
empat hari telah berlalu
"Elsya akhir-akhir ini kok kamu jarang di rumah sih, setiap aku kerumah kamu, pasti kosong, emang kamu kemana" tanya Rita setelah jam terakhir selesai
"oh iya Ta maaf, aku sudah tidak tinggal di sana lagi" jawab Elsya
"terus sekarang kamu tinggal di mana" tanya Rita ingin tau
"oh.. itu.. sekarang aku tinggal sama keluarga ku" jawab Elsya gelagapan
"tinggal sama keluarga, emang kamu masih punya keluarga di sini" tanya Rita dan Elsya langsung mengiyakan
"di mana, biar aku antar ya, dan nanti aku mampir boleh kan" tanya Rita lagi
"oh tidak, aku di jemput kok, kapan-kapan ya Ta, aku janji akan ajak kamu" tapi hari ini belum bisa" jawab Elsya
"ya udah deh, tapi janji ya" ucap Rita dan Elsya mengangguk
"oke kalau begitu aku pulang duluan, ya Sya" ucap Rita dan naik ke dalam mobil
__ADS_1
"iya kamu hati-hati iya Ta" ucap Elsya melambaikan tangan
Elsya langsung keluar dari gerbang kampus dan terlihat mobil Rayhan yang berada tidak jauh dari kampus itu, lalu menghampiri nya
"kak maaf, sudah lama iya" tanya Elsya saat masuk ke dalam mobil
"tidak kok sayang... bagaimana, kita berangkat sekarang?" tanya Rayhan
"ya kak" jawab Elsya dan Rayhan langsung melajukan mobilnya
"kak, tadi Rita bilang kalau dia sering ke rumah ibu, tapi rumah sedang kosong" ucap Elsya
"terus kamu bilang apa" tanya Rayhan
"tapi itu tidak apa-apa kan kak?" tanya Elsya
"ya tidak dong sayang, kamu kan juga tidak bohong, emang benar kok sekarang istriku ini tinggal di rumah keluarga nya" jawab Rayhan melirik ke arah Elsya tapi tetap fokus mengemudikan mobilnya
"tapi kak, kalau besok-besok dia maksa untuk ke rumah bagaimana" tanya Elsya lagi karena merasa tidak enak dengan Rita
__ADS_1
"ya mau gimana lagi sayang, kita harus Jujur sama dia, itupun kalau kamu mau jujur sih" jawab Rayhan memberi saran
"ya deh kak" ucap Elsya pasrah
"sayang, kalau kita sampai boleh kan" goda Rayhan memegang tangan Elsya
"apaan sih kak, tuh perhatikan jalan" ucap Elsya
"setiap malam juga sering di kasi, pagi, siang, sore kalau tidak ada kerjaan pasti tetap di kasi.... ini sampai-sampai bokong Elsya hampir encok loh kak" ucap Elsya karena nafsu suaminya tidak ada habisnya
"hehehe maaf sayang kan tidak bisa di tahan sayang, nanti boleh kan?" ucap Rayhan lagi
"nanti malam saja lah kak, nanti sampai rumah di kasi...terus malamnya pasti minta lagi, kan aku pasti capek kak....apa kakak beneran mau lihat aku encok"
"ya deh sayang, kali ini Kaka tidak akan maksa" ucap Rayhan
"hehehe maaf ya kak, kalau kemauan kak Ray selalu di turuti, dua Minggu ke depan pasti aku sudah tidak bisa berjalan lagi" ucap Elsya bercanda
"ya istriku sayang, mulai sekarang Kaka akan berusaha untuk menahan nafsu Kakak, tapi kalau malam wajib ya" ucap Rayhan ikut bercanda
__ADS_1
"ih kak Ray masa ya itu wajib, tidak bisa di jadikan Sunnah apa kak" ucap Elsya terus bercanda
dan mereka pun tertawa kerena terus bercanda masalah nafsu Rayhan yang tak akan ada habisnya sampai kapanpun