
"iya aku memaafkan kamu" ucap Rayhan ikut memeluk Elsya
"terima kasih pak" ucap Elsya
"dan satu lagi aku adalah suami kamu jadi ubah panggilan itu" ucap Rayhan melerai pelukannya
"tapi pak aku harus panggil apa" tanya Elsya
"terserah kamu saja, apa yang membuat kamu nyaman" ucap Rayhan menatap Elsya
"kalau kak Ray bagaimana? tapi kalau di depan teman-teman biar aku panggil bapak iya" tanya Elsya mengusulkan dan Rayhan tersenyum dan mengangguk
"maafkan aku selama ini membuat kamu tidak nyaman di dekat ku" ucap Rayhan memeluk kembali Elsya
"kak Rayhan jangan minta maaf terus, kan kita juga baru menikah kemarin, terus kenapa kak Ray harus minta maaf" tanya Elsya
"aku minta maaf, karena selama kita tunangan sampai sekarang, aku selalu acuh sama kamu" ucap Rayhan menjelaskan
"aku juga minta maaf kak" ucap Elsya melepaskan pelukannya dan menatap Rayhan dengan senyuman
Rayhan tidak bisa menahan nafsu nya lagi dan langsung menarik tekuk Elsya dan mencium bibir nya dan melumat habis, Elsya yang baru pertama kali ciuman seperti itu melepaskan ciuman Rayhan karena tidak bisa bernafas
__ADS_1
Rayhan langsung merasa bersalah karena memaksa kehendaknya, dan di kiranya Elsya marah sampai melepaskan ciumannya
"maaf, aku..."ucap Rayhan terpotong
karena Elsya langsung mencium pipi Rayhan
"hehehe maaf kak aku tidak bisa bernafas, soalnya itu pertama kali buat aku" ucap Elsya tertawa manis
"ok kalau begitu biar aku ajarkan" ucap Rayhan dan langsung mencium kembali bibir Elsya
"kak aku tidak bisa nafas" ucap Elsya dan melepaskan kembali ciumannya
"sudah lah kak ini sudah jam dua sebentar lagi kak Ray akan mengajar, jadi lebih baik aku pulang" ucap Elsya sudah berdiri
"sebentar saja sayang" ucap Rayha menarik tangan Elsya untuk duduk kembali, dan Elsya langsung membelalakkan matanya
"tadi bilang apa kak" tanya Elsya karena sebutan Rayhan
"emang kenapa apa aku salah, kalau memanggil istriku dengan sebutan sayang" ucap Rayhan tersenyum
"aku tidak lagi mimpi kan kak" ucap Elsya masih belum percaya
__ADS_1
"tidak sayang, kamu tidak sedang mimpi" kata Rayhan menyeka pipi Elsya dengan kedua tangannya
"dan selamanya aku akan seperti ini buat kamu" lanjut Rayhan yang kini sudah memeluk Elsya
"iya Allah, ternyata kak Rayhan tidak seperti yang selama ini aku lihat dan pikirkan, benar kata Putra, sebenarnya kak Rayhan itu orangnya baik, terima kasih ya Allah telah merubah kak Rayhan untuk ku' ucap Elsya dalam hati
"kak Rayhan, udah ya kak ini sudah waktunya kak Rayhan mengajar, nanti di tungguin sama siswanya" ucap Elsya melepaskan pelukannya lagi
"tapi aku masih ingin memeluk kamu sayang" ucap Rayhan manja
"ih apaan sih kak, ini bukan pak Rayhan yang aku kenal loh, pak Rayhan yang aku kenal itu, orangnya menyebalkan, cuek mukanya datar dan.... apa lagi iya"
"iya, itu Pak Rayhan, bukan suami kamu" ucap Rayhan memotong dan mencubit hidung Elsya
"ih kak Rayhan apaan sih, sakit tau" ucap Elsya memegang hidungnya
"iya maaf sayang" ucap Rayhan
"udah kak aku pulang dulu" ucap Elsya dan berdiri lalu mengambil hp yang ada di tasnya
"ya Allah" ucap Elsya saat melihat hapenya
__ADS_1