Dosen Killer Menjadi Jodohku

Dosen Killer Menjadi Jodohku
Mirza dan Zahra


__ADS_3

dua tahun kemudian


Rita, Elsya dan Kefin telah menyelesaikan pendidikan nya dan Kefin melanjutkan S2 di universitas yyy sedangkan Elsya dan Rita hanya mengurus rumah tangga, karena mereka berdua tidak di perbolehkan untuk bekerja kecuali di rumah


setelah menikah Rayhan dan putra sebenarnya ingin memiliki rumah sendiri bersama keluarga kecilnya, tetapi apa daya, kedua orang tua nya sangat menentang hal itu, kerena apabila mereka pindah, rumah yang sangat besar itu akan menjadi sunyi hanya dengan dua orang tua itu


maka dari itu Nadia dan Rizal tidak ingin anaknya berpisah dari mereka, karena mereka berdua juga sudah tua


"Pi bangun ini sudah pagi, nanti telat sholat subuh nya" ucap Elsya membangun kan suaminya karena susah untuk di bangunkan, sedangkan Elsya dari tadi menunggu


"sebentar lagi mi"


"nggak ada sebentar sebentar Pi, ini sudah hampir jam enam, nanti sholat nya telat, nggak baik loh menunda-nunda sholat" kata Elsya menggoyangkan badan suaminya


"emm" Rayhan hanya menggeliat


"mami, papi kok belum bangun" ucap Zahra saat masuk ke kamar orang tuanya bersama Mirza


"iya papi kenapa belum bangun" tanya Mirza


"tau tuh papi, apalagi papi belum sholat" jawab Elsya


"Papi bangun, papi harus sholat, nanti papi berdosa kalau papi tidak sholat" ucap Zahra menggoyangkan lengang papinya

__ADS_1


"iya papi selalu ajarin kita untuk selalu sholat, tapi papi sendiri yang malas sholat" ucap Mirza ikut membangunkan papix dengan naik ke atas tempat tidur


"iya papi bangun nih, maaf papi sangat ngantuk karena papi terlambat tidur" ucap Rayhan duduk dan merentangkan otot ototx


"papi jangan minta maaf sama kita, tapi papi harus minta maaf sama Allah" ucap Zahra


"tuh dengar kata anak-anak Pi, anaknya saja pintar, masa Papi nya yang harus di ajarin sih" ucap Elsya


"iya iya papi sholat.... hmmm emang susah kalau punya anak dan istri yang pintar untuk urusan agama" gerutu Rayhan beranjak masuk kedalam kamar mandi dengan langkah yang malas


sedangkan Elsya bersama anak-anak nya tertawa, karena sebenarnya saat ini masih jam 5:06 pagi


tak lama Rayhan pun keluar dan melihat istri dan anak-anak nya tersenyum dengan menatap nya


"kenapa kalian tersenyum seperti itu?" tanya Rayhan heran


"jadi kalian belum sholat" tanya Rayhan menatap mereka semua dan semua pun kompak menganggukan kepalanya dan Rayhan melihat jam yang ada di ponselnya menunjuk jam 05:15


Rayhan pun langsung memukul keningnya kerena dia berhasil di kerjain lagi oleh istri dan anak-anaknya


mereka semua pun langsung sholat berjamaah yang di imani oleh Rayhan di dalam kamar


--------------------------------------------

__ADS_1


dua tahun semenjak Rita dan putra menikah mereka belum juga di karuniai seorang anak sedangkan Elsya kini telah hamil lima bulan, dan anak-anaknya juga kini menginjak usia dua tahun tujuh bulan, mereka berdua juga sangat aktif, terlebih dengan Zahra


"mami dedek kapan keluarnya, Ara mau main sama Dede" ucap Zahra kepada Elsya saat mereka berkumpul di ruang keluarga, Zahra menyebut dirinya Ara karena dia masih susah untuk menyebut Zahra


"dedek keluarnya masih lama sayang, Zahra kalau mau main, main sama kakak Mirza aja" ucap Elsya membelai kepala anaknya


"tapi Ara mau main sama dedek, bukan sama kakak irza" ucap Zahra, karena Mirza sedari tadi hanya main mobil-mobilan, jadi Zahra merasa bosan


"kalau Zahra nggak mau main sama kakak Mirza, main sama Tante aja yuk" kata Rita yang dari tadi menonton TV dan memperlihatkan keponakannya itu


"tuh Tante Ita mau main dengan Zahra, lebih baik Zahra main sama Tante aja ya nak?" ucap Elsya dan Zahra hanya mengangguk dan menghampiri Rita


mereka berdua pun menuju ke halaman belakang untuk bermain, sedangkan Mirza di temani oleh nenek Nadia sedangkan Rayhan, Putra dan ayah Rizal sedang bekerja di kantor mereka masing-masing


jangan lupa untuk selalu LIKE dan VOTE ya,


maaf karena beberapa hari ini authorr telat update, soalnya authorr lagi pusing untuk mengarangπŸ™πŸ™πŸ™


sebagai permintaan maaf Author, author kasih bonus untuk para readers nih 😊😊


foto Az-Zahra


__ADS_1


foto Mirza



__ADS_2