
Elsya dan putra kelihatan sangat akrab padahal mereka baru kenal beberapa menit, tapi Elsya bisa di buat tertawa lepas oleh putral, mereka berbicara hal-hal yang lucu tentang kehidupan putra selama sekolah begitu pun dengan Elsya
"hahaha ternyata kamu lucu juga ya Putra" kata Elsya
"oh iya pasti dong" ucap putra
"tapi kok kamu beda dengan kakak kamu" ucap Elsya saat berhenti tertawa
"beda kenapa kak" tanya putra
"iya beda, kamu orangnya ramah gampang akrab terus mudah bercanda tapi tidak sama kakak kamu itu, dia itu orangnya cuek, galak keras kepala dan banyak lagi kekurangan nya" jawab Elsya menyebutkan satu-satu kekurangan Rayhan
__ADS_1
"kakak sebenarnya baik loh kakak ipar, dulu kakak itu orangnya baik, ramah dan suka bercanda tapi dia seperti itu kerena semenjak di tinggal sama pacar yang sangat di cintai nya tiga tahun yang lalu, jadi kakak ipar berusaha saja untuk mengembalikan kak Rayhan seperti yang dulu" ucap putra
"oh jadi pak Rayhan itu pernah suka sama seseorang" tanya Elsya penasaran
"iya, dulu kak Ray pernah pacaran dengan cewek yang namanya Riska, tapi dia meninggal kan kak Ray, dia selingkuh dengan bosnya, dia pikir kak Rayhan tidak sekaya bosnya itu, yang punya mobil kantor dan rumah, karena dulu kak Rayhan tidak ingin memamerkan kekayaannya, Riska cinta kak Rayhan hanya karena kak Rayhan itu tampan saja, dan saat kak Rayhan membawa Riska ke apartemen untuk di perkenalkan oleh Bunda, di situ Riska mulai tidak suka dengan kak Rayhan" ucap putra menjelaskan dan di potong oleh Elsya
"kok bisa, di kenalkan sama bunda tapi dia tidak suka" tanya Elsya
"dia bukan tidak menyukai bunda kak, tapi tentang kehidupan kak Rayhan, saat kak Ray membawa Riska pulang, Riska bertanya tentang tempat tinggal kak Rayhan dan kak Rayhan menjawab kalau selama ini dia tinggal di apartemen sewaannya itu, dan mungkin di saat itulah Riska mencari orang yang lebih kaya, dan itu bosnya, Riska juga sempat memperkenalkan bosnya itu kepada kak Rayhan, dimana hari itu Riska memutuskan hubungan nya dengan kak Rayhan" jelas putra
"iya kakak ipar betul, semenjak itu lah kak Rayhan seperti kehilangan separuh semangat hidupnya, beberapa bulan saat di tinggal pergi, kak Rayhan hanya selalu ingin menyendiri untuk menghilangkan kesedihannya, dan bersyukur karena sekarang kakak sudah mulai bangkit, walaupun tidak seperti dulu, maka dari itu kakak ipar harus berusaha untuk mengembalikan kak Rayhan Seperti dulu" ucap putra berharap kepada Elsya
__ADS_1
"ternyata pak Rayhan tidak seburuk yang selama ini saya lihat dan pikirkan" ucap dalam hati Elsya
"tapi saya tidak yakin, kalau pak Rayhan bisa menyukai saya dan kembali seperti yang dulu yang kamu maksud" ucap Elsya
"kakak ipar harus yakin" cepat atau lambat kak Rayhan pasti bisa mencintai kakak ipar, dan saat kak Ray menyukai seseorang dia tidak akan pernah mau melepaskan orang itu, jadi kakak ipar hanya perlu berusaha" kata putra meyakinkan dan Elsya hanya mengangguk belum yakin dengan dirinya
"loh anak dan menantu bunda ternyata ada di sini" ucap Nadia saat melihat dan mendekat ke arah Elsya dan putra dan keduanya hanya tersenyum dengan ucapan Nadia
"ayo masuk, ini sudah sore loh dan sepertinya ingin turun hujan" kata Nadia
"bagus loh Bun, kalau nanti malam akan turun hujan, kan enak buat pengantin baru" canda putra melirik ke arah Elsya
__ADS_1
"apaan sih kamu" ucap Elsya mendorong lengan Putra
Nadia dan putra hanya tertawa melihat wajah Elsya memerah karena malu