Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Klien Rayhan


__ADS_3

sesampainya di kampus mereka langsung keluar dari mobil dan berjalan menuju kelas nya untuk belajar


sesampainya di kelas mereka langsung duduk, Kefin duduk di belakang Elsya dan Rita seperti biasa, dia duduk di samping Elsya


"sudah jam dua kok Bu Yanti belum masuk sih" ucap Rita karena dosennya tak kunjung datang


"Bu Yanti hari ini tidak masuk " ucap teman kelas Elsya yang menjabat sebagai ketua tingkat


"kok tidak masuk, emang dia kemana" tanya Rita kepada katuanya


"dia bilang hari ini dia ada urusan penting, jadi dia tidak bisa masuk hari ini, jadi jam kedua kita majukan satu jam lagi" jawab nya


Elsya, Rita dan Kefin pun hanya mengangguk mengerti, dan mereka pun memilih untuk ke taman belakang kampus untuk menunggu jam keduanya masuk, sesampainya di taman, mereka pun duduk lesehan di atas rumput tebal di bawah pohon besar


"Sya, besok siang apa kita jadi berangkat ke Amerika?" tanya Rita saat mereka sudah duduk


"iya Ta jadi kok" jawab Elsya


"emang kenapa?, kalian jadi ikut kan?" tanya Elsya kepada Rita dan Kefin


"iya lah pasti aku ikut, kalau tidak, aku bisa habis di cincang oleh putra, saat dia pulang nanti" jawab Kefin, dan membuat Elsya dan Rita tertawa mendengar Kefin Sangat takut oleh putra padahal Kefin hanya bercanda

__ADS_1


"kok kalian tertawa sih" tanya Kefin mengerutkan keningnya tidak mengerti


"kamu ini ya key, semenjak bersahabat dengan putra, kamu kok menurut banget sama dia" tanya Rita


"emang kenapa, dia kan juga orangnya baik, dan aku tidak menurut sama dia, hanya saja, aku tidak ingin persahabatan kita retak hanya gara-gara aku tidak datang di wisuda dia, apa salahnya juga, siapa tau aja aku bisa dapat cewek cantik di sana" canda Kefin


"hee kamu mau apain sepupu aku, kamu mau duain dia" ucap Rita menatap sinis


"isstt siapa juga sih yang jadian sama sepupu kamu, ketemu saja baru beberapa kali, masa iya aku duain dia" jawab Kefin tak terima


"kalau begitu mulai sekarang dekati dia" ucap Rita


"sudah-sudah, jangan ribut lagi, ayo kita kelas, nanti kita telat" ucap Elsya dan mereka pun berdiri dan langsung menuju ruang kelasnya


~Di kantor Rayhan~


Rayhan dan sekretaris nya menemui klien yang akan di temani meeting di sebuah ruangan khusus untuk meeting di kantor Rayhan


"assalamu alaikum" salam Rayhan dan sekretaris nya saat masuk di ruangan itu


"waalaikum salam." jawab pak Khairul klien Rayhan dan berdiri

__ADS_1


"apa kabar pak Rayhan" tanya pak Khairul menyalami Rayhan


"Alhamdulillah baik baik Pak" jawab Rayhan dan membalas salam pak Khairul


"silahkan duduk pak" ucap Rayhan mempersilahkan duduk di tempatnya semula


"terima kasih" ucap pak Khairul dengan tersenyum


"bapak hanya sendiri" tanya Rayhan


"oh tidak pak, asisten saya lagi mengambil berkas di mobil" jawab pak Khairul tetap memperlihatkan senyumannya, walaupun dia sudah berumur sekitar 40 tahun dia tetap menjaga sikapnya terhadap semua klien nya


"oh" ucap Rayhan mengangguk


"bagaimana kalau langsung saja pak, atau bapak menunggu asisten bapak dulu?" tanya sekretaris Rayhan mengambil alih


"selamat siang" ucap asisten pak Khairul saat menghampiri mereka


"siang" jawab Rayhan dan sekretaris nya dan melihat siapa yang datang


seketika Rayhan membelalakkan matanya tak percaya siapa yang dilihatnya sekarang, begitu pun dengan asisten pak Khairul, dia hanya mengerutkan keningnya seolah-olah tak percaya apa yang dilihatnya

__ADS_1


__ADS_2