Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Mengadu


__ADS_3

beberapa hari kemudian *Di Kampus*


setiap hari kina selalu mencari perhatian kepada Rayhan, tapi Rayhan juga hanya cuek dan tidak menghiraukan kelakuan mahasiswi nya itu


setiap hari setelah jam istirahat atau selesai belajar Elsya dan lia selalu masuk ke ruangan Rayhan, dan diam-diam sudah dua kali kina mengikuti Elsya Sampai di depan ruangan Rayhan, hari ini kina mengikuti Elsya lagi tapi kali ini Elsya sendiri karena Lia menolak lagi untuk makan siang bersama mereka


"Elsya ngapain sih selalu masuk ke ruangan pak Rayhan, apa dia nggak dengar ucapan ku untuk menjauhi pak Rayhan" ucap kina sedikit emosi


"sepertinya dia ingin bersaing sama kamu deh Ki' " kata teman kina


"kalau begitu ini nggak boleh di biarin, kita harus mencegah dia untuk mendekati pak Rayhan" ucap kina


"tapi Ki' apa kamu juga nggak mau menyerah, pak Rayhan kan sudah punya istri dan anak, dia pasti tidak ingin mencari wanita lain lagi" ucap teman nya lagi


"aku nggak akan menyerah sebelum ketahuan istrinya dan melarang aku untuk dekat-dekat sama suaminya" ucap kina percaya diri


"terserah kamu aja deh, tapi aku tetap mendukung kamu kok" kata temannya pasrah

__ADS_1


"eh bukannya itu pak Rayhan, dia baru mau masuk keruangan nya, tapi Elsya?"


"ini tidak bisa di biarin, kita harus mengadu pada pak Rayhan" kata kina menghampiri pak Rayhan


"siang pak" ucap kina dan temannya


"siang, ada apa ya?" tanya Rayhan sambil terus berjalan


"bapak kok cuek gitu sih"


"kalau nggak ada yang penting lebih baik kamu pergi saja" ketus Rayhan


"kina kamu tau sendiri kan aku itu sudah punya istri dan anak, jadi jangan harap aku mau perhatian sama perempuan mana pun"


"aku tau bapak punya istri tapi kan istri bapak juga nggak bakal tau kalau aku dekat sama bapak"


"kina kamu itu punya malu nggak sih, mau jadi apa kamu, suami orang kamu dekati terus, apa kamu bisa malu sedikit, di depan dosen sendiri perbuatan nya seperti ini" kata Rayhan mulai emosi dan melanjutkan langkahnya dan ingin membuka pintu ruangan nya

__ADS_1


"tunggu dulu pak, ini aku cuman mau bilang, kalau aku nggak boleh dekat sama bapak, terus Elsya itu bagaimana dia itu sudah seenaknya dan tidak sopan keluar masuk dalam ruangan pak Rayhan tanpa perintah, terus sekarang bapak masih di luar tapi dia sudah ada di dalam, jadi yang tidak tau malu itu aku apa dia" kata kina


"siapa bilang Elsya tidak sopan, dan selalu keluar masuk kedalam ruangan ku tanpa perintah" ucap Rayhan


"oh apa jangan-jangan Elsya ingin berbuat sesuatu yang jahat di ruangan bapak, karena dia tau bapak tidak ada jadi dia mencari kesempatan untuk hal ini"


"jangan berani fitnah kamu, kalau tidak punya bukti" ucap Rayhan


"kalau bapak tidak percaya biar aku buktiin kalau Elsya memang ada di dalam" ucap kina lalu membuka pintu dan melihat Elsya di dalam yang menghampiri Rayhan dan kina


"lihat sendiri kan pak, bagaimana tidak malu nya dia"


"ada apa nih" tanya Elsya bingung


"Elsya kamu jujur saja, pasti kamu merencanakan kejahatan kan di ruangan pak Rayhan" tanya kina


"siapa yang bilang aku berbuat jahat"

__ADS_1


"kalau tidak terus ngapain kamu masuk di ruangan pak Rayhan sendiri" tanya kina


dua orang yang mendengar keributan di depan pintu pun menghampiri mereka


__ADS_2