Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Kemarahan Rayhan dan Putra


__ADS_3

"putra, kamu kenapa sih, Elsya bilang sudah.. dia sudah minta maaf kok" ucap Elsya karena tidak ingin memperpanjang masalah


Rayhan yang mendengar ucapan yang keluar dari mulut Putra tak kalah emosi nya


"siapa yang berani menghina istri ku seperti itu..hah..." ucap Rayhan dengan wajah yang sangat emosi nya


"ma.. maaf pak, kami tidak sengaja" ucap siswi 1 dengan menundukkan kepalanya


"kalian bilang kalian tidak sengaja....apa itu yang di maksud tidak sengaja" ucap Putra


"ma..ma..maaf kami tidak akan mengulanginya lagi" ucap siswi 2 dengan terbata-bata


"ya pak, tadi kami tidak tau" ucap yang lain


"kalian gampang ya minta maaf seperti itu, setelah apa yang kalian perbuat dengan Elsya" ucap Putra


"dan kalau kalian tidak tau tentang Elsya, kenapa kalian bicara seperti itu kepada kakak ipar saya" teriak Putra

__ADS_1


"ya kak kami salah, kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi, kami janji" ucap siswi 1 dengan menundukkan kepalanya dan mengeluarkan air mata


"untuk meyakinkan kalau kalian tidak akan pernah mengulangi nya lagi, mulai detik ini juga, kalian keluar dari kampus ini" ucap Rayhan


"maaf pak, jangan keluarkan kami dari sini.. kami berjanji tidak akan melakukan apapun lagi kepada Elsya" ucap siswi 1 dan yang lain pun ikut menangis


"kak sudah, mereka sudah minta maaf, jangan di perpanjang seperti ini, kasian mereka kalau harus keluar dari kampus ini, dan kakak juga tidak berhak melakukan nya dengan sepihak" ucap Elsya karena dia belum tau kalau pemilik kampus itu adalah Rayhan


"kakak ipar, kenapa sih kakak ipar baik seperti itu sama mereka, padahal tadi mereka sudah memaki-maki kakak ipar, dan sudah memfitnah kakak ipar seperti itu" tanya Putra


"kalian dengar kan, sebaik apa Elsya, orang yang kalian hina, orang yang kalian fitnah,.. tapi dia segampang itu memaafkan kalian" ucap Putra menunjuk empat siswi itu


"Elsya terima kasih, kamu memang orang baik, maafkan kami kerena sudah memfitnah kamu yang tidak-tidak" ucap siswi yang lain


"ya sudah, tapi jangan ulangi lagi, termasuk kepada orang lain, walaupun mereka salah, jangan berbuat seperti itu lagi" ucap Elsya


"kak Rayhan, putra.. sudah ya jangan mengungkit ini lagi, dan masalah ini sudah selesai sampai di sini" ucap Elsya agar kedua keluarga nya itu

__ADS_1


"apa kamu yakin" tanya Rayhan


"ya kak saya yakin" jawab Elsya tersenyum


"tapi kak..." kata Putra terpotong


"sudah... sudah.. sekarang kalian pergi dari sini, atau kalian akan saya laporkan ke pihak yang berwajib, karena sudah mencemarkan nama baik seseorang" ucap Rayhan


"terima kasih pak, terima kasih kak" ucap empat orang siswi itu dan langsung pergi meninggalkan Rayhan, Elsya dan Putra


"kakak ipar maaf ya, tadi putra terbawa emosi, karena mereka sudah memfitnah kakak ipar di depan Putra, jadi Putra tidak terima mereka di biarkan begitu saja" ucap Putra


"ya, Elsya mengeri kok, dan sekarang jangan khawatir, kan ada kak Rayhan" ucap Elsya melihat wajah suaminya dan memeluk tangan Rayhan


"putra sekarang kamu pulang saja, kakak dan Elsya mau masuk dulu, kamu hati-hati ya" ucap Rayhan dan menarik tangan Elsya untuk masuk


setelah Rayhan dan Elsya sudah menghilang di balik tembok besar putra pun langsung menuju di mana mobilnya terparkir dan langsung pulang ke rumah

__ADS_1


__ADS_2