya dengan kasar


"assalamu alaikum kakak-kakak, sekedar memperingatkan saja, jangan lupa LIKE, KOMENTAR, dan paling penting jangan lupa VOTE, agar karya author bisa naik peringkat,


yang sering LIKE dan KOMENTAR atau yang sudah VOTE, terima kasih ya atas bantuannya, karena itu sangat berguna untuk authornyaπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ™"

__ADS_1


__ADS_2