Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Sahabat


__ADS_3

setelah selesai belajar jam pertama, Elsya dan Rita kembali menghampiri Kefin di bangku sudut belakang, Kefin pun langsung berdiri dan ingin beranjak untuk menghindari mereka berdua


"key, kamu kenapa sih, kok sepertinya kamu lagi menghindari aku" tanya Elsya saat Kefin melangkah


"key apa kamu marah sama aku, kalau aku ada salah maaf kan aku key" ucap Elsya lagi dan Kefin pun langsung menghentikan langkahnya tanpa berbalik


"kamu tidak salah Sya, yang salah itu aku" jawab Kefin tanpa berbalik


"maksud kamu" tanya Elsya tidak mengerti apa yang di maksud oleh kefin


"nggak kok" jawab Kefin melanjutkan langkahnya Elsya dan Rita pun mengikuti nya


"Kay, maksud kamu apa sih, aku tidak mengerti, kamu bisa jelasin nggak?" tanya Elsya mengikuti langkah Kefin yang menuju taman kampus


"Sya kamu tidak usah mengikuti aku, aku takut nanti suami kamu salah faham sama aku" ucap Kefin dan berhenti berjalan


"oh.. aku tau, kamu seperti ini, apa jangan-jangan kerena kamu sakit hati, sama Elsya karena dia sudah menikah" tanya Rita seolah-olah tau maksud Kefin menghindar

__ADS_1


"apa itu benar key, yang di ucapkan Rita" tanya Elsya


"iya aku sakit hati telah mendengar kamu sudah menikah dengan pak Rayhan, padahal waktu itu aku menyatakan perasaan ku sama kamu, kalau aku cinta sama kamu, tapi kamu bilang, kamu belum bisa untuk pacaran sebelum kita semester lima, kerena itu janjimu dengan Rita, tapi kenapa sekarang kamu sudah menikah padahal Kita masih semester tiga Sya" jawab Kefin mengeluarkan unek-unek nya dengan wajah yang di tekuk


"maaf key, waktu itu aku belum bisa jujur kalau aku sudah menikah, karena waktu kamu bilang kalau kamu suka sama aku, aku baru menikah sehari sebelum kamu Jujur tentang perasaan mu, dan aku juga tidak ingin menyakiti perasaan suami aku, jadi aku bilang kalau aku belum bisa pacaran sebelum kita semester lima" ucap Elsya merasa bersalah


"ya aku mengerti Sya, itulah aku tidak pernah menyalahkan kamu tentang perasaan ini" ucap Kefin


"tapi kamu mau kan maafkan aku" tanya Elsya


"tapi kamu tidak marah kan sama aku" tanya Elsya


"hmmm... ya Sya aku tidak pernah marah sama kamu, dan itu tidak akan pernah" jawab Kefin memaksakan senyum di bibir nya


"terima kasih ya key,... kalau begitu, bagaimana kalau kita seperti dulu lagi" ucap Elsya


"maksud kamu" tanya Rita tidak mengerti

__ADS_1


"maksud aku, bagaimana kalau kita sekarang jadi sahabat dan bisa seperti dulu lagi, selalu bersama kalau kita di kampus, dan kamu (key) jangan menyendiri lagi seperti ini, kalau ada masalah kita harus terbuka" jawab Elsya


"bagaimana" tanya Elsya kepada Kefin


"iya aku mau jadi sahabat kalian" jawab Kefin


"Alhamdulillah, jadi kalau begitu sekarang kita jadi sahabat" ucap Elsya menyodorkan jari kelingking kepada Kefin dan Rita


"ok kita sahabat" jawab Kefin membalas tangan Elsya di ikuti oleh Rita


"oke kalau begitu, kita jangan pernah menyembunyikan apapun, karena sekarang kita sahabat, jadi kalau kalian ada masalah, cerita saja sama kita semua" tanya Rita


"oke, aku setuju" jawab Elsya


"aku juga" jawab Kefin


Kefin melakukan itu karena dia ingin menjaga Elsya di saat Rayhan tidak ada di dekat Elsya, dan dia juga tidak ingin mendengar kalau Elsya sampai di sakiti oleh Rayhan atau siapa pun yang menyangkut oleh Rayhan, apa bila itu terjadi dia akan merebut Elsya dari tangan Rayhan

__ADS_1


__ADS_2