
setelah selesai makan siang, Rita langsung menerima pesan dari pembantu rumah tangga nya dan meminta agar Rita segera pulang secepatnya
"bunda, pak Rayhan, Elsya, maaf ya aku harus pulang, bibi tadi SMS agar aku cepat-cepat pulang karena ada hal yang penting, yang harus Rita kerjakan" ucap Rita
"sayang kamu tidak tunggu putra pulang dulu.. sebentar lagi mungkin putra sampai" tanya Nadia
"aku mau sih bunda, tapi ini lebih penting, penyakit ibu sekarang Kambu dan di rumah cuman ada bibi" jawab Rita dan langsung mengambil tasnya
"Sya, saya pulang dulu ya" ucap Rita pada Elsya
"kamu tidak ingin ketemu sama putra dulu Ta, baru pulang" tanya Elsya
"besok aja Sya, sekarang saya buru-buru" ucap Rita
"assalamu alaikum" ucap Rita dan langsung berlari ke luar
"waalaikum salam" balas semua orang
setelah mobil Rita keluar dari gerbang, mobil Putra pun baru masuk dan mereka tidak saling melihat
"assalamu alaikum" ucap putra saat masuk kedalam rumah
"waalaikum salam" balas orang dari dalam
"putra.." ucap Elsya
"Hay kakak ipar" sapa Putra dan menghampiri Elsya
__ADS_1
"eits, jaga jarak" ucap Rayhan tiba-tiba dan menarik Putra
"apaan sih kak, kan Putra kangen sama kakak ipar, emang tidak boleh" tanya putra
"tidak boleh, karena dia istrinya kakak, jawab Rayhan
"kikir banget sih kak, putra juga tidak bakal apa-apain kakak ipar kok, kan dia juga kakak Putra" ucap Putra
"kak Ray, kakak kenapa sih, gitu amat sama adik sendiri" ucap Elsya
"ya tau nih kakak" lanjut putra
"kenapa sih kalian jadi salahin kakak seperti itu, emang kakak salah" tanya Rayhan
"ya kakak salah" jawab Elsya dan putra barengan
"hahaha itu artinya putra jodoh sama kakak ipar" jawab Putra tertawa dan bercanda
"iisstt enak saja, bilang jodoh-jodoh, dia itu istrinya kakak loh" ucap Rayhan
"ya tapi kakak ipar jodohnya sama Putra" canda Putra
"aduh.. sudah.. sudah.. kalian ya kalau ketemu pasti tidak mau berhenti... Elsya lihat tuh kelakuan suami dan adik ipar kamu.. kalau ketemu gitu tuh kelakuan mereka" ucap Nadia pada anak-anaknya
"bunda tapi kan Putra baru datang, dan putra juga kangen sama kakak ipar masa iya kak Ray tidak izinin putra untuk dekat sama kakak ipar" ucap Putra mengadu
"kak sudah ya, putra juga pasti lelah, jadi biarkan dia duduk dulu" ucap Elsya
__ADS_1
"dengar tuh, kakak ipar sangat mengerti Putra tapi kakak malah tidak mengerti sama sekali" ucap Putra
"putra ayo duduk di sini" ucap Elsya menepuk sofa kecil di samping nya
"terima kasih kakak ipar" kata putra dan duduk di samping Elsya
"oh ya pesanan Elsya mana, kamu tidak lupa kan" tanya Elsya
"oh tidak dong kak, mana mungkin Putra lupa pesanan keponakannya" jawab putra tersenyum dan mengambil kotak yang berisi pesanan Elsya
"wah enak banget, Elsya makan ya? ucap Elsya saat membuka kotak
"silahkan kak, itu memang buat kakak ipar kok" jawab Putra dan Elsya pun langsung memakan hotdog pesanannya
"dan ini buat bunda" ucap putra memberikan kotak kepada Nadia
"terima kasih ya nak, tapi bunda masih kenyang, nanti saja bunda makan" ucap nadia
"buat kakak mana" tanya Rayhan mulai
"emang semalam kakak pesan? tidak kan?," tanya balik Putra
"jadi jangan tanya sama Putra dong" jawab Putra
"kamu mulai pilih kasih ya sama kakak"ucap Rayhan lagi
"sudah.. jangan mulai lagi tuh kotak bunda buat kamu saja, bunda mau istirahat dulu, kalian lanjut kan saja makannya" ucap Nadia dan beranjak masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat
__ADS_1