Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Di Gosipin


__ADS_3

Elsya dan Kefin berjalan menyusuri ruangan ada yang berbisik-bisik melihat mereka berjalan berdua, ada yang iri karena secara kefin adalah pangeran kampus setelah Rayhan, walaupun lebih banyak fans Rayhan


"eh lihat de' tuh Elsya ganjeng banget sih, dekat-dekat dengan key lagi"


"wiihh ada yang lagi cari perhatian nih, cari mangsa ya mba"


"iya mungkin dia cari mangsa secara dia tidak punya uang, kan sebentar lagi pembayaran semester"


dan masih banyak cibiran yang lain, tapi Elsya tidak peduli dengan semua itu karena dia tau, mereka cuman iri dengan dirinya karena salah satu fans mereka dekat dengan Elsya, dan Kefin yang mendengar itu semua hampir meluapkan emosinya tapi di halangi oleh Elsya


"biarin aja key mereka mau bilang apa juga aku tidak peduli, yang penting dia tidak melukai aku" ucap Elsya menahan kefin


"assalamualaikum" ucap Elsya dan Kefin bersamaan saat masuk kelas


"waalaikum salam" jawab teman-teman yang ada di kelas


"loh tumben barengan" tanya Rita heran


"jangan-jangan kalian pacaran iya, kok nga bilang-bilang sih, kapan jadiannya, kok saya ngga tau, ayo jawab" tanya nyosor Rita


"ih apaan sih nih anak, tadi itu kita tidak sengaja ketemu di jalan, jadi dia bareng aku" Jawab Elsya menjelaskan

__ADS_1


"oh kirain udah jadian" ucap ceplos Rita


"doain aja" ucap kefin membuat mereka membelalakkan matanya dengan ucapan Kefin


"what jadi kamu beneran suka Elsya" ucap Rita tak percaya


"hahahaha nga cuman bercanda kok, gitu aja di ambil hati" ucap kefin dan beranjak duduk di belakang Elsya


"sebenarnya memang benar aku suka dengan Elsya dari dulu" ucap dalam hati Kefin,


tak lama kemudian dosen pun datang dan memulai pelajarannya


☀️☀️☀️


"yuk aku juga lagi lapar nih" jawab Rita


"kalian saja yang ke kantin saya di sini tungguin kalian" tolak Elsya


"ya udah kalau kamu tidak ikut, aku juga tidak akan pergi" ucap kefin dan membuat mereka mengerutkan keningnya


"kok gitu sih" tanya Elsya

__ADS_1


"ya karena kamu yang aku ajak, kalau kamu tidak mau, aku juga tidak bakal pergi" jawab Kefin enteng


"ya udah aku ikut kalau kamu yang teraktir, gimana" ucap Elsya


"ok itu hal yang gampang" Jawab Kefin dan beranjak dari duduknya, mereka pun berjalan menuju kantin, diiringi oleh canda tawa mereka bertiga, dan lagi-lagi tanpa mereka sadari mereka di perhatikan oleh seseorang di depan kelas, ya itulah Rayhan, saat Rayhan keluar dari ruangan mengajarnya, dia melihat mereka bertiga keluar diiringi canda tawa


"ternyata kamu lebih senang kalau berada di samping kekasih mu itu" ucap dalam hati Rayhan"


"iss kenapa harus pikirin dia sih, emangnya dia siapa, terserah dia mau pacaran dengan siapa juga, aku tidak peduli" ucap Rayhan dan berlalu meninggalkan tempatnya berdiri


****


"udah yuk kita masuk kelas kalau telat nanti di hukum lagi" ucap Elsya


"ya udah yuk nanti pangeranku marah kalau kita telat" ucap Rita, mereka pun masuk kelas dan di ikuti oleh seorang dosen


"Huff hampir saja kita telat" ucap Elsya menghela nafas, dosen itu pun duduk di kursinya dan pandangan nya hanya memperhatikan satu orang yang berada di depannya, Elsya pun merasa aneh karena di perhatikan dengan tatapan yang sangat tidak bisa di tebaknya


"sya kamu lihat nga sih kalau dari tadi pak Rayhan menatap kita terus" tanya Rita berbisik


"ya aku juga tau, trus tatapannya seperti silet lagi, tajam banget" jawab Elsya ikut berbisik

__ADS_1


UHUK....UHUK...UHUK.


__ADS_2