Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Kembali


__ADS_3

beberapa bulan kemudian


Rayhan kini tambah perhatian kepada istrinya dan kedua anaknya yang sudah mulai tengkurap, dan mereka pun sudah milai paham kalau kalau mereka di ajak berbicara dengan orang dewasa, walaupun orang dewasa belum mengerti apa yang di ucapkan anak kembar itu, tapi melihat mereka seperti itu sudah membuat mereka semua merasa senang


dan mulai besok Elsya juga akan kembali menuntut ilmu, walaupun dia tidak satu semester lagi bersama dengan Rita dan Kefin, karena Rita dan Kefin sekarang sudah naik di semester lima dan Elsya masih harus duduk di semester empat, karena kemarin dia cuti satu semester untuk melahirkan


Rayhan pun demikian beberapa Minggu sebelum nya dia juga sudah mulai bekerja untuk menjadi dosen dan juga harus ke kantor nya, untuk mengurus pekerjaan nya disana, karena setelah Elsya selesai kuliah nanti Rayhan pun akan fokus pada pekerjaan di kantor nya saja, dan akan berhenti menjadi seorang dosen di tempat nya sekarang


dan seminggu lagi Putra juga akan melamar Rita, karena Putra juga sudah meminta izin kepada orang tua nya dan ibu Rita, dan mereka juga setuju


"sayang anak-anak sudah tidur, Mami pasti capek urusin mereka, ayo kita juga tidur, besok Mami kan harus mulai kuliah lagi, jadi mending sekarang kita istirahat mumpung mereka nggak rewel" ucap Rayhan setelah melihat Elsya menidurkan anak-anaknya


Elsya pun hanya mengangguk dan langsung menuju ranjang dan langsung berbaring seteleh membaca doa di susul oleh Rayhan dan menarik selimut sampai dada mereka

__ADS_1


keesokan harinya Elsya bangun lebih awal karena mendengar anaknya menangis, mungkin mereka sudah lapar, jadi Elsya pun langsung menggendong Mirza yang sedang menangis dan menyusuinya karena Zahra hanya diam sambil mengemot tangannya,


"sayang, kamu lapar iya, cup..cup..cup" ucap Elsya saat menggendong Mirza dan menyisuinya


setelah Mirza diam dan merasa kenyang Elsya pun menyimpan Mirza dan kembali mengambil Zahra


anak-anak Elsya kini kembali tidur, Elsya langsung menuju kamar mandi, setelah selesai mandi dia pun keluar dan membangunkan Rayhan untuk sholat subuh


Elsya kini merubah panggilan kakak untuk Rayhan dengan sebutan Papi, agar kelak saat anaknya bisa bicara mereka bisa menirunya


"sayang, kamu sudah bangun, pasti anak-anak kita rewel lagi" kata Rayhan sambil mencoba duduk


"mereka juga sudah tidur kembali, jadi sebelum mereka bangun lagi, mending Papi ke kamar mandi untuk ambil wudhu" ucap Elsya dan Rayhan langsung beranjak

__ADS_1


setelah selesai sholat subuh, seperti biasa Elsya mencium punggung tangan Rayhan, dan Rayhan juga mencium pucuk kepala Elsya lalu mereka sama-sama mengambil Al-Qur'an dan membacanya


matahari kini mulai nampak dan si kembar pun juga sudah bangun, sebelum bersiap-siap Elsya memandikan anaknya terlebih dahulu, setelah itu dia memberikan susu, setelah semua kenyang Elsya menyimpan nya di atas kereta dorong


"sayang, kalau kamu capek mending nggak usah kuliah saja" ucap Rayhan sambil memeluk istrinya


"enggak kok Pi, Mami harus selesai kan pendidikan Mami juga" jawab Elsya tersenyum menatap suaminya


"tapi kalau Mami capek bilang sama Papi, atau nggak usah kuliah lagi, papi nggak pernah maksa mami loh" kata Rayhan


"iya sayang bawel banget sih" ucap Elsya sambil menarik hidung suaminya


Rayhan memang sudah melarang Elsya untuk kuliah, karena biar bagaimanapun Rayhan tidak akan menyuruh Elsya untuk bekerja setelah selesai kuliah, tapi Elsya tetap memaksa karena itu keinginan saat ibunya masih ada, Elsya pernah berjanji kepada ibunya kalau dia akan menyelesaikan pendidikan nya sampai perguruan tinggi

__ADS_1


__ADS_2