
sesampainya mobil Putra di depan kampus, Rita pun ingin membuka pintu mobil dan hendak turun, tapi Putra langsung menahan tangan Rita, sampai Rita tersentak dan berbalik melihat ke arah Putra
"ada apa" Rita sedikit memicingkan matanya karena heran dengan perlakuan Putra
"aku ingin bilang sesuatu sama kamu, apa kamu mau mendengarkan"
"emang kamu mau bilang apa?" tanya Rita
"boleh tidak, aku ikut masuk ke dalam kelas?" ucap Putra merasa di hianati oleh mulutnya
aduh mulut, kamu kenapa sih kok malah itu yang keluar, kan aku mau bilang, kalau aku ingin melamar dia, tapi yang keluar malah itu, bodoh banget sih mulut ini ternyata juga bisa berhianat pada tuannya
"loh kamu mau ngapain masuk dalam kelas, sebaiknya kamu pulang saja tuh main dengan keponakanmu"
"ok kalau begitu, boleh tidak kamu panggil aku dengan sebutan sayang"
apa apaan nih, Putra hari ini kok sangat aneh sih, suruh aku buat panggil dia dengan sayang lagi, aduh Putra sayang, ini bukan kamu banget
"ok sayang, kalau begitu aku masuk dulu"
__ADS_1
"tunggu masih ada lagi yang aku ingin katakan?" menahan tangan Rita lagi
"apa" berbalik lagi menatap Putra
"aku ingin melamar kamu, apa kamu bersedia menerima aku menjadi suamimu"
Alhamdulillah akhirnya bisa keluar juga nih, kata-kata, gitu dong dari tadi kek, kan tidak berbelat Belit jadinya
deg... apa?.. Putra ingin melamar aku, apa aku tidak mimpi, Rita bangun jangan tidur di siang bolong seperti ini... iya ini ternyata bukan mimpi, tapi kenyataan
"tapi aku masih kuliah sayang"
"ma..maaf aku sedikit terkejut" sambil memalingkan wajahnya ke depan yang sudah memerah karena malu Tanpa melihat Putra
aaahh , aduh kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini saat dia mencium aku, jantung kamu jangan sampai loncat keluar iya, aduh tidak ada orang kan yang melihat kejadian tadi
"Rita apa kamu tau bahwa aku ingin segera menghalalkan mu, agar aku bisa berdua berlama lama dengan mu, karena kamu, wanita pertama yang mampu membuat ku jatuh cinta karena sikapmu"
"tapi aku masih kuliah, aku belum bisa menikah dengan mu waktu dekat ini, kalau bisa berikan aku kesempatan untuk berfikir dulu, baru aku bisa jawab"
__ADS_1
"aku akan memberikan kamu kesempatan sampai kapan pun"
"kalau begitu biar aku masuk dulu, nanti aku terlambat" Rita pun langsung keluar dari mobil, dengan perasaan bahagia tetapi juga dengan keadaan galau
bahagia karena Putra sudah ingin melamarnya dan galau kerena dia masih dalam tahap belajar di perguruan tinggi dan belum berfikir sampai menikah di usia mudah
Putra tersenyum manis di dalam mobil sambil menatap punggung Rita sampai menghilang di balik tembok kampus
aku mencintaimu sejak pertama kali aku melihat mu, tapi aku ragu perasaan ku di saat itu, dan saat kita bertemu kedua kalinya, ternyata aku benar-benar mencintai mu
dan hari ini aku akan membuktikan nya kalau aku benar-benar serius mencintai mu, dan aku akan membuktikan nya
membuktikan kepada semua orang hingga seluruh dunia, bahwa kamu adalah milikku, tidak ada orang yang akan mengambil mu dari ku
dengan izin Allah, aku akan melamar mu, aku akan menyempurnakan agama ku, dan akan membahagiakan mu hingga maut memisahkan kita, itu janjiku padamu
"assalamu alaikum kakak-kakak, maaf ya cuman up dikit-dikit, soalnya banyak kerjaan"
"jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak LIKE dan KOMENTAR nya, dan yang paling penting VOTE yang banyak, kemarin sempat peringkat 376 dan sekarang sangat merosot ke peringkat 881, mohon bantuannya ya kakak, author sangat butuh dukungan dari kakak semua"😘😘😘
__ADS_1