Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Awal PDKT


__ADS_3

malam hari, setelah selesai sholat berjamaah dan makan malam, Elsya, Rita, Nadia dan Sinta duduk di depan televisi sambil mengobrol banyak dan sesekali bercanda bersama, sedangkan yang laki-laki duduk di sofa ruang tamu


"key, bagaimana kalau sekarang kita keluar memcari suasana baru" tanya Putra


"boleh juga, kapan lagi coba aku bisa kesini dan keliling new York" jawab Kefin bahagia


"kak Ray mau ikut nggak" tanya Putra


"kakak sih mau aja, tapi kakak tidak ingin tinggalkan Elsya sendiri" jawab Rayhan menunjuk ke arah Elsya yang sedang tertawa bersama sahabat nya, entah apa yang mereka bicarakan sampai terlihat sangat bahagia


"kalau perlu kakak ipar juga ikut saja, Putra juga akan ajak Sinta dan Rita" ucap Putra


"apa ayah juga mau ikut" tanya Putra kepada Rizal


"tidak usah nak, kalian keluar saja, ayah dan bunda biar istirahat" jawab Rizal


"ok, coba Ray bilang sama mereka dulu" ucap Rayhan dan langsung menghampiri mereka


"aduh... aduh.. bahagia banget, lagi ngomongin apa nih" tanya Rayhan saat menghampiri mereka


"oh, Tidak kak... ada apa?" tanya Elsya

__ADS_1


"gini... Putra dan key ingin keluar, kalian mau ikut nggak" ucap Rayhan


"iya.. iya.. aku kami mau ikut" jawab Rita, Sinta dan Elsya bahagia


"ok, sekarang kita siap-siap" ucap Rayhan dan mereka pun langsung masuk ke kamar untuk mengambil tasnya


"ok kita sudah siap, yuk berangkat sekarang" ucap Rita bahagia saat mereka sudah keluar dari kamar


"bunda, ayah kami pamit dulu ya" ucap Rayhan


"iya kalian hati-hati, jangan pulang terlalu larut ya' dan kalian harus jaga baik-baik menantu dan cucuku" ucap Nadia


"siap bunda, dia juga kaka ipar dan keponakan kami, kan suami nya juga ikut" jawab Putra usil


setelah sampai di depan apartemen mereka pun membuka pintu mobil


"Rita, kamu duduk di depan iya, kakak dan Elsya di tengah, dan Kefin dan Sinta duduk di belakang" ucap Rayhan mengatur tempat duduk


"loh kok gitu sih kak" tanya Kefin tidak terima


"aku duduk di depan saja lah sama Putra" lanjutnya

__ADS_1


"aku sih terserah, tapi kata kak Ray boleh juga" ucap Putra


"loh kok gitu sih" kata Sinta


"iya lebih baik aku duduk di belakang sama Sinta saja, nggak apa-apa kok" ucap Rita


"sudah ayo naik, nanti kita tidak jadi keluar, karena keburu larut" ucap Putra


dan sangat terpaksa Rita, Kefin dan Sinta pun menurut dan masuk ke dalam mobil


"aduh.." pekik Sinta dan Kefin saat masuk ke dalam mobil dan hendak duduk, dan langsung mengelus jidat masing-masing karena terbentur


"kenapa" tanya Elsya dan Rayhan saat ingin masuk


"nggak tau nih Kefin" ucap Sinta masih mengelus jidatnya


"maaf aku tidak sengaja, kamu tidak apa-apa kan" ucap Kefin memeriksa jidat sinta


"sakit tau" ucap Sinta manja


"cie.. cie.. cie.. perhatian banget, baru juga kita mau berangkat, sudah ada adegan Romantis aja nih" ejek Rayhan dan membuat Rita, Putra dan Elsya tertawa

__ADS_1


"apaan sih kalian ini, udah yuk kita berangkat" kata Kefin ketus


dan Putra pun langsung menancap gas mobil nya menuju tempat yang akan di kunjungi nya nanti


__ADS_2