
setelah sampai di bandara mereka pun turun dan menemani Putra, dan terlihat sekretaris Putra menghampiri mereka yang baru keluar dari mobil
"assalamu alaikum" ucap Sinta sekretaris Putra
"waalaikum salam" jawab mereka barengan
"loh Sinta, kok kamu ada di sini" tanya Rita
"oh ini bos saya pak Putra, kan aku pernah bilang sama kamu waktu di rumah keluarga pak Putra, kalau aku kerja di kantor pak Putra sebagai sekretaris" jawab Sinta
"oh iya aku lupa" ucap Rita
"kalian saling kenal" tanya Putra
"iya pak, aku dan Rita saudara sepupu pak" jawab Sinta
"oh... kalian ternyata saudara, kok aku nggak tau ya sebelumnya" ucap Putra
"emang kenapa kalau kamu tau sebelumnya" tanya Rita
"ya nggak apa-apa" jawab Putra
"mana laporan yang aku mau tanda tangani" tanya Putra meminta berkas Kepada Sinta
"ini Pak" jawab Sinta memberikan berkas itu dan langsung di tanda tangani oleh putra
"ok kamu urus semua selama aku tidak ada, aku percayakan semua ini sama kamu" ucap Putra
"baik pak, aku akan usahakan" jawab Sinta
__ADS_1
"ok kalau begitu aku pergi dulu" ucap Putra pamit, karena pesawat sebentar lagi akan berangkat
"kamu hati-hati di sana, jangan nakal" ucap Rayhan memeluk adiknya
"ya kakak juga jaga keponakan aku, kalau ada apa-apa kabari aku secepatnya" ucap Putra
"kakak ipar aku pamit dulu, kalau kak Ray buat kakak ipar sedih, bilang sama Putra nanti putra yang beri pelajaran" ucap putra salaman
"iya, kamu hati-hati" ucap Elsya
"bro aku pamit ya, tolong jagain semua gadis ini, aku percayakan gadis-gadis ini sama kamu saat di kampus" tanya Putra kepada Kefin dan memeluknya
"siap bro, aku akan jaga mereka untuk mu termasuk dia" jawab Kefin dan menunjuk Rita dengan ujung matanya
"hahahaha siap, kalau begitu hubungi aku, kalau dia tidak ada yang ingin mendengar sama kamu" ucap Putra
"siap bro.. tapi aku belum punya nomor kamu nih" tanya Kefin
"Rita aku pamit ya" ucap putra dan di jawab anggukan dan senyuman oleh Rita
setelah selesai pamit, Putra pun menuju pesawat yang akan di tumpangi nya untuk menuju ke Amerika
Rayhan dan Elsya pun pamit pulang duluan untuk istirahat dan tinggallah mereka bertiga
"kamu ada hubungan apa sama pak Putra" tanya Sinta penasaran
"Nggak ada hubungan apa-apa kok" jawab Rita malu
"nggak ada hubungan tapi kok sepertinya pak Putra suka sama kamu, dan kamu juga sepertinya suka sama dia" ucap Sinta yang di dengar oleh kefin
__ADS_1
"iya dia itu suka sama putra" jawab Kefin ikut nimbrung
"apaan sih key" ucap Rita.. Kefin dan Sinta pun tertawa melihat Rita yang malu itu
dan Kefin pun langsung meminta nomor putra di sekretaris nya
"oh ya, aku minta nomor Putra ya sama kamu, soalnya tadi dia bilang gitu" ucap Kefin
"oh ini kak" kata Sinta memberikan nomor telepon Putra Kepada Kefin
"kalau di lihat-lihat kalian Cocok ya" kata Rita mengejek
"apaan sih Ta, ketemu juga baru, jangan ngaco deh" kata Sinta tidak terima
"tau tuh, bawel banget sih, aku tinggalkan tau rasa lu" kata Kefin geram
"tinggalkan saja, kan ada Sinta, aku bisa nebeng sama dia" ucap Rita
"ogah, aku juga belum mau pulang, aku harus ke kantor dulu" ucap Sinta
"kok gitu sih,..... ok deh aku minta maaf, tapi aku ikut sama kamu ya key" ucap Rita
"iya sudah, ini kerena pesan Putra untuk jagain kamu" kata Kefin
"terima kasih key, kamu memang baik deh... aku akan restuin kamu jadi kakak ipar aku" ucap Rita
"apaan sih Ta" ucap Sinta
"maaf, nggak lagi deh hehehe" ucap Rita menaikkan dua jarinya
__ADS_1
dan mereka pun masuk ke dalam mobil dan langsung pulang