
"ada apa sayang" tanya Rayhan
"ini kak, Rita dan key dari tadi menelfon, panggilan nya sampai puluhan begini" ucap Elsya memperlihatkan hapenya
"Rita... Rita sahabat kamu itu?" tanya Rayhan
"iya kak, ada apa ya dia menelpon sebanyak ini, tadi aku beri mode senyap karena sedang belajar tapi lupa mengubahnya lagi" tanya Elsya
"oh tunggu, ini ada pesan" ucap Elsya
"Elsya kamu di mana sih, kamu tidak apa-apa kan, sekarang aku ada di rumah kamu, kamu tidak sedang sakit kan" kata pesan Rita
"ya ampun kak, Rita ada di rumah sekarang bagaimana nih, dia mengira aku sedang sakit" ucap Elsya
"oh iya tadi aku bbilang sama dia kalau kamu sudah aku suruh pulang, mungkin dia berfikir kamu sakit" jawab Rayhan
"hmm kak Ray, kenapa harus bilang kalau aku pulang sih" ucap Elsya
"ya sudah, sekarang kamu temui dia, kalau kamu tidak apa-apa, nanti dia panik loh" ucap Rayhan berdiri di dekat Elsya
"ya sudah kalau begitu aku pamit dulu, aku akan ke rumah ibu"
"oke hati-hati iya sayang" ucap Rayhan mencium kening Elsya
"ya kak, assalamu alaikum" ucap Elsya mencium punggung tangan Rayhan
__ADS_1
"oh iya sayang, nanti biar aku jemput kalau aku sudah pulang" ucap Rayhan dan Elsya mengangguk lalu berjalan keluar dan membuka pintu
"ngapain loh di ruangan pak Rayhan" tanya seorang siswi yang melihat Elsya keluar
"oh... tadi... aku...eh maaf aku buru-buru" ucap Elsya dan langsung berlari meninggalkan tiga gadis yang ada di depan ruangan Rayhan
"ngapain tadi anak itu di ruangan Pak Rayhan" ucap siswi tadi
"mungkin habis di hukum kali" jawab siswi yang lain dan mereka langsung pergi
🚗🚗🚗
"Sya kamu tidak apa-apa kan" tanya Kefin saat melihat Elsya turun dari mobil
"ya aku tidak apa-apa kok" ucap Elsya mendekati Rita dan Kefin
"iya maaf ya Ta, tadi aku memakai mode senyap jadi aku tidak mendengar" ucap Elsya
"terus kamu dari mana, jam segini baru pulang, kata pak Rayhan kamu pulangnya dari tadi" tanya Rita
"udah ayo kita masuk dulu" ajak Elsya karena sedari tadi mereka berdiri
"tidak usah, aku hanya khawatir sama kamu jadi aku menunggu kamu dan sekarang aku harus pulang, orang tua ku sudah datang dan aku harus menjemputnya di bandara" ucap Rita dan langsung masuk ke dalam mobil
"key masuk dulu" ucap Elsya dan Kefin pun ikut kedalam
__ADS_1
"maaf ya key, aku sudah buat kamu khawatir" ucap Elsya setelah menyediakan minuman untuk kefin
"jangan minta maaf Sya, lihat kamu seperti ini saja aku senang kok" kata Kefin
"Sya aku mau ngomong sesuatu sama kamu, dan sekerang mungkin ini adalah waktu untuk aku mengatakannya" ucap kefin di hadapan Elsya
"mau ngomong apa key" tanya Elsya
"mungkin ini terlalu cepat, tapi aku tidak akan menunda lagi,...."
"aku suka sama kamu Sya, lebih tepatnya aku jatuh cinta sama kamu, saat pertama kali kita bertemu" ucap kefin dan Elsya langsung kaget mendengar pertanyaan Kefin
"aku tidak akan memaksa kamu untuk menjawabnya sekarang, yang penting kamu sudah tau perasaan aku untuk kamu" lanjut Kefin
"maaf key aku tidak bisa menerimanya, karena aku sudah me...." ucap Elsya yang hampir keceplosan
"sudah apa Sya?" tanya Kefin
"karena aku sudah... sudah membuat perjanjian sama Rita kalau kita tidak akan pacaran iya itu" jawab Elsya gelagapan
"kok begitu" tanya Kefin
"iya kita pernah berjanji tidak ada yang akan pacaran sebelum kita semester lima, jadi kita lebih baik berteman saja" jawab Elsya yang mendapat jawaban yang tepat
"oke aku akan menunggu sampai kita semester lima" ucap kefin
__ADS_1
"ya udah kalau begitu aku pamit pulang dulu kamu hati-hati, kalau ada sesuatu kamu langsung telfon aku saja oke, ucap kefin dan langsung keluar
"maaf key aku tidak akan bisa menerima kamu, karena aku sudah punya suami" ucap Elsya saat Kefin sudah pergi