
setelah selesai sholat subuh, Elsya dan Rayhan berjalan keluar di sekitar rumah, untuk mencari udara segar dan yang pasti untuk kesehatan Elsya dan bayinya, sudah beberapa Minggu ini Elsya melakukan hal itu, dan Rayhan pun dengan senang hati selalu menemani istrinya
"lihat deh, pak Rayhan sama istri nya, setiap pagi selalu jalan bersama, pak Rayhan perhatian banget ya sama istri nya saat hamil besar begitu, pasti istrinya itu sangat bersyukur punya suami seperti pak Rayhan yang sangat perhatian" ucap ibu ima salah satu tetangga yang sedang istirahat setelah selesai jalan santai bersama beberapa temannya
"iya pak Rayhan, kelihatan nya sangat sayang sama istrinya" ucap salah satu ibu itu
"oh iya, kata suamiku, pak Rayhan sudah beberapa bulan ini, tidak masuk kantor, katanya dia ke kantor kalau ada sesuatu yang sangat penting, itu pasti karena dia mau jagain istrinya" jawab ibu satu lagi, yang ternyata suaminya bekerja di kantor Rayhan
"beruntung banget ya, jadi istri pak Rayhan" ucap Bu ima
"iya aku juga mau kalau suami aku perhatiannya seperti pak Rayhan" ucap salah satu ibu itu
Rayhan dan Elsya terus berjalan dan sampai di tempat ibu-ibu yang lagi istirahat itu, ibu-ibu itupun menyapanya
"selamat pagi pak Rayhan, Bu Elsya" sapa Bu Ima saat Rayhan dan Elsya berada di depannya
"pagi Bu ima" jawab Elsya tersenyum
__ADS_1
"pak Rayhan sama Bu Elsya, sangat serasi ya, semuanya sama-sama baik, semoga saja anaknya setelah lahir bisa seperti kalian" ucap Bu Ima
"ibu ima bisa aja, tapi Aamiin, semoga saja mereka lebih baik dari orang tua nya Bu" ucap Elsya
"kelihatan nya kaki ibu sudah sangat bengkak, apa ibu masih kuat jalan" tanya ibu yang satu
"iya Bu Alhamdulillah, masih bisa kok" jawab Elsya
"kandungan istrinya sudah berapa bulan pak" tanya ibu Lisa yang suaminya bekerja di kantor Rayhan
"Alhamdulillah sudah sembilan bulan Bu, kata dokter, Minggu ini istri saya akan melahirkan" jawab Rayhan tersenyum
"Aamiin, ya Bu, terima kasih atas doanya" jawab Elsya
"kalau begitu kami permisi pulang dulu ya Bu, permisi" kata Rayhan menggandeng tangan Elsya dan berjalan pulang ke rumah
sesampainya di rumah Elsya dan Rayhan langsung mandi, selesai mandi dan berganti pakaian mereka keluar untuk sarapan, dan terlihat semua keluarga sudah berkumpul di meja makan dan mereka berdua pun menghampiri nya
__ADS_1
setelah duduk Rayhan mengambil piring Elsya, dan mengisinya dengan makanan lalu menyuapi Elsya, semua orang sudah terbiasa dengan tingkah Rayhan yang sangat memanjakan istrinya, dan hanya menggunakan satu piring untuk makan berdua, karena sejak beberapa bulan terakhir dia selalu seperti itu
sebenarnya dari awal Elsya menolak untuk di suap, tapi Rayhan tidak ingin di bantah, dan terpaksa Elsya menurut, dengan syarat, Rayhan juga harus makan, walaupun Rayhan menyapu dirinya
setelah Putra dan Rizal pamit untuk ke kantor mereka pun langsung menuju ruang keluarga dan menyalakan televisi
"bunda lihat deh, kaki Elsya kok kelihatan makin bengkak" tanya Rayhan saat mereka berada di ruang keluarga
"itu biasa terjadi pada orang hamil, kalau sudah mau melahirkan, jadi tidak usah khawatir" jawab Nadia santai
"emang waktu bunda hamil, kaki bunda juga bengkak ya" tanya Rayhan penasaran
"iya waktu bunda hamil kamu dan Putra kaki bunda bengkak juga" jawab Nadia
Rayhan dan Elsya pun mengerti, kalau kaki bengkak saat hamil itu sudah biasa
"kak, aku mau istirahat, boleh ya" tanya Elsya
__ADS_1
"ya udah kita masuk duluan ya bunda" kata Rayhan yang di angguki oleh Nadia dan langsung menuju kamar