
"hey... kamu kok berani melawan pak Rayhan, apa kamu tau dia itu siapa" teriak seorang siswa kepada Putra
"ya.. apa kamu tau, kalau dia itu dosen, kenapa melawannya seperti itu... kamu itu anak baru jadi hati-hati, jangan sampai besok kamu tidak bisa masuk lagi" ucap seorang siswi yang ikut teriak
"mending duduk di dekat aku saja, di sini kosong kok, dari pada duduk bertiga di dekat Elsya" ucap seorang siswi menunjuk bangku kosong di samping nya
"maaf.. tapi aku lebih baik duduk di samping Elsya" jawab Putra siswi yang menawarkan duduk bersamanya
"dan kalian tidak usah teriak-teriak, aku tau kok siapa dia, dan aku juga tau kalau dia itu seorang dosen, jadi kalian tidak usah teriak-teriak seperti itu" ucap Putra tetap santai dan menyunggingkan senyuman kepada murid kakaknya
"aduh kenapa seperti ini sih, seharusnya tadi aku tidak izinin kamu masuk, kan jadi kacau semuanya" ucap Elsya menghampiri kakak beradik itu
"sekarang kamu pulang saja" ucap Elsya sudah pusing melihat kekacauan yang di buat oleh Putra
__ADS_1
"ya sebaiknya kamu pulang saja putra" ucap Rayhan
"aku tidak mau..." jawab Putra
"kalau kamu tidak ingin pulang, kamu tunggu di ruangan aku saja" ucap Rayhan
"oke maaf, sudah membuat kekacauan di kelas ini" ucap Putra
"tapi kalau tidak mau kekacauan lagi, biarkan aku duduk di samping Elsya, dan aku tidak akan melakukan apapun, aku akan diam selama pelajaran berlangsung" ucap Putra memberi saran
"terima kasih kak" kata Putra dan memeluk Rayhan
sontak semua orang pun heran, karena Putra berani memeluk dosen nya itu
__ADS_1
"pak, kok bapak tidak marah, dia duduk di dekat Elsya, malah bapak biarkan dia duduk di samping istrinya bapak.. apa bapak tidak cemburu kalau Sampai dia ngapa-ngapain Elsya" tanya seorang siswi
"dia juga tidak akan berani untuk ngapa-ngapain Elsya.. jadi duduk dan diam saja" jawab Rayhan tegas
"tapi pak, kok dia berani peluk pak Rayhan seperti itu, emang dia siapa" tanya seorang siswi ingin tau kebenaran
"kalian tidak usah tau siapa dia, yang perlu kalian tau aku kenal dia sangat baik, jadi tidak usah berfikir yang macam-macam tentang dia" jawab Rayhan tetap tegas
"kalian berdua duduk sana" ucap Rayhan kepada istri dan adiknya, lalu mereka pun kembali duduk di tempat nya
"putra, kamu kok tidak keluar saja" tanya Rita saat putra dan Elsya duduk
"aku kan sudah bilang, aku mau ketemu kamu jadi diam saja, anggap saja aku tidak ada di sini.. oke" jawab Putra tersenyum dan Rita pun merasa malu dengan kelakuan Putra
__ADS_1
"apa benar dia itu sangat suka sama aku, sampai segitunya dia ikut masuk ke kelas hanya ingin melihat aku....kan dia bisa bilang saja sama Elsya, untuk mengajak aku ke rumahnya saat pulang kuliah... kan kita bisa ketemu di sana, tidak usah di sini... tapi mungkin dia sudah tidak tahan, untuk melihat ku sekarang... jadi dia nekad untuk masuk di kelas kakaknya" ucap dalam hati Rita sambil tersenyum-senyum yang tanpa disadari di perhatikan oleh Putra